Apa Rekomendasi Puisi Pengantar Tidur Untuk Anak-Anak?

2026-02-07 14:48:05 64

2 Answers

Orion
Orion
2026-02-08 21:35:10
puisi pengantar tidur terbaik menurutku adalah yang pendek dan berima, seperti 'Bintang Kecil' versi puisi. Aku biasa menciptakan versiku sendiri dengan menambahkan deskripsi tentang bintang-bintang yang bermain petak umpet dengan awan. Lalu ada 'Selamat Tidur' karya Joko Pinurbo—penuh personifikasi lucu, misalnya tentang bantal yang mengeluh capek karena seharian ditiduri. Kadang aku mengganti nama tokohnya dengan nama anak yang mendengarkan, membuat mereka merasa jadi bagian dari kisahnya.
Claire
Claire
2026-02-13 05:06:47
Ada sesuatu yang magis tentang membacakan puisi sebelum tidur—ritual kecil yang mengubah kamar anak menjadi dunia penuh imajinasi. Salah satu favoritku adalah 'Bulan Puisi' karya Sapardi Djoko Damono, dengan iramanya yang lembut seperti buaian. Kata-katanya sederhana tetapi penuh metafora indah tentang alam, cocok untuk membangkitkan mimpi-mimpi tentang langit malam dan pepohonan yang berbisik.

Kalau ingin sesuatu lebih interaktif, 'Nina Bobo' versi modern dari Tasaro GK lucu sekali! Ada unsur permainan kata yang membuat anak tertawa sambil memejamkan mata. Puisi pendek seperti 'Kupu-Kupu Kertas' milik Raudal Tanjung juga manis—ceritanya tentang seekor kupu-kupu yang terbang dari buku cerita, sering kubacakan dengan suara berbisik dan gerakan jari menirukan kepakan sayap.
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Anak Untuk Bosku
Anak Untuk Bosku
Karenina Ayla Dewi tidak pernah menyangka pekerjaannya sebagai sekretaris harus merembet menjadi ibu yang mengandung benih dari bosnya sendiri, Arshen Renand Wijaya, akibat obat perangsang sialan yang membuat keduanya melalui malam panas penuh dosa tanpa sadar. Karina benci pernikahan. Dia tidak pernah mempercayai adanya cinta, apalagi harus mengandung selama sembilan bulan dan menjadi ibu sedangkan di pikirannya hanya hidup untuk bersenang-senang. Berbanding terbalik dengan Arshen, bosnya selama empat tahun itu justru merasa sangat bahagia mengenai kehamilan itu dan melakukan apapun demi sang calon anak. Dan memohon pada Karina untuk bersedia menikah dengannya. Karina harus membuat keputusan! Melahirkan bayi ini dan segera meninggalkan Arshen, atau justru malah akan bertahan?
Not enough ratings
10 Chapters
Anak Untuk Suamiku
Anak Untuk Suamiku
“Anak yang saya kandung milik dari Pak Kevin, suami Bu Selin!" ungkap seorang wanita muda berusia sekitar sembilan belas tahun sambil mengelus perutnya yang membulat besar. Awalnya Jeceline tidak mempercayai perkataan wanita muda itu hingga akhirnya pengakuan sang suami menghancurkan semua kebahagiaannya. "Maaf, aku khilaf," ucap Kevin memasang wajah penyesalan. Jeceline melotot, berupaya membendung bening dikelopak matanya, "Kau sebut ini khilaf hingga bisa menimbulkan masalah sebesar ini?!" "Aku mohon, beri aku kesempatan. Tolong bersabar dan memaklumiku lagi," balas Kevin setengah membujuk Jeceline. "Aku bisa bersabar, memaklumimu, bahkan memberikan seribu kali kesempatan bagimu ... tapi jika harus menerima hasil dari perbuatanmu dengan wanita lain, takutnya aku atau pun semua Istri di dunia ini tidak akan sanggup!" Tujuh tahun menikah dengan seorang lelaki kaya dan tampan, Jeceline Lorena masih belum juga menjadi wanita seutuhnya yang bisa memberikan keturunan bagi sang suami. Namun ketika harapan itu datang, justru membuat kehidupan Jeceline berantakan sebab seseorang hadir di tengah kebahagiaan keluarga dan membawa apa yang selama ini telah mereka tunggu. Jeceline diperhadapkan dengan kenyataan pahit dari seorang wanita berbadan dua yang mengakui janin di dalam perutnya milik Tuan Kevin Andriko—suami Jeceline. Mulai saat itu badai pertama dalam rumah tangga Jeceline datang tak henti-hentinya.
10
53 Chapters
Anak Untuk Maduku
Anak Untuk Maduku
Ayah minggat meninggalkan hutang, ibu meninggal kecelakaan tragis, rumah di sita rentenir, dan tanggungan tiga orang adik yang masih sekolah membuat Namiya hampir gila. Tawaran gila dari rentenir kasman untuk jadi istri keempat nya membuat Namiya memutuskan untuk pergi, dan mencari pekerjaan di kota mengikuti mbak Lina yang sudah sukses di ibu kota. Tapi semua nya hanya angin segar. Mbak Lina adalah seorang tangan kanan mucikari yang memang bertugas mengumpulkan para gadis dari desa. Saat dia mencoba kabur dia di tabrak oleh mobil yang di kendarai sepasang suami istri yang menawarinya hal gila dengan imbalan tak masuk akal. Apa tawaran gila pasutri itu? bagaimana nasib Namiya selanjutnya. Mampukah dia menjadi tiang kokoh sebagai tempat bergantung ketiga adik nya yang masih kecil?
10
81 Chapters
Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar
Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar
"Ibu pun dengan sabar telah merawatku, dari aku kecil hingga saat ini. Meski aku bukan anak kandungmu, tapi kasih sayangmu benar-benar tulus," balasnya seraya mengusap-usap pundaku. "Aku menyayangimu, Bu." Semakin ia bicara, semakin keras aku menangis. Andai dia tahu apa saja yang pernah kulakukan padanya, apakah ia masih akan tetap menyayangiku?
Not enough ratings
45 Chapters
Melahirkan anak untuk CEO
Melahirkan anak untuk CEO
"Lukas, jelaskan padanya!" "Baik, Tuan Muda." Pria tua berusia lima puluhan itu menyerahkan setumpuk kertas di depan Alena. "Silakan dibaca, Nona Alena." Meski tak paham akan situasi aneh itu, Alena melakukan apa yang dikatakan Lukas. Dia membawa kertas berjumlah lima lembar tersebut dan membacanya baik-baik. "Tidak .... aku tidak bisa," bisik Alena sedih. "Maaf, Tuan. Anda salah orang jika menganggap saya perempuan seperti itu!" Brak! Meja di depannya digebrak kasar oleh Harry. Lelaki bermata hijau itu menatapnya dengan sorot membunuh yang siap untuk menerkamnya seketika. Alena sampai terkejut, memundurkan tubuhnya ke belakang. "Aku memberimu satu miliar rupiah, tapi kau menolak untuk melahirkan anak untukku? Hei, gadis tak tahu diri, sepertinya kau menganggap dirimu sangat berharga!" Harry mencengkram jari-jari tangannya penuh amarah."Lukas, buang gadis sialan ini ke hutan!" perintah Harry kemudian. **** Halo, untuk lihat novel lainnya follow ig author yuk, kak. Ig : @butiran_debugn dan fb butiran debu. Terima kasih, semoga kalian suka dengan karya-karya author, ya.
9.6
346 Chapters
Anak Untuk Mas Agam
Anak Untuk Mas Agam
Ini kisah gadis SMA bernama lengkap Gentari Parwani yang terpaksa harus berhenti sekolah, sebab dikeluarkan oleh pihak sekolah karena dia berbuat kesalahan yang amat fatal dengan pacarnya, sayangnya sang pacar tidak mau bertanggung jawab. Hingga takdir membawanya bertemu pada lelaki tampan, seorang CEO ternama. Agam namanya, kehidupan Agam selalu dianggap sempurna oleh orang lain, tanpa mereka tahu. Kalau kehidupan lelaki yang sudah beristri itu tidak seindah yang dibayangkan. Lima tahun menikah dengan Anes, terjadi kejanggalan pada rumah tangga mereka, sampai kabar buruk membuat sepasang suami-istri itu mulai tak akur. Istrinya Anes kerap menyibukkan diri dan mengacuhkan Agam. Di saat Anes pergi maka tanpa segaja Gentari lah yang selalu mengisi kekosongan Agam.
10
7 Chapters

Related Questions

Saya Ingin Buku Rekomendasi Untuk Bacaan Ringan Sebelum Tidur?

4 Answers2025-10-18 18:15:46
Ada kalanya aku pengen menutup hari dengan bacaan yang benar-benar ringan—sesuatu yang bikin pikiran ngalir pelan sebelum tidur. Untuk mulai, aku selalu rekomendasikan 'Pangeran Kecil' karena ceritanya pendek, puitis, dan tiap bab seperti napas kecil yang menenangkan. Cocok kalau kamu mau sesuatu yang filosofis tapi nggak berat. Kalau ingin sesuatu yang hangat dan lucu, 'Yotsuba&!' (manga) selalu berhasil bikin aku tersenyum sebelum mataku terpejam; setiap stripnya pendek dan penuh momen sehari-hari yang menghibur. Kalau pengin cerita fiksi dewasa yang lembut, 'The Housekeeper and the Professor' itu manis—bahasanya halus dan bab-babnya cukup ringkas untuk ditamatkan dalam satu malam. Terakhir, untuk mood yang nostalgia dan adem, 'Totto-chan, Gadis Kecil di Jendela' bikin hati melunak. Biasanya aku baca dua atau tiga bab, matiin lampu, dan biarkan cerita menutup hari dengan tenang. Selalu berakhir dengan senyum kecil sebelum tidur.

Apa Rekomendasi Dongeng Sebelum Tidur Romantis Panjang Untuk Pasangan?

5 Answers2025-10-21 19:33:01
Ada satu format cerita pengantar tidur yang selalu bikin aku dan pasangan terbuai: cerita yang panjangnya seperti mini-seri, penuh detil kecil dan momen berulang yang bertumbuh seiring bab demi bab. Mulailah dengan dunia yang hangat—entah desa nelayan kecil dengan pelabuhan berlampu atau kafe di kota hujan—lalu kasih dua tokoh yang karakternya saling melengkapi: satu orang yang lambat bicara tapi perhatian, satu lagi yang cerewet tapi setia. Setiap malam pilih satu memori atau kejadian kecil (pertemuan pertama, pertengkaran konyol, kejutan ulang tahun) dan kembangkan jadi bab mini. Sisipkan lampu-lampu, bau kopi, bunyi hujan, atau detak jam agar suasana terasa nyata. Buat juga ritme: bab-babnya menutup dengan baris pengantar yang bisa diulang, misalnya kalimat kecil yang menjadi ‘nyanyian’ kalian, sehingga cerita terasa seperti ritual. Akhiri dengan adegan tenang—pelukan di bawah selimut, janji tanpa kata—biar pasangan bisa tidur dengan rasa aman. Percaya deh, konsistensi dan detail sederhana jauh lebih manis daripada drama besar; itu yang bikin cerita jadi tempat kembali di tiap malam.

Ada Ilustrator Terkenal Untuk Dongeng Sebelum Tidur Romantis Panjang?

5 Answers2025-10-21 12:17:51
Gaya ilustrasi klasik yang penuh kabut dan cahaya lembut selalu membuatku terbuai. Kalau kamu suka dongeng panjang yang bersuasana romantis—yang pas untuk dibacakan sebelum tidur—aku sering merekomendasikan para ilustrator era 'Golden Age' karena mereka piawai menangkap mood seperti itu. Nama-nama yang langsung muncul di kepalaku adalah Kay Nielsen, Arthur Rackham, Edmund Dulac, dan John Bauer. Karya-karya mereka punya palet warna redup, komposisi yang dramatis, serta detail pohon, gaun, dan bulan yang terasa sangat sinematik; contoh jelasnya adalah ilustrasi Kay Nielsen untuk 'East of the Sun and West of the Moon' yang dreamy banget. Di sisi kontemporer, Yoshitaka Amano punya sentuhan etereal yang cocok bila cerita lebih dewasa dan magis, sementara ilustrator seperti Shaun Tan mampu menghadirkan nuansa melankolis dan penuh metafora visual yang pas buat dongeng panjang dengan lapisan emosi. Untuk proyek bercita rasa romantis, aku biasanya sarankan menyatukan estetika klasik (garis halus, shading lembut) dengan palet warna modern supaya terasa hangat saat dibaca di kamar anak atau orang dewasa. Kalau kamu lagi cari ilustrator, perhatikan bagaimana mereka menggambar ekspresi halus, interaksi tokoh, dan latar yang memberi ruang bernafas—itu yang bikin dongeng panjang tetap menyentuh sampai halaman terakhir. Aku jadi pengen lagi buka koleksi lama dan baca pelan sambil menikmati ilustrasinya.

Bagaimana Anda Menulis Puisi Tentang Bunga Untuk Ibu?

3 Answers2025-10-20 11:21:38
Satu cara yang sering kucoba adalah memulai dari sebuah kenangan kecil. Aku suka membayangkan sebuah momen—misalnya tangan ibu yang membengkok menata vas bunga di meja makan, atau aroma basah dari tanah setelah ibu menyiram tanaman pagi-pagi. Dari situ aku menangkap detail sensorik: warna yang nempel di pelupuk mata, suara gesekan daun, rasa hangat cangkir teh yang diteguk sambil memandangi bunga. Detail kecil seperti itu yang membuat puisiku tidak klise karena pembaca bisa ikut berada di sana, mendengar dan mencium, bukan cuma membaca kata-kata kosong. Langkah praktis yang kulakukan selanjutnya adalah memilih metafora yang sederhana tapi tepat: bunga sebagai senyuman, sebagai rahasia yang mengepak, atau sebagai waktu yang mekar. Aku cenderung memakai kalimat pendek bergantian dengan baris yang sedikit lebih panjang untuk memberi ritme, lalu menutup dengan sapaan langsung ke ibu—bukan sekadar nama, melainkan sesuatu yang intim seperti 'tanganmu' atau 'malammu'. Contoh baris yang sering kuulang dalam draf: 'Bunga pagi ini membawa kenangan kopi dan tawa,' atau 'kamu seperti lili, tenang namun berani.' Setelah itu aku baca keras-keras, merapikan kata yang terasa canggung sampai ritme dan emosi nyambung. Puisi terbaik menurutku adalah yang terasa seperti surat; sederhana, hangat, dan mudah dilafalkan di depan ibu. Itu yang selalu membuat mataku berkaca-kaca tiap kali kubacakan untuknya.

Bagaimana Penyair Modern Menggubah Puisi Tentang Bunga?

3 Answers2025-10-20 14:52:29
Lukisan bunga di kepalaku sering dimulai dari hal sepele: sisa kopi di gelas, bau hujan yang menempel pada pot tanah liat, atau notifikasi yang muncul di layar ponsel. Aku suka mencoba menangkap itu semua menjadi baris—bukan baris yang rapi seperti katalog botani, melainkan potongan-potongan yang ditumpuk, dipotong, dan kadang ditempel dari teks lain. Misalnya, aku pernah menulis puisi yang mengambil kata-kata dari daftar harga bibit online dan menyusunnya ulang jadi soneta modern; hasilnya aneh tapi terasa jujur, seperti bunga yang tumbuh di retakan trotoar. Di halaman struktur, aku bermain dengan teknik: enjambment panjang untuk meniru akar yang merayap, baris pendek seperti serbuk sari, dan putih halaman sebagai ruang kosong yang sama pentingnya dengan teks. Visual juga penting—apa jadinya bunga tanpa gambar? Aku sering menggabungkan tipografi tebal, spasi, bahkan potongan foto untuk memberi tekstur. Tema ekologis masuk dengan mudah; bunga bukan cuma keindahan, tapi juga korban pembangunan dan perubahan iklim. Menulis tentang itu bikin puisiku terasa mendesak, bukan hanya dekoratif. Yang paling menyenangkan adalah reaksi—ketika pembaca mengirim pesan bilang mereka mencium bau melati padahal aku hanya menulis tentang lampu jalan dan aspal. Itu tanda puisi berhasil memancing indera. Jadi, bagiku, menggubah puisi tentang bunga hari ini berarti merangkul kebisingan modern tanpa mengabaikan kelembutan yang sebenarnya membuat bunga menarik: kebetulan, kerentanan, dan cara kita tetap berharap meski musim berubah.

Di Mana Anda Bisa Menemukan Antologi Puisi Tentang Bunga Lama?

4 Answers2025-10-20 15:34:25
Aku senang sekali menelusuri rak-rak pudar di toko buku bekas ketika mencari antologi puisi bertema 'bunga lama'. Mulai dari toko-toko kecil di sudut kota sampai pasar buku Minggu pagi, tempat-tempat itu sering menyimpan koleksi tak terduga: antologi lokal, cetakan tua, bahkan buletin komunitas yang memuat puisi bertema flora. Coba cari di perpustakaan daerah atau Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan kata kunci seperti 'bunga', 'puisi', 'antologi', atau nama-nama penyair yang memang suka memakai citra bunga—misalnya kamu bisa menemukan karya-karya Sapardi Djoko Damono dalam kumpulan seperti 'Hujan Bulan Juni' yang penuh metafora alam. Selain itu, jangan remehkan toko buku indie, zine kecil, dan penerbit lokal; mereka suka menerbitkan antologi tematik yang tidak dipasarkan luas. Kalau aku menemukan buku seperti itu, rasanya seperti menemukan surat cinta lama—penuh bau kertas dan memori. Selamat berburu, semoga kamu dapat sampul pudar dengan puisi yang membuat hati bergetar.

Apa Ciri Utama Puisi Elegi Adalah Penggunaan Bahasa Bagaimana?

4 Answers2025-10-20 12:09:05
Ada hal yang langsung kusadari setiap kali membaca elegi: bahasanya cenderung melankolis namun terkontrol. Aku sering tertarik pada bagaimana penyair memilih kata-kata yang sederhana tapi bermuatan—bukan melulu runtuhan metafora yang rumit, melainkan pilihan kata yang menimbulkan keheningan. Dalam elegi, kata sering dipadatkan sehingga tiap frasa membawa beban emosi; ada ritme lirikal yang mengalun perlahan, di mana jeda dan pengulangan berfungsi seperti napas yang menahan duka. Gaya bahasa juga sering bersifat personal dan langsung, meski bisa memakai citraan universal—langit, malam, sungai—sebagai cermin kehilangan. Aku merasakan penggunaan apostrof (panggilan pada yang tiada) dan pertanyaan retoris yang membuat pembaca diajak berduka bersama. Intinya, elegi memadukan kesedihan personal dengan estetika bahasa yang membuat rasa kehilangan terasa indah sekaligus mengena, dan itu selalu membuat aku berhenti sejenak saat membaca.

Struktur Puisi Elegi Adalah Seperti Apa Dalam Analisis Sastra?

4 Answers2025-10-20 15:53:18
Ada sesuatu yang selalu menarik perhatianku tentang elegi: ia seperti percakapan yang berbisik antara penyair dan ketiadaan. Dalam pengamatan aku, struktur elegi klasik biasanya bergerak melalui tiga tahap dasar—ratapan, pujian, dan penghiburan—namun bukanlah pola kaku. Pada bagian awal penyair sering membuka dengan ekspresi kehilangan yang intens, menggunakan citraan kuat dan pertanyaan retoris untuk menyoroti kekosongan. Di bagian tengah, nada bisa beralih menjadi reflektif atau dokumenter: kenangan tentang almarhum, pencatatan sifat-sifat mereka, atau pengakuan dosa dan penyesalan. Akhirnya ada upaya mencari penghiburan, entah lewat nasihat moral, pemaknaan ulang kematian, atau pengakuan tentang kelangsungan hidup dalam ingatan. Secara formal aku perhatikan bahwa elegi dapat memanfaatkan bentuk metrum tradisional—seperti pasangan elegiak pada tradisi klasik—atau justru memilih bentuk bebas dengan repetisi, enjambment, dan refrains untuk menekankan kehilangan. Yang membuat elegi berkesan bagi aku adalah pergeseran tonal: dari kepedihan ke penerimaan, walau penerimaan itu sering terasa pahit dan ambigu. Itu selalu meninggalkan rasa intim, seperti menerima surat dari teman yang sedang meratapi dunia, dan aku suka sekali merasakannya.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status