Berikan Contoh Penggunaan Sherlock Artinya Dalam Kalimat Nyata?

2026-02-01 04:09:05
193
แชร์
แบบทดสอบบุคลิกภาพ ABO
ทำแบบทดสอบอย่างรวดเร็วเพื่อค้นหาว่าคุณเป็น Alpha, Beta หรือ Omega
กลิ่น
บุคลิกภาพ
รูปแบบความรักในอุดมคติ
ความปรารถนาลับ
ด้านมืดของคุณ
เริ่มการทดสอบ

5 คำตอบ

Micah
Micah
Book Scout Cashier
Kalau aku sedang ngobrol ringan, aku sering bilang sesuatu seperti: "Si Budi kayak sherlock, dia tahu semua gosip sebelum berita resmi keluar." Ini singkat dan langsung menggambarkan sifat ingin tahu.

Atau kalau aku mau lebih dramatis: "Dengan tatapan seperti sherlock, dia menemukan celah kecil yang orang lain lewatkan." Di situ 'sherlock' dipakai untuk menggambarkan ketajaman pengamatan. Intinya, kata ini fleksibel—bisa untuk bercanda atau memberi pujian terselubung. Aku suka bagaimana satu kata bisa membawa nuansa detektif klasik sekaligus bahasa gaul modern, itu keren.
2026-02-02 07:34:23
17
Quincy
Quincy
Frequent Answerer Chef
Baru-baru ini aku sering lihat teman-teman pakai kata 'sherlock' waktu bercanda, jadi aku coba rangkum beberapa contoh sederhana biar jelas. Pertama, sebagai rujukan langsung ke karakter: "Dia belajar teori deduksi kayak di 'Sherlock' biar bisa analisis data lebih cepat." Kalimat ini memberi kesan pujian terhadap kemampuan analitis.

Kedua, sebagai ejekan ringan: "Jangan jadi sherlock, nggak semua hal perlu kau bongkar." Di sini konteksnya santai, nggak terlalu kasar, cuma menunjukkan seseorang terlalu ingin tahu. Ketiga, dalam situasi kerja atau hobi: "Kamu berperan jadi sherlock dalam tim riset, cari semua petunjuk kecil itu." Itu memberi nuansa profesional tanpa memakai istilah teknis. Aku suka pakai variasi ini di chat karena cepat dipahami dan kadang bikin suasana lebih cair — plus, selalu ada senyum kecil kalau ada yang benar-benar jadi detective dadakan.
2026-02-04 10:48:36
4
Lucas
Lucas
Story Finder Teacher
Kalau aku harus menjelaskan makna kata 'sherlock' dalam kalimat nyata, aku biasanya memulai dari dua nuansa utama: nama tokoh dan julukan/metafora. 'Sherlock' sebagai referensi jelas merujuk ke karakter detektif terkenal — sering kutulis seperti dalam judul serial 'Sherlock' atau ketika menyebut 'Sherlock Holmes' dalam konteks buku klasik. Contoh kalimat: "Aku lagi nonton ulang episode 'Sherlock' semalam, dan selalu kagum sama cara pikirnya." Di sini 'Sherlock' berfungsi sebagai rujukan budaya pop.

Di sisi lain, kata 'sherlock' sering dipakai secara informal sebagai ejekan manis untuk seseorang yang sok tahu atau sok detektif. Contoh: "Wah, jadi sherlock ya, ngecek lagi chat-nya satu per satu?" atau "Jangan sok sherlock deh, nanti repot sendiri." Kedua kalimat itu menggunakan 'sherlock' sebagai kata benda yang menyindir.

Aku suka mencampur kedua pemakaian ini waktu ngejelasin ke teman yang belum familiar — kadang kutunjukkan kutipan dari 'Sherlock' supaya mereka paham referensinya, lalu kasih contoh obrolan sehari-hari supaya nuansanya terasa. Bagiku, 'sherlock' itu enak dipakai karena ringkas dan penuh konotasi, jadi sering kutempelin di chat grup kalau ada yang kepo berlebihan.
2026-02-04 12:26:12
10
Uma
Uma
Reviewer Analyst
Aku kadang mengubah alurnya jadi cerita mini supaya contoh terasa hidup. Misalnya: "Tadi di kafe ada yang jadi sherlock; dia memperhatikan tumpukan buku di meja dan langsung nebak jurus sang penulis favorit." Kalimat ini menunjukkan observasi dan kemampuan menebak.

Lalu ada yang bersifat instruktif: "Bila mau main peran sebagai sherlock, latih kemampuan mencatat detail kecil dan jangan buru-buru berasumsi." Ini berguna kalau aku lagi kasih saran untuk teman yang mau ikut roleplay atau selidik hobi. Aku suka gaya ini karena lebih personal dan mudah diingat — kadang aku juga pake contoh lucu di obrolan supaya teman nggak terlalu serius, dan itu selalu bikin suasana jadi rileks.
2026-02-05 03:19:46
4
Thomas
Thomas
Plot Detective Veterinarian
Kadang aku pakai urutan contoh yang lebih terstruktur agar teman yang suka belajar bahasa cepat nangkep perbedaannya. Pertama, rujukan literal: "Aku baca ulang novel 'Sherlock Holmes' semalam, solusi kasusnya masih tajam." Kedua, penggunaan figuratif di percakapan sehari-hari: "Jangan jadi sherlock yang ngubek-ngubek meja orang." Ketiga, pemakaian dalam konteks profesional atau hobi: "Kalau kita mau selesein bug ini, perlu pendekatan sherlock: teliti log, periksa asumsi, cari pola kecil."

Dengan cara begini aku menunjukkan level formalitas dan nada yang berbeda untuk tiap contoh. Aku merasa metode bertahap bikin orang mudah menangkap kapan kata itu pantas dipakai — kasual, sarkastik, atau serius. Biasanya teman-teman apresiasi karena jadi lebih yakin memakai istilah itu di chat maupun presentasi, menurutku menyenangkan melihat mereka coba-coba juga.
2026-02-05 06:32:53
8
ดูคำตอบทั้งหมด
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป

หนังสือที่เกี่ยวข้อง

คำถามที่เกี่ยวข้อง

Apa yang dimaksud dengan sherlock artinya dalam bahasa Indonesia?

5 คำตอบ2026-02-01 18:40:04
Kalau orang menyebut 'sherlock' di obrolan sehari-hari, yang pertama terlintas di kepala saya pasti karakter detektif legendaris: 'Sherlock Holmes'. Nama itu di Indonesia biasanya dipakai untuk menggambarkan seseorang yang pintar menebak, teliti mengamati, dan jago menyusun potongan-potongan bukti jadi gambaran besar. Secara harfiah, 'Sherlock' bukanlah kata bahasa Indonesia yang punya arti terjemahan tetap — ia tetap menjadi nama. Namun maknanya berkembang jadi kata sifat informal: kalau teman bilang, "Kamu sherlock nih," mereka maksudkan kamu seperti detektif atau sok tahu tentang rahasia orang. Di sisi lain, dalam literatur dan televisi, 'Sherlock' merujuk ke karya-karya seperti 'Sherlock' (serial BBC) atau cerita klasik 'Sherlock Holmes' oleh Arthur Conan Doyle, yang menegaskan citra sosok pengamat ulung. Buat saya, kata itu selalu bikin penasaran—ada aroma misteri dan teka-teki yang seru saja.

Contoh penggunaan supremacy artinya dalam kalimat sejarah?

4 คำตอบ2025-11-24 07:44:01
Wah, kadang kata 'supremacy' terdengar lebih dramatis daripada padanan Indonesianya, tapi aku suka bagaimana satu kata itu bisa merangkum konflik kekuasaan dalam sejarah. Untuk mulai, aku jelaskan singkat: 'supremacy' biasanya berarti posisi teratas atau dominasi—bisa militer, politik, ekonomi, atau budaya. Dalam konteks sejarah, kata ini sering dipakai untuk menggambarkan perjuangan antarnegara atau antara kelompok yang ingin menguasai wilayah, sumber daya, atau narasi budaya. Contoh kalimat sejarah yang bisa kamu pakai misalnya: "Pada abad ke-19, kebijakan kolonial Belanda diarahkan untuk mempertahankan maritime supremacy di kepulauan Nusantara agar kontrol perdagangan tetap berada di tangan mereka." Kalimat ini menekankan bagaimana penguasaan laut jadi strategi politik dan ekonomi. Contoh lain yang lebih sosial-kultural: "Upaya untuk memaksakan supremacy budaya melalui pendidikan dan administrasi kolonial membuat bahasa lokal terpinggirkan." Kalimat seperti ini membantu menunjukkan bahwa supremacy nggak selalu soal senjata; ia juga bisa tentang dominasi ide dan identitas. Aku merasa kalimat-kalimat semacam itu efektif saat menulis esai sejarah—berasa lebih tajam dan fokus.

Bagaimana penggunaan nonsense artinya dalam contoh kalimat?

3 คำตอบ2026-01-31 16:19:49
Bahkan dalam percakapan sehari-hari aku sering menemui kata 'nonsense' dipakai untuk menolak sesuatu yang terasa tidak masuk akal atau omong kosong. Kalau mau lihat penggunaannya dalam kalimat, ada beberapa pola yang umum: "That's nonsense!" — Terjemahan bebas: "Itu omong kosong!". Ini dipakai ketika seseorang merasa pernyataan lawan bicara benar-benar tidak berdasar. "He keeps talking nonsense." — "Dia terus ngomong omong kosong." Biasanya dipakai kalau orang tersebut bicara nggak jelas atau mengulang hal-hal yang tidak masuk akal. "The whole theory is nonsense." — "Seluruh teorinya omong kosong." Bentuk ini lebih formal; sering dipakai dalam kritik akademis atau diskusi serius untuk menyatakan bahwa suatu gagasan tidak berdasar. Selain itu, 'nonsense' juga muncul dalam konteks yang lebih ringan, misalnya "nonsense rhyme" atau "nonsense verse" yang merujuk pada sajak anak-anak yang sengaja konyol. Contoh: "Lewis Carroll terkenal dengan contoh 'nonsense' dalam puisinya." Dalam konteks ini kata itu tidak selalu menghina — bisa juga bernuansa kreatif atau lucu. Aku sendiri suka melihat perbedaan nuansa ini: saat kata itu dipakai untuk menyanggah argumen, tajam; tapi saat dipakai untuk menggambarkan puisi atau lelucon, terasa playful. Aku sering pakai contoh-contoh tadi ketika menjelaskan perbedaan makna ke teman, karena gampang dipahami dan langsung terasa konteksnya.

Apakah sherlock artinya berbeda di kamus dan slang sehari-hari?

5 คำตอบ2026-02-01 23:58:51
Bagi saya, penggunaan kata 'Sherlock' memang punya dua lapisan makna yang sering bertabrakan antara kamus dan percakapan sehari-hari. Di kamus, 'Sherlock' biasanya direkam sebagai nama tokoh fiksi — Sherlock Holmes, detektif ciptaan Arthur Conan Doyle — dan kadang muncul sebagai eponim yang merujuk pada keterampilan deduktif: seseorang yang pandai menalar atau seorang detektif. Entitas ini bersifat denotatif dan netral; kamus fokus pada siapa atau apa itu secara historis dan literer. Di ranah slang atau percakapan santai, saya sering mendengar 'sherlock' dipakai dengan nuansa sarkastik atau bercanda. Contohnya, ketika teman bilang sesuatu yang sangat jelas, orang lain menjawab, "Yaelah, thanks Sherlock," untuk menyindir bahwa itu bukan informasi baru. Kadang pula dipakai sebagai pujian sederhana kalau seseorang berhasil menebak sesuatu: "Wah, kamu mah beneran Sherlock." Jadi intinya, kamus memberi arti dasar dan formal, sementara slang memberi warna emosional—sarkasme, kekaguman, atau ejekan—tergantung konteks. Saya suka bagaimana kata itu fleksibel; itu bikin percakapan jadi lebih hidup.

Bagaimana penggunaan usher artinya dalam contoh kalimat?

5 คำตอบ2025-11-05 21:57:08
Aku suka ngejelasin kata-kata yang sering keliru dipakai, dan 'usher' itu salah satu yang seru. Secara singkat, 'usher' bisa jadi kata kerja (to usher) yang berarti 'mengantar' atau 'membuka jalan', dan juga kata benda yang berarti orang yang mengantar orang ke tempat duduk—misalnya di bioskop atau pernikahan. Contoh kalimat sebagai kata kerja: - 'The doorman ushered us into the hall.' → 'Petugas pintu mengantarkan kami masuk ke aula.' - 'This new policy will usher in a better era for employees.' → 'Kebijakan baru ini akan membuka era yang lebih baik bagi karyawan.' Contoh kalimat sebagai kata benda: - 'An usher guided the guests to their seats.' → 'Seorang petugas mengarahkan tamu ke kursi mereka.' Kalau mau nuansa lebih halus, 'usher in' sering dipakai untuk hal besar seperti perubahan zaman atau awal periode baru, sedangkan 'usher someone to/into' lebih literal, mengantar seseorang ke lokasi. Aku sering pakai contoh ini waktu menjelaskan arti kata ke teman yang suka nonton film—beneran gampang kebayang, kan? Aku jadi suka pakai kata itu kalau mau terdengar sedikit puitis atau resmi.

Bagaimana penjelasan slang sherlock artinya di media sosial?

6 คำตอบ2026-02-01 14:24:00
Kadang aku liat kata 'sherlock' muncul di kolom komentar dan rasanya kayak nonton orang jadi detektif dadakan. Di timeline, orang pakai istilah itu untuk ngejek gaya analisis yang berlebihan—biasanya ketika seseorang menjelaskan sesuatu yang sebenarnya sudah jelas. Misalnya, teman nge-tag capture chat dan ada yang bilang, "Wow, Sherlock," maksudnya sederhana: kamu bukan baru saja menemukan hal penting, kamu cuma ngulang hal yang semua orang tahu. Selain itu, 'sherlock' juga dipakai untuk nyebut perilaku stalking ringan di internet: ngecek feed, scroll arsip, Googling jejak orang—semacam digital sleuthing. Kalau seseorang bilang, "I sherlocked them," biasanya maksudnya dia kepo cari info tentang orang itu. Ada pula nuansa positif; kadang dipake buat memuji kecerdikan deduksi yang benar-benar brilian, tapi itu lebih jarang. Di percakapan sehari-hari aku biasanya respon santai: pake emoji kaca pembesar atau balas sarkastik ringan. Penting diingat konteksnya—bisa bercanda, bisa juga nyindir. Kalau buat aku pribadi, istilah itu selalu bikin obrolan jadi lebih luwes dan kadang lucu juga, tergantung nada bicaranya.

Bisa beri contoh penggunaan tentative artinya dalam kalimat?

4 คำตอบ2026-02-02 03:38:48
Yuk, aku kasih beberapa contoh penggunaan kata 'tentative' beserta penjelasan singkat supaya lebih nempel di kepala. 'Tentative' biasanya dipakai buat menunjukkan sesuatu yang belum final: masih sementara, ragu-ragu, atau belum pasti. Contoh kalimat bahasa Inggris yang sering muncul: "We have a tentative meeting scheduled for next Thursday." Artinya pertemuan itu belum dikonfirmasi, hanya rencana awal. Dalam bahasa Indonesia kamu bisa bilang: "Rapat itu masih bersifat tentative; kita konfirmasi lagi besok." Bentuk lain: "I made a tentative conclusion based on the limited data." — di sini maknanya kesimpulan sementara yang bisa berubah kalau datanya lebih banyak. Kalau dipakai sebagai sifat untuk sikap orang, 'tentative' berarti ragu-ragu atau berhati-hati, misalnya: "She gave a tentative smile," yang menggambarkan senyum kecil karena masih belum yakin. Aku sering pakai kata ini ketika merencanakan acara: tanggal tentative, lokasi tentative — biar semua tahu itu belum tetap. Menurutku kata ini keren karena sekaligus merendahkan kepastian dan memberi ruang untuk perubahan; terasa lebih sopan dan fleksibel, setuju?

Apakah sherlock artinya berkaitan dengan karakter Sherlock Holmes?

5 คำตอบ2026-02-01 22:26:39
Kalau dengar kata 'Sherlock', langsung terbayang detektif berkepala dingin itu — jadi singkatnya, iya: kata itu hampir selalu berkaitan dengan karakter Sherlock Holmes, ciptaan Sir Arthur Conan Doyle. Nama 'Sherlock' sendiri bukan hanya nama acak; karena popularitasnya lewat cerita-cerita seperti 'Sherlock Holmes' dan novel-novel klasik lainnya, publik memakai 'Sherlock' sebagai lambang kepintaran deduktif dan observasi tajam. Secara etimologis, 'Sherlock' adalah nama keluarga berakar Inggris, tapi maknanya di kultur populer jauh lebih kuat: ia jadi ikon. Di banyak bahasa dan budaya, menyebut seseorang 'Sherlock' sering berarti memanggil mereka sebagai pemecah misteri atau sarkastik terhadap orang yang sok jago menebak. Di dunia modern, referensi itu tumbuh lagi lewat serial seperti 'Sherlock' yang menempatkan karakter itu ke era kontemporer, atau adaptasi lain yang mengubah jenis kelamin, latar, atau konteks. Jadi kalau ada yang memakai kata 'Sherlock' dalam percakapan sehari-hari, hampir bisa dipastikan mereka merujuk pada gambaran budaya dari tokoh itu. Bagi saya, itu lucu sekaligus menakjubkan bagaimana satu nama fiksi bisa memengaruhi bahasa sehari-hari—sangat menunjukkan kekuatan cerita yang bagus.

Dari mana asal istilah sherlock artinya dalam budaya pop?

5 คำตอบ2026-02-01 11:03:26
Victorian London memang melemparkan lebih dari sekadar cerita detektif ke budaya populer — nama 'Sherlock' sendiri jadi semacam merek singkat untuk kecerdikan deduktif. Aku suka membayangkan garis waktu: Sir Arthur Conan Doyle menulis petualangan yang dimulai dengan 'A Study in Scarlet' pada 1887, dan karakter itu melesat dari halaman ke panggung, ilustrasi, radio, dan layar. Ilustrator seperti Sidney Paget memberi gambaran visual deerstalker dan pipa yang akhirnya melekat kuat meski Conan Doyle tidak selalu menulis atribut-atribut itu secara eksplisit. Seiring waktu, 'Sherlock' berubah dari nama tokoh menjadi kata kiasan — dipakai buat menyebut orang yang jago mengamati atau, seringkali secara sarkastik, orang yang sok pintar. Frasa sarkastik seperti 'No shit, Sherlock' atau sekadar memanggil teman 'sherlock' kalau mereka kebanyakan curiga muncul belakangan, terutama lewat budaya pop Amerika dan internet. Adaptasi modern seperti 'Sherlock' (BBC) dan film-film Robert Downey Jr. menghidupkan kembali citra ini, membuat nama itu tetap relevan di percakapan sehari-hari. Untukku, bagian terasyik adalah bagaimana satu tokoh fiksi jadi bagian bahasa sehari-hari — itu bukti kuat kalau cerita bisa mengubah cara kita bicara dan bercanda, dan kadang aku suka memanggil teman yang kepo dengan sebutan itu sambil tersenyum.

Bagaimana contoh penggunaan bad influence artinya dalam kalimat?

4 คำตอบ2025-11-04 21:21:30
Kadang-kadang aku suka membuat contoh sederhana biar orang langsung nangkap maksudnya. 'Bad influence' itu artinya pengaruh buruk — orang, kebiasaan, atau hal yang membuat perilaku seseorang jadi negatif. Contoh kalimat yang sering kutulis ke teman-teman: "Dia sering bolos dan ngajak temannya ikut, dia jadi bad influence bagi adik kelasnya." Itu jelas: subjeknya membuat orang lain ikut kebiasaan jelek. Selain contoh langsung, aku juga kasih variasi supaya lebih fleksibel dipakai: "Jangan biarkan media sosial jadi bad influence untuk pola tidurmu," atau "Kalau kamu sering nongkrong bareng dia, takutnya dia jadi bad influence untukmu." Aku sering tambahkan arti singkat setelah kalimat buat yang masih ragu: (artinya: pengaruh buruk). Biasanya orang langsung paham dan bisa ganti kata dengan 'pengaruh buruk' kalau mau versi bahasa Indonesia lengkap. Aku suka yang praktis gini, terasa nyata dan gampang diingat.
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status