Apa Arti Ungkapan Setegar Karang Dalam Bahasa Indonesia?

Melihat ungkapan ini sering di novel, rasanya seperti gambaran karakter yang sangat kuat dan tabah. Ada makna khusus untuk kepribadian yang tak tergoyahkan?
2026-04-03 17:19:25
262
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

4 Answers

Best Answer
RaisaBeni
RaisaBeni
Pembaca Aktif Resepsionis
Ungkapan 'setegar karang' biasanya menggambarkan seseorang yang sangat kuat, teguh pendirian, dan tidak mudah goyah oleh pengaruh atau tekanan dari luar. Karang di sini jadi metafora untuk keteguhan hati atau pendirian yang kokoh. Kalau lagi baca-baca novel, kadang nemu karakter yang digambarkan kayak gitu, misalnya tokoh utama di 'SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)', yang harus mempertahankan prinsip dan harga dirinya di tengah situasi keluarga yang sangat rumit dan penuh konflik.
2026-07-22 19:41:07
79
Michael
Michael
Pemandu Baca Sales
Menggambarkan seseorang yang setegar karang itu seperti melihat sosok nenekku dulu. Perempuan kecil itu berdiri di teras rumah setiap pagi, matanya tak pernah ragu meski badai kehidupan datang silih berganti. Aku ingat betul bagaimana dia menolak pindah ke kota ketika semua tetangga sudah pergi—'Rumah ini sudah menyatu dengan tulangku,' katanya. Karang di laut pun begitu, tetap kokoh dihantam ombak, tak tergoyahkan oleh waktu. Dalam percakapan sehari-hari, kita pakai ungkapan ini untuk mereka yang punya pendirian kuat, seperti temanku yang bertahan 10 tahun di perusahaan itu meski banyak yang memilih resign.

Tapi ada sisi lain dari 'karang' yang jarang dibahas: ia juga melindungi ekosistem di sekitarnya. Begitu pula manusia yang seteguh karang sering menjadi tumpuan orang lain. Aku pernah baca novel 'Laut Bercerita' di mana tokoh utamanya digambarkan seperti karang—menjadi tempat bersandar bagi teman-temannya di tengah tekanan politik. Ungkapan ini bukan sekadar metafora kekuatan, tapi juga tentang konsistensi dan rasa aman yang diciptakan untuk lingkungan sekitar.
2026-04-04 14:12:36
10
Gabriella
Gabriella
Pemberi Tips Guru
Dulu waktu SMA, guru bahasa Indonesia kami membuat permainan tebak peribahasa. Ketiba giliranku mendapat 'setegar karang', aku justru bercerita tentang ayah seorang teman yang tetap membuka bengkel kecilnya selama 30 tahun meski banyak bengkel besar berteknologi canggih bermunculan. Kelas langsung paham—itu lah esensi ketegaran. Karang di alam memang benda mati, tapi dalam bahasa kita, ia hidup sebagai simbol ketabahan. Aku suka mengamati bagaimana ungkapan ini muncul di berbagai medium: dari lirik lagu 'Kau' yang dinyanyikan Marcello Tahitoe sampai dialog dalam sinetron 'Orang Ketiga' tentang seorang ibu single parent.

Yang menarik, karang juga bisa berarti sesuatu yang tak berubah—positif maupun negatif. Pernah dengar kritikan 'diam seperti karang' untuk orang yang terlalu keras kepala? Tapi kebanyakan, kita pakai ungkapan ini dengan bangga. Di komunitas bookstagram yang sering kuikuti, banyak pembaca memuji karakter-karakter novel seperti Tara di 'Rectoverso' yang digambarkan 'setegar karang' dalam mempertahankan idealismenya.
2026-04-05 13:44:47
18
Owen
Owen
Pemberi Tips Admin
Ada satu adegan di film 'Ada Apa dengan Cinta 2' yang menurutku perfectly capture makna ungkapan ini. Ketika Cinta memutuskan untuk tetap mengejar passion-nya di dunia sastra meski harus menolak tawaran menggiurkan dari keluarga Rangga. Itulah ketegaran karang dalam bentuk manusia modern—teguh pada prinsip meski godaan datang dari segala arah. Dalam musik, aku sering menemukan karakter seperti ini di lagu-lagu Iwan Fals; lirik 'Bento' tentang seorang kakek penjaga warung yang bertahan melawan modernisasi itu contoh sempurna.

Uniknya, dalam budaya pop Jepang, konsep serupa sering divisualkan melalui karakter anime seperti Zoro di 'One Piece' yang tetap berdiri meski terluka parah. Tapi di Indonesia, analogi karang lebih terasa karena kita negara kepulauan. Waktu liburan ke Raja Ampat, aku baru benar-benar paham: karang itu memang tak bergerak, tapi di balik ketegarannya ada fleksibilitas—ia lentur menyesuaikan arus tanpa kehilangan bentuk aslinya. Persis seperti orang-orang tangguh yang tahu kapa harus beradaptasi tanpa mengorbankan nilai inti mereka.
2026-04-05 16:05:11
3
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Apa arti 'contoh kalimat setegar karang' dalam novel?

4 Answers2026-05-14 22:33:48
Ada satu momen dalam membaca novel-novel klasik yang selalu bikin aku terpaku: ketika tokohnya digambarkan 'setegar karang'. Awalnya kupikir ini sekadar metafora biasa, tapi semakin banyak bacaan, semakin terasa dalamnya. Karang itu bukan cuma keras secara fisik, tapi juga simbol keteguhan menghadapi ombak waktu. Di 'Laut Bercerita' karya Leila S. Chudori, misalnya, tokoh Biru Laut punya prinsip yang digambarkan seperti ini—teguh meski badai politik menghempas. Yang menarik, karang juga hidup dan tumbuh dalam diam. Jadi ketika penulis memakai frasa ini, seringkali ada dimensi tersembunyi: ketegaran yang organik, bukan sekadar kekakuan. Aku suka menganggapnya sebagai pilihan untuk tetap berdiri di tengah perubahan, tanpa kehilangan esensi diri. Seperti karang yang bertahan ribuan tahun, tapi tetap membiarkan kehidupan kecil berkembang di celah-celahnya.

Bagaimana contoh penggunaan setegar karang dalam kalimat?

3 Answers2026-04-03 15:15:40
Pernah nggak sih ketemu orang yang prinsipnya nggak bisa digoyang, kayak batu karang di tengah ombak? Ada temen kuliahku dulu yang selalu nolak nyontek, padahal tekanan dari temen sekelas gila-gilaan. 'Nilaimu udah bagus, ngapain ribet?' goda mereka. Tapi dia cuma senyum sambil bilang, 'Aku mau lulus karena usahaku sendiri.' Keren banget kan? Itulah arti 'setegar karang' buatku—tetap pada pendirian meskipun arus berlawanan. Contoh lain waktu demo mahasiswa tahun lalu. Ada peserta yang berdiri di depan barikade polisi sambil teriak tuntutan. Matanya nggak kedip sedikit pun. Kayak videonya yang viral itu, caption netizen pada nulis: 'Sikapnya setegar karang, nggak mundur meski disemprot air cannon.' Jadi, frasa ini nggak cuma buat sifat individu, tapi juga bisa dipake buat gerakan atau kelompok yang konsisten memperjuangkan sesuatu.

Apakah makna kiasan dari setegar karang dalam novel?

3 Answers2026-04-03 13:16:27
Ada sesuatu yang sangat memukau tentang cara sastra menggunakan alam sebagai cermin jiwa manusia. Dalam banyak novel yang kubaca, 'setegar karang' bukan sekadar deskripsi fisik, tapi simbol keteguhan yang paradoks. Karang itu keras, tak tergoyahkan, namun hidup di dunia yang terus berubah—persis seperti karakter protagonis dalam 'Laut Bercerita' karya Leila S. Chudori. Tokoh utamanya tetap berpegang pada prinsip meski diterjang badai politik. Tapi ada sisi lain yang jarang dibahas: karang juga rapuh. Di balik ketegarannya, ia bisa hancur oleh sentuhan kasar. Ini mengingatkanku pada karakter-karakter yang pura-pura kuat di 'Pulang' karya Tere Liye, di mana keteguhan seringkali menyembunyikan luka yang dalam. Justru di situlah keindahan metaforanya—ketegaran sejati bukan tentang tidak pernah retak, tapi tentang tetap berdiri meski retak.

Mengapa seseorang disebut setegar karang dalam cerita?

3 Answers2026-04-03 14:14:44
Ada sesuatu yang magis tentang bagaimana karang dijadikan simbol ketegaran dalam cerita. Bayangkan, karang itu hidup di laut yang ganas, diterjang ombak setiap hari, tapi tetap bertahan dan bahkan tumbuh membentuk terumbu yang indah. Dalam cerita, karakter yang 'setegar karang' biasanya digambarkan sebagai sosok yang tak goyah oleh badai kehidupan. Mereka mungkin menghadapi pengkhianatan, kegagalan, atau tekanan sosial, tapi seperti karang yang beradaptasi dengan arus, mereka menemukan cara untuk tetap berdiri. Karang juga bukan sekadar keras—ia lentur dalam menghadapi perubahan. Ini mirip dengan karakter-karakter kompleks dalam cerita yang meski tampak kaku, sebenarnya punya kemampuan untuk menyesuaikan diri tanpa kehilangan inti diri mereka. Aku selalu terinspirasi oleh metafora ini karena mengajarkan bahwa ketegaran bukan tentang menjadi batu yang tak bernyawa, tapi tentang resilience yang hidup dan bernapas.

Lirik lengkap lagu 'Setegar Karang' dan artinya?

3 Answers2026-05-07 22:48:24
Mendengar 'Setegar Karang' selalu bikin aku merinding—ini salah satu lagu legendaris yang melekat banget di memori generasi 90-an. Liriknya yang sederhana tapi dalam, ditambah melodinya yang epik, bikin lagu ini timeless. Nih lirik lengkapnya: 'Kau takkan tergoda oleh badai dan topan, kau tetap berdiri setegar karang. Kau takkan terpancing oleh ombak dan riak, kau tetap teguh seperti karang.' Artinya? Ini metafora tentang keteguhan hati. Karang di laut tahan diterjang apa pun, dan lirik ini mengajak kita untuk tetap kuat menghadapi cobaan hidup tanpa mudah goyah. Kalau dilihat dari konteksnya, lagu ini sering dikaitkan dengan perjuangan. Aku dengar dulu lagu ini jadi semacam 'anthem' buat mereka yang lagi berjuang melawan ketidakadilan. Maknanya jadi lebih dalam ketika kita tahu bahwa karang itu meskipun keras, juga bisa membentuk ekosistem yang indah—seperti manusia yang tegar tapi tetap bisa memberi dampak positif buat sekitar.

Bagaimana cara menggunakan 'contoh kalimat setegar karang' dalam puisi?

4 Answers2026-05-14 06:47:38
Menggunakan frasa 'setegar karang' dalam puisi bisa memberi nuansa keteguhan yang visual. Aku suka membayangkan karang yang tetap kokoh dihantam ombak—simbol kesetiaan atau keteguhan hati. Misalnya, ketika menulis tentang hubungan yang bertahan badai, bisa kutulis: 'Cintamu setegar karang di tubir, / Tak goyah oleh waktu yang menggerus.' Konteksnya bisa lebih luas juga. Di puisi bertema lingkungan, karang bisa mewakili ketahanan alam atau justru kerapuhannya. Contoh: 'Karang-karang itu bersaksi bisu / Tentang laut yang mulai kehilangan napas.' Frasa ini fleksibel, tergantung bagaimana kita membangun imaji di sekitar kata 'karang'.

Apa cover terbaik dari lagu 'Setegar Karang'?

3 Answers2026-05-07 03:28:20
Ada satu cover 'Setegar Karang' yang bikin merinding setiap kali dengerin—versi dari band indie 'Sore'. Mereka bawa nuansa melancholic dengan aransemen minimalis, gitar listrik yang bergema, dan vokal yang kayak digantung di udara. Yang bikin special, mereka nambahin intro instrumental panjang yang bikin suasana makin terasa. Lagunya jadi lebih dalam, kayak cerita tentang keteguhan yang diselimuti kerentanan. Aku pertama kali nemu ini pas lagi eksplorasi musik lokal di platform streaming, langsung jadi favorit sepanjang masa. Yang juga menarik, mereka mainin tempo lebih lambat dari originalnya, jadi tiap lirik terasa lebih berat. 'Jangan kau rapuh' diulang-ulang kayak mantra, beda banget sama energi optimis di versi aslinya. Ini salah satu contoh cover yang bukan sekadar nyanyi ulang, tapi bikin lagu lama hidup dalam kulit baru.

Bagaimana menerapkan 'contoh kalimat setegar karang' dalam penulisan cerpen?

4 Answers2026-05-14 01:50:15
Membaca pertanyaan ini langsung mengingatkanku pada workshop menulis cerpen tahun lalu. Salah satu mentor bilang, 'kalimat setegar karang' itu bukan sekadar tentang kekokohan, tapi juga tentang kepadatan makna. Dalam cerpen yang ruangnya terbatas, setiap kata harus bekerja keras. Misalnya, alih-alih menulis 'Dia sangat marah sampai gemetaran,' bisa dipadatkan jadi 'Tangannya mencengkram meja, putih tulangnya menonjol.' Kuncinya adalah memilih detail yang multi fungsi. Deskripsi fisik bisa sekaligus menggambarkan emosi. Dialog singkat bisa mengandung konflik tersembunyi. Aku sering berlatih dengan menulis satu paragraf, lalu memotongnya menjadi separuhnya tanpa kehilangan esensi. Latihan seperti ini membantuku memahami bahwa kekuatan cerpen sering justru terletak pada apa yang tidak diungkapkan.

Apakah 'contoh kalimat setegar karang' berasal dari buku terkenal?

4 Answers2026-05-14 09:21:40
Sering dengar ungkapan 'setegar karang' dalam percakapan sehari-hari, tapi penasaran apakah ini kutipan dari karya sastra tertentu. Setelah ngubek-ngubek koleksi buku klasik, nemu bahwa frasa ini muncul dalam novel 'Salah Asuhan' karya Abdoel Moeis. Konteksnya menggambarkan ketegaran hati tokoh utama menghadapi tekanan sosial. Uniknya, meski terbit di era 1920-an, metafora ini masih relevan banget buat gambarin keteguhan diri. Yang bikin menarik, karang sendiri punya sifat fisik yang kuat terhadap ombak, jadi analoginya pas banget. Gue suka bagaimana sastra Indonesia lama sering pakai alam sebagai simbol karakter manusia. Mungkin ini juga pengaruh gaya penulisan Balai Pustaka zaman dulu yang akrab dengan lingkungan tropis.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status