Tiga hari setelah kepulangan Pak Suryo dari rumah sakit, rumah terasa berbeda. Hazel duduk di meja makan, menatap semangkuk sup ayam yang baru saja ia buatkan untuk ayahnya. Sejak pulang dari rumah sakit, Pak Suryo lebih banyak diam, menghabiskan waktu di kamar dengan tirai tertutup rapat, seolah cahaya matahari pun terlalu menyilaukan untuk masalah yang sedang ia hadapi. "Pa, makan dulu, ya," ujar Hazel lembut, meletakkan nampan di atas meja kecil dekat ranjang. Pak Suryo membuka matanya, tersenyum tipis meski tampak dipaksakan. "Makasih, Nak. Kamu... nggak usah repot-repot urus Papa. Harusnya kamu lagi sibuk kirim lamaran kerja, cari pengalaman baru." "Papa lebih penting dulu," jawab Hazel tegas, duduk di tepi ranjang. "Lagian, aku udah kirim beberapa lamaran kok. Tinggal nunggu panggilan interview." Sebenarnya, itu tidak sepenuhnya benar. Sejak hari itu di rumah sakit, pikiran Hazel terlalu dipenuhi kekhawatiran untuk benar-benar fokus mencari pekerjaan. Bagaimana bisa ia
آخر تحديث : 2026-09-30 اقرأ المزيد