Contoh Penggunaan Supremacy Artinya Dalam Kalimat Sejarah?

2025-11-24 07:44:01
367
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Start Test
Write Answer
Ask Question

4 Answers

Sawyer
Sawyer
Favorite read: Tyrant's Obsession
Helpful Reader Pharmacist
Wah, kadang kata 'supremacy' terdengar lebih dramatis daripada padanan Indonesianya, tapi aku suka bagaimana satu kata itu bisa merangkum konflik kekuasaan dalam sejarah.

Untuk mulai, aku jelaskan singkat: 'supremacy' biasanya berarti posisi teratas atau dominasi—bisa militer, politik, ekonomi, atau budaya. Dalam konteks sejarah, kata ini sering dipakai untuk menggambarkan perjuangan antarnegara atau antara kelompok yang ingin menguasai wilayah, sumber daya, atau narasi budaya. Contoh kalimat sejarah yang bisa kamu pakai misalnya: "Pada abad ke-19, kebijakan kolonial Belanda diarahkan untuk mempertahankan maritime supremacy di kepulauan Nusantara agar kontrol perdagangan tetap berada di tangan mereka." Kalimat ini menekankan bagaimana penguasaan laut jadi strategi politik dan ekonomi.

Contoh lain yang lebih sosial-kultural: "Upaya untuk memaksakan supremacy budaya melalui pendidikan dan administrasi kolonial membuat bahasa lokal terpinggirkan." Kalimat seperti ini membantu menunjukkan bahwa supremacy nggak selalu soal senjata; ia juga bisa tentang dominasi ide dan identitas. Aku merasa kalimat-kalimat semacam itu efektif saat menulis esai sejarah—berasa lebih tajam dan fokus.
2025-11-25 13:43:08
7
Ella
Ella
Reply Helper Mechanic
Aku suka bikin kalimat singkat yang langsung ke inti: 'supremacy' = supremasi atau dominasi. Kalau mau contoh pemakaian dalam konteks sejarah, aku sering pakai struktur yang menggambarkan aktor + tujuan + akibat. Contohnya: "Kebijakan luar negeri Amerika Serikat pasca-Perang Dunia II diarahkan untuk mempertahankan global military supremacy demi menghadapi pengaruh rival ideologis." Atau: "Rezim itu menggunakan narasi supremacy rasial untuk membenarkan penaklukan dan pembersihan wilayah, yang kemudian memicu perlawanan luas."

Kedua kalimat ini menunjukkan fungsi 'supremacy' sebagai alat legitimasi — baik untuk alasan strategis maupun ideologis. Kadang aku juga memakai variasi: "supremacy maritim", "supremacy teknologi", atau "supremacy ekonomi" supaya pembaca jelas bidang dominasi yang dimaksud. Menulis seperti ini membantu pembaca melihat hubungan sebab-akibat dalam peristiwa sejarah, dan rasanya memuaskan saat narasi itu nyambung.
2025-11-26 22:33:04
33
Twist Chaser Translator
Sekali-kali aku suka menuliskan contoh yang to the point supaya gampang dipakai di esai. Contoh sederhana: "Pada abad ke-20, perlombaan senjata itu mencerminkan upaya kedua blok untuk mencapai technological supremacy." Atau: "Kebijakan itu dirancang untuk mempertahankan political supremacy di wilayah jajahan."

Kalimat-kalimat ringkas ini berguna untuk menunjukkan jenis supremacy—apakah militer, politik, ekonomi, atau budaya—dan efeknya terhadap masyarakat. Aku biasanya tambah keterangan singkat soal konsekuensi agar kalimat terlihat lengkap secara historis; rasanya lebih hidup kalau ada konteks, jadi pembaca nggak cuma tahu istilahnya tapi juga implikasinya.
2025-11-30 03:57:48
4
Skylar
Skylar
Favorite read: Born to Rule, Not to Beg
Honest Reviewer Student
Baru-baru ini aku lagi ngulik soal bagaimana istilah-istilah berbahaya dipakai dalam dokumen sejarah untuk menjustifikasi tindakan politik, dan 'supremacy' sering muncul di sana. Dalam pengamatan saya, kata itu tak jarang dipakai bukan sekadar deskriptif, tapi sebagai alat legitimasi. Misalnya: "Ambisi kekaisaran itu untuk mempertahankan air supremacy di Selat Malaka mendorong perlombaan angkatan laut yang memicu konflik regional." Kalimat ini menautkan kata ke strategi geopolitik yang konkret.

Lebih jauh, aku juga pakai contoh yang menyoroti dampak sosial: "Paham yang mempromosikan 'supremacy' budaya mengakibatkan kurikulum sekolah yang meminggirkan sejarah lokal, sehingga generasi berikutnya kehilangan sambungan dengan akar mereka." Di sini, 'supremacy' bukan sekadar soal kekuatan fisik, melainkan kontrol atas cerita dan identitas. Menulis kalimat-kalimat seperti ini selalu bikin aku mikir ulang tentang bagaimana kata-kata dipakai untuk mengatur realitas—sangat menarik sekaligus meneguhkan pentingnya kritik sejarah.
2025-11-30 23:37:15
22
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Bagaimana penggunaan usher artinya dalam contoh kalimat?

5 Answers2025-11-05 21:57:08
Aku suka ngejelasin kata-kata yang sering keliru dipakai, dan 'usher' itu salah satu yang seru. Secara singkat, 'usher' bisa jadi kata kerja (to usher) yang berarti 'mengantar' atau 'membuka jalan', dan juga kata benda yang berarti orang yang mengantar orang ke tempat duduk—misalnya di bioskop atau pernikahan. Contoh kalimat sebagai kata kerja: - 'The doorman ushered us into the hall.' → 'Petugas pintu mengantarkan kami masuk ke aula.' - 'This new policy will usher in a better era for employees.' → 'Kebijakan baru ini akan membuka era yang lebih baik bagi karyawan.' Contoh kalimat sebagai kata benda: - 'An usher guided the guests to their seats.' → 'Seorang petugas mengarahkan tamu ke kursi mereka.' Kalau mau nuansa lebih halus, 'usher in' sering dipakai untuk hal besar seperti perubahan zaman atau awal periode baru, sedangkan 'usher someone to/into' lebih literal, mengantar seseorang ke lokasi. Aku sering pakai contoh ini waktu menjelaskan arti kata ke teman yang suka nonton film—beneran gampang kebayang, kan? Aku jadi suka pakai kata itu kalau mau terdengar sedikit puitis atau resmi.

Secara etimologis, supremacy artinya berasal dari kata apa?

4 Answers2025-11-24 14:37:20
Kalau ditarik ke akar kata, aku biasanya suka mulai dari bahasa Latin: kata 'supremacy' sebenarnya berakar pada kata Latin 'supremus', yang adalah bentuk superlatif dari 'superus'—intinya berarti 'yang tertinggi' atau 'paling di atas'. Dari situ muncul bentuk-bentuk lain seperti 'supreme' dalam bahasa Prancis Kuno dan kemudian ke bahasa Inggris. Akhiran '-acy' itu datang dari tradisi pembentukan kata benda abstrak di bahasa Latin/Prancis (seperti '-acie' dalam Prancis Kuno), jadi 'supremacy' pada dasarnya = keadaan atau kualitas menjadi yang tertinggi. Kalau saya jelaskan lebih gamblang: ada elemen 'super-' yang artinya 'di atas' atau 'lebih tinggi', lalu ada transformasi bentuk (superus → supremus → supreme) yang menunjukkan tingkatan paling tinggi; setelah itu penambahan sufiks menghasilkan kata benda yang merujuk pada kondisi atau status. Dalam sejarah bahasa, kata ini mulai tercatat di bahasa Inggris sekitar abad ke-16, dan dalam banyak bahasa Romantis ada padanan yang serupa. Aku sering terpesona melihat bagaimana satu akar sederhana seperti 'super' berkembang jadi konsep sosial dan politik yang berat — lucu sekaligus agak menakutkan menurutku.

Bagaimana penggunaan nonsense artinya dalam contoh kalimat?

3 Answers2026-01-31 16:19:49
Bahkan dalam percakapan sehari-hari aku sering menemui kata 'nonsense' dipakai untuk menolak sesuatu yang terasa tidak masuk akal atau omong kosong. Kalau mau lihat penggunaannya dalam kalimat, ada beberapa pola yang umum: "That's nonsense!" — Terjemahan bebas: "Itu omong kosong!". Ini dipakai ketika seseorang merasa pernyataan lawan bicara benar-benar tidak berdasar. "He keeps talking nonsense." — "Dia terus ngomong omong kosong." Biasanya dipakai kalau orang tersebut bicara nggak jelas atau mengulang hal-hal yang tidak masuk akal. "The whole theory is nonsense." — "Seluruh teorinya omong kosong." Bentuk ini lebih formal; sering dipakai dalam kritik akademis atau diskusi serius untuk menyatakan bahwa suatu gagasan tidak berdasar. Selain itu, 'nonsense' juga muncul dalam konteks yang lebih ringan, misalnya "nonsense rhyme" atau "nonsense verse" yang merujuk pada sajak anak-anak yang sengaja konyol. Contoh: "Lewis Carroll terkenal dengan contoh 'nonsense' dalam puisinya." Dalam konteks ini kata itu tidak selalu menghina — bisa juga bernuansa kreatif atau lucu. Aku sendiri suka melihat perbedaan nuansa ini: saat kata itu dipakai untuk menyanggah argumen, tajam; tapi saat dipakai untuk menggambarkan puisi atau lelucon, terasa playful. Aku sering pakai contoh-contoh tadi ketika menjelaskan perbedaan makna ke teman, karena gampang dipahami dan langsung terasa konteksnya.

Bagaimana perbedaan supremacy artinya dengan superiority?

4 Answers2025-11-24 18:07:10
Kalau dipikirkan dari nuansa kata, saya melihat 'supremacy' sebagai sesuatu yang lebih keras dan absolut daripada 'superiority'. Supremacy biasanya menunjuk pada posisi puncak yang tak tertandingi—bukan sekadar lebih baik, tetapi berkuasa atau mendominasi secara menyeluruh. Dalam praktiknya kata ini sering dipakai pada konteks politik, militer, atau ideologi: misalnya 'military supremacy' menunjuk pada kekuatan yang mengendalikan medan perang, dan sayangnya juga muncul dalam istilah bermuatan negatif seperti 'white supremacy' yang membawa konotasi penindasan. Sementara itu saya merasakan 'superiority' lebih fleksibel dan sering netral. Ini bisa berarti keunggulan kualitas, kemampuan, atau performa yang bisa diukur—misalnya superioritas teknologi, superioritas desain, atau superioritas dalam pertandingan. 'Superiority' bisa bersifat sementara dan relatif: suatu tim bisa menunjukkan superiority dalam satu pertandingan tapi kalah di pertandingan berikutnya. Supremacy hampir selalu terdengar lebih permanen dan absolut. Kalau saya harus merangkum beda intinya dalam satu kalimat: 'superiority' itu tentang menjadi lebih baik di sesuatu, sedangkan 'supremacy' tentang menguasai atau menempatkan diri di puncak yang dominan. Saya cenderung menggunakan 'superiority' saat membicarakan perbandingan kualitatif, dan menggunakan 'supremacy' bila konteksnya tentang kontrol atau otoritas penuh—itu kesan saya, setidaknya saat membaca berita dan fiksi politik, terasa jelas bedanya.

Bisa beri contoh penggunaan tentative artinya dalam kalimat?

4 Answers2026-02-02 03:38:48
Yuk, aku kasih beberapa contoh penggunaan kata 'tentative' beserta penjelasan singkat supaya lebih nempel di kepala. 'Tentative' biasanya dipakai buat menunjukkan sesuatu yang belum final: masih sementara, ragu-ragu, atau belum pasti. Contoh kalimat bahasa Inggris yang sering muncul: "We have a tentative meeting scheduled for next Thursday." Artinya pertemuan itu belum dikonfirmasi, hanya rencana awal. Dalam bahasa Indonesia kamu bisa bilang: "Rapat itu masih bersifat tentative; kita konfirmasi lagi besok." Bentuk lain: "I made a tentative conclusion based on the limited data." — di sini maknanya kesimpulan sementara yang bisa berubah kalau datanya lebih banyak. Kalau dipakai sebagai sifat untuk sikap orang, 'tentative' berarti ragu-ragu atau berhati-hati, misalnya: "She gave a tentative smile," yang menggambarkan senyum kecil karena masih belum yakin. Aku sering pakai kata ini ketika merencanakan acara: tanggal tentative, lokasi tentative — biar semua tahu itu belum tetap. Menurutku kata ini keren karena sekaligus merendahkan kepastian dan memberi ruang untuk perubahan; terasa lebih sopan dan fleksibel, setuju?

Dalam film, supremacy artinya apa dan mengapa penting?

4 Answers2025-11-24 16:06:54
Buatku 'supremacy' dalam konteks film paling sering berarti narasi atau ideologi yang menempatkan satu kelompok, nilai, atau individu di atas yang lain—bisa soal ras, gender, kelas, atau kekuasaan politik. Kadang itu tersirat lewat alur cerita: siapa yang dianggap pahlawan, siapa yang jadi korban, siapa yang suaranya diabaikan. Kadang juga eksplisit, misalnya ketika film menunjukkan propaganda atau glorifikasi tentang dominasi suatu kelompok. Aku pikir penting karena film bukan cuma hiburan; film membentuk cara kita melihat dunia. Ketika sebuah film menormalisasi superioritas suatu kelompok, penonton bisa kebiasaan menerima ketidaksetaraan itu sebagai sesuatu yang wajar. Sebaliknya, film juga punya kekuatan untuk mengkritik dan menumbuhkan empati—lihat bagaimana 'Get Out' pakai horor untuk membuka percakapan soal ras, atau bagaimana '12 Years a Slave' menghadirkan kerapuhan sejarah. Teknik sinematik seperti sudut kamera, musik, dan editing ikut memperkuat pesan itu, jadi supremscy bukan hanya soal teks cerita, tapi juga bagaimana cerita itu disajikan. Bagiku, pentingnya supremasi dalam film adalah pengingat untuk menonton lebih kritis dan mencari film yang menantang, bukan memperkuat, struktur ketidakadilan; itu yang biasanya bikin aku kembali ke bioskop dengan harapan dan curiga sekaligus.

Berikan contoh penggunaan sherlock artinya dalam kalimat nyata?

5 Answers2026-02-01 04:09:05
Kalau aku harus menjelaskan makna kata 'sherlock' dalam kalimat nyata, aku biasanya memulai dari dua nuansa utama: nama tokoh dan julukan/metafora. 'Sherlock' sebagai referensi jelas merujuk ke karakter detektif terkenal — sering kutulis seperti dalam judul serial 'Sherlock' atau ketika menyebut 'Sherlock Holmes' dalam konteks buku klasik. Contoh kalimat: "Aku lagi nonton ulang episode 'Sherlock' semalam, dan selalu kagum sama cara pikirnya." Di sini 'Sherlock' berfungsi sebagai rujukan budaya pop. Di sisi lain, kata 'sherlock' sering dipakai secara informal sebagai ejekan manis untuk seseorang yang sok tahu atau sok detektif. Contoh: "Wah, jadi sherlock ya, ngecek lagi chat-nya satu per satu?" atau "Jangan sok sherlock deh, nanti repot sendiri." Kedua kalimat itu menggunakan 'sherlock' sebagai kata benda yang menyindir. Aku suka mencampur kedua pemakaian ini waktu ngejelasin ke teman yang belum familiar — kadang kutunjukkan kutipan dari 'Sherlock' supaya mereka paham referensinya, lalu kasih contoh obrolan sehari-hari supaya nuansanya terasa. Bagiku, 'sherlock' itu enak dipakai karena ringkas dan penuh konotasi, jadi sering kutempelin di chat grup kalau ada yang kepo berlebihan.

Istilah supremacy artinya bagaimana dalam politik modern?

4 Answers2025-11-24 00:47:10
Saya sering membayangkan kata 'supremacy' sebagai sebuah sikap dan praktik yang bilang: satu kelompok itu lebih unggul, dan oleh karenanya berhak memimpin, mengatur, atau menyingkirkan kelompok lain. Dalam konteks politik modern, itu bukan sekadar ide abstrak — ia menjadi fondasi untuk kebijakan, retorika, dan institusi yang menormalisasi ketidaksetaraan. Contohnya paling jelas pada bentuk seperti rasisme institusional (white supremacy), tetapi juga muncul dalam patriarki ekstrem, etnonasionalisme, atau gagasan negara yang dinyatakan berhak atas wilayah dan sumber daya karena klaim superioritas. Saya pernah melihat bagaimana bahasa halus dan simbol-simbol kultural bisa menjadi jembatan menuju tindakan nyata: dari undang-undang yang membatasi hak suara, kebijakan imigrasi yang diskriminatif, sampai kekerasan terorganisir. Di era internet, wacana supremasi mudah tersebar lewat komunitas online yang meradikalisasi orang, sambil memakai kode dan euphemisme agar terlihat lebih ‘resmi’. Itu membuat supremasi seringkali sulit dikenali sampai dampaknya terasa nyata. Menurut saya, memahami supremasi berarti memeriksa struktur — siapa yang punya akses ke kekuasaan, siapa yang diabaikan oleh hukum, dan narasi apa yang dipakai untuk membenarkan ketidaksetaraan. Melawan bentuk-bentuk itu butuh kombinasi pendidikan kritis, kebijakan yang adil, dan pengawasan publik. Saya jadi lebih peka ketika melihat bahasa politik yang mencoba membuat ketidakadilan tampak wajar.

Bagaimana contoh penggunaan bad influence artinya dalam kalimat?

4 Answers2025-11-04 21:21:30
Kadang-kadang aku suka membuat contoh sederhana biar orang langsung nangkap maksudnya. 'Bad influence' itu artinya pengaruh buruk — orang, kebiasaan, atau hal yang membuat perilaku seseorang jadi negatif. Contoh kalimat yang sering kutulis ke teman-teman: "Dia sering bolos dan ngajak temannya ikut, dia jadi bad influence bagi adik kelasnya." Itu jelas: subjeknya membuat orang lain ikut kebiasaan jelek. Selain contoh langsung, aku juga kasih variasi supaya lebih fleksibel dipakai: "Jangan biarkan media sosial jadi bad influence untuk pola tidurmu," atau "Kalau kamu sering nongkrong bareng dia, takutnya dia jadi bad influence untukmu." Aku sering tambahkan arti singkat setelah kalimat buat yang masih ragu: (artinya: pengaruh buruk). Biasanya orang langsung paham dan bisa ganti kata dengan 'pengaruh buruk' kalau mau versi bahasa Indonesia lengkap. Aku suka yang praktis gini, terasa nyata dan gampang diingat.

Dalam lagu, supremacy artinya apa pada lirik dan tema?

4 Answers2025-11-24 19:45:35
Kalau aku dengar kata 'supremacy' dalam lagu, yang langsung muncul untukku adalah nuansa 'menjadi yang tertinggi' — tapi itu bisa banyak arti tergantung siapa yang menyanyikannya. Seringnya di musik hip-hop atau rock, supremasi muncul sebagai pameran kekuatan: vokalis menepuk dada, beat menonjol, lirik penuh metafora tentang tak terkalahkan. Di sisi lain, dalam lagu pop yang lebih lembut kata itu bisa dipakai sebagai metafora untuk perasaan dominan terhadap cinta atau obsesi, seperti merasa bahwa satu perasaan menguasai seluruh hidup. Aku suka memperhatikan indikator lain: apakah musik ikut membangun atmosfer itu (misal riff guitar berat, tempo cepat) atau malah menyajikan vokal rentan yang justru mengkritik gagasan supremasi. Selain itu, konteks sosialnya penting. Kalau lagu mengangkat isu identitas atau politik, 'supremacy' bisa dipakai untuk mengritik struktur kekuasaan atau malah merayakan supremasi yang berbahaya — dan di sini pendengar harus peka. Aku biasanya cek keseluruhan lirik dan bagaimana penyanyi memposisikan dirinya; kadang nada ironis mengubah makna total. Intinya, itu kata yang penuh lapisan dan aku suka menggali setiap lapisnya karena selalu ada kejutan kecil yang membuat lagu tetap hidup bagiku.

Related Searches

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status