Otome Game : Twelve Deadly Husbands

Otome Game : Twelve Deadly Husbands

This is a 《isekai》《otome game》 fanfiction

By:  Fura Ferra  Ongoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Not enough ratings
3Chapters
937views
Read
Add to library
Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Bagaimana jika kau diberi pilihan untuk hidup kembali dengan memasuki dunia lain? Dunia dongeng yang sering kau mainkan di dalam sebuah game dalam ponsel milikmu ternyata benar-benar nyata, dan kau kembali hidup dengan takdir baru. Disaat dunia baru itu hanya memerlukan seorang Ratu dari berbagai klan. Vampire, Werewolf, Lycan, Mermaid, Angel, Demon, Demigod, Undead, Elf, Witch, Grim Reaper, dan terakhir adalah Manusia. Akan kah kau menerima semua hal itu?

View More

Latest chapter

Interesting books of the same period

Comments
No Comments
3 chapters
Prolog
Memiliki banyak kekasih adalah impianku, tetapi itu hanya sebuah mimpi yang aku yakini tidak akan pernah terwujud. Serenity Arteza Queen, sebuah nama pemberian yang melekat padaku sejak terlahir ke dunia ini, di usiaku yang menginjak dua puluh lima tahun dan aku sudah memiliki kekasih. Kami sudah menjalin hubungan selama tiga tahun dan seperti biasa tidak ada pertengkaran yang berarti dalam hubungan kami. Dalam mimpiku yang tidak pernah bisa menjadi nyata itu, akhirnya aku memilih bermain bermain otome game dalam ponselku. Hal itu berubah menjadi sebuah hobi, bermain banyak permainan yang bertemakan sama.

Read more

-Vienas-
"Serenity, berhenti memainkan ponselmu dan cepatlah mandi. Bukankah kau mendapatkan shift pagi hari ini?" tanya seorang wanita paruh baya baru saja keluar dari ruang dapur dengan spatula yang berada di tangannya.Sedangkan seorang wanita muda masih terlihat memainkan ponsel miliknya di ruang tamu dengan tv menyala menyiarkan cuaca hari ini."Hari ini aku mendapatkan shift siang, jadi Read more
-Divas-
Serenity mengedarkan pandangannya, entah mengapa ia merasa tidak asing dengan tempat di mana ia tersadar saat ini. Wanita itu mencoba turun dari peti mati dengan perlahan, saat kakinya menyentuh lantai, ia dapat merasakan cairan yang begitu dingin. Kedua matanya terbelalak saat melihat cairan apa yang mengenai jari kakinya."Darah?" gumamnya sambil menaikkan kembali kakinya.Serenity mengedarkan pandangannya keseluruh lantai dan ia mendapati cairan merah kental yang memenuhi lantai. Ia kembali mengingat tempat itu dan kini ia tersadar di mana ia berada, dan cairan apa yang berada di lantai.

Read more

DMCA.com Protection Status