Ferdy mengerutkan dahi. Dia menatap Ofelia dengan raut heran. Apa yang terjadi padanya?"Lembur?" “Iya, Pak.”“Semua target minggu ini sudah selesai. Laporan kamu juga sudah sempurna. Nggak ada lagi yang perlu dikerjakan malam ini.""Pasti ada, Pak!" sahut Ofelia cepat. "Kasih saya analisis data lama, recheck kompetitor, apa saja. Saya cuma nggak mau pulang sekarang."Ferdy terdiam. Sebagai orang yang selama ini memperhatikan Ofelia secara diam-diam, Ferdy tahu mungkin Ofelia sedang ada masalah. Dan dia tidak akan melewatkan kesempatan ini. Dia tidak akan menyia-nyiakannya. Ferdy lalu berdiri, tersenyum tipis dan melangkah mendekat. "Kalau memang kamu nggak mau pulang ke rumah, kita nggak harus mengurung diri di kantor. Ada tempat makan enak nggak jauh dari sini. Tempatnya tenang. Gimana kalau kita ke sana? Kamu bisa cerita, atau kalau cuma mau diam saya siap menemani."Tanpa ragu sedikit pun, Ofelia mengangguk tegas. "Mau, Pak."Mereka berakhir di warung kecil di dalam gang, dengan
Last Updated : 2026-10-03 Read more