Setelah Bagas Kusuma pergi, aku duduk cukup lama di depan meja.Botol obat itu tergeletak tepat di sampingku.Efeknya akan membuatku berhenti bernapas selama enam jam. Setelah peti matiku dibawa keluar dari ibu kota, seseorang akan datang menyelamatkanku dan menyadarkanku. Dia bahkan sudah memikirkan nama baru untukku.Nawang Endra.Seorang janda pedagang teh di Wanasari, tak punya sanak saudara, dan tak perlu lagi kembali ke ibu kota.Ratri menatap surat jalan itu, matanya sembab karena menangis."Yang Mulia, Baginda bahkan sudah menentukan nama baru untuk Anda."Aku melipat surat jalan itu."Malah bagus, 'kan? Jadi, aku tak perlu pusing memikirkannya sendiri.""Tapi, Anda adalah Sekar Sambara.""Mulai besok, aku bukan dia lagi."Semua orang tahu, tak lama setelah naik takhta, raja baru merebut istri bawahannya secara paksa dan membawaku ke istana.Demi aku, dia menanggung cercaan seisi istana, mengampuni dosa Keluarga Sambara dan Jayengrat, bahkan memanjakanku sedemikian rupa sampai
Read more