Berapa Harga Jengkol Pohon Per Kilo Di Pasaran?

2026-03-06 18:27:20
99
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

3 Answers

Nevaeh
Nevaeh
Ahli Novel Fotografer
Ngobrol soal jengkol tuh selalu bikin nostalgia. Dulu waktu kecil sering lihat nenek beli jengkol sekeranjang cuma Rp5.000! Sekarang harganya udah beda jauh. Dari pantauan terakhir di beberapa marketplace online, rata-rata dijual Rp30.000-Rp40.000 per kg dengan variasi harga tergantung kemasan dan tingkat kesegaran. Jengkol organik bisa lebih mahal lagi, ada yang sampe Rp50.000.

Yang unik, sekarang mulai banyak olahan jengkol kemasan seperti keripik atau jengkol rendang yang harganya jauh lebih tinggi per kilonya. Tapi tetap aja, jengkol mentah tawar polos masih jadi primadona buat dimasak sendiri. Buat penyuka jengkol, harga segitu worth it kok dibanding kenikmatan waktu menyantapnya sambil kumpul keluarga.
2026-03-10 05:36:23
7
Xander
Xander
Pembaca Setia IRT
Pernah lihat ibu-ibu di pasar tradisional nawar jengkol dengan semangat 45? Aku perhatikan harganya fluktuatif banget tergantung musim. Beberapa bulan lalu pas lagi panen raya, sempet nemu di kisaran Rp15.000-Rp20.000 per kilo. Tapi pas lagi langka, bisa meroket sampai Rp35.000! Yang bikin menarik, ukuran dan kualitas sangat mempengaruhi harga - jengkol muda dengan biji kecil biasanya lebih mahal karena teksturnya dianggap lebih empuk.

Dari pengalaman belanja di beberapa daerah, harga juga beda-beda. Di Jawa Barat misalnya, biasanya lebih murah ketimbang Jakarta karena dekat dengan sentra produksi. Lucunya, pedagang sayur langganan aku suka bilang, 'Mau mahal-mahal juga tetep laris, ini jengkol mah kesukaan orang Sunda!' Jadi kalau mau beli dalam jumlah banyak, mending cari koneksi ke petani langsung atau beli pas lagi musim panen.
2026-03-11 20:36:45
8
Jade
Jade
Pecinta Novel Pustakawan
Kemarin abis ngobrol sama tukang sayur keliling yang lewat depan rumah, dia kasih kabar harga jengkol lagi stabil di angka Rp25.000 per kilogram. Katanya sih karena sekarang lagi musim panen di beberapa daerah seperti Garut dan Tasikmalaya. Tapi dia juga bilang, harga bisa melambung tinggi mendekati lebaran atau hari-hari besar lainnya, apalagi buat jengkol dengan kualitas super yang bijinya gede-gede.

Menurut penuturannya, ada trik khusus memilih jengkol segar - kulitnya harus mulus tanpa bercak hitam, dan kalau digoyang-goyang nggak bunyi (tanda bijinya masih padat). Aku sendiri lebih suka beli di pasar pagi buta biar dapat yang masih fresh. Tukang sayur itu malah saranin, 'Kalau mau lebih murah, belinya hari Selasa atau Rabu, soalnya pas tengah minggu permintaan biasanya turun.'
2026-03-12 08:11:08
7
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Apa perbedaan jengkol pohon dan jengkol biasa?

3 Answers2026-03-06 19:43:23
Pernah dengar orang bilang 'jengkol pohon' dan bingung apa bedanya dengan jengkol biasa? Aku sempet penasaran banget waktu pertama nemu istilah ini di pasar tradisional. Ternyata, jengkol pohon itu sejenis jengkol liar yang tumbuh di hutan atau pegunungan, ukurannya lebih kecil dan bentuknya agak melengkung dibanding jengkol biasa. Rasanya? Lebih pahit dan aromanya jauh lebih menyengat! Katanya sih kandungan mineralnya lebih tinggi karena tumbuh alami tanpa perawatan manusia. Yang bikin menarik, jengkol pohon sering dianggap 'jengkol premium' oleh sebagian orang karena langka dan sulit dicari. Tapi buat aku pribadi, teksturnya lebih keras dan butuh waktu lama buat direbus sampai empuk. Kalau jengkol biasa lebih mudah diolah jadi berbagai masakan kayak semur atau sambal. Jadi tergantung selera sih, mau yang autentik atau yang praktis.

Berapa harga bahan wedang uwuh per kilo di pasaran?

5 Answers2026-06-22 05:22:19
Kalau bicara harga wedang uwuh, ini tergantung banget sama kualitas bahan dan lokasi belinya. Di pasar tradisional Jogja, biasanya campuran rempahnya dijual per paket siap racik sekitar Rp15.000-Rp30.000. Tapi kalo beli bahan mentah terpisah di tingkat grosir, kayak kayu secang kering bisa Rp50.000/kg, sedangkan jahe, kayu manis, dan cengkeh harganya fluktuatif tergantung musim. Yang menarik, tren wedang uwuh kemasan instan akhir-akhir ini bikin harga bahan dasar agak naik. Pernah lihat di e-commerce, daun pala kering sampai dihargai Rp75.000/kg karena permintaan dari usaha minuman kekinian. Jadi mending beli langsung ke petani rempah di daerah Wonosobo atau Temanggung kalau mau harga lebih miring.

Apa manfaat jengkol pohon untuk kesehatan tubuh?

3 Answers2026-03-06 18:44:35
Jengkol sering dianggap hanya sebagai bahan makanan yang kontroversial karena baunya, tetapi sebenarnya memiliki banyak manfaat kesehatan yang jarang diketahui. Tanaman ini kaya akan protein, serat, dan mineral seperti kalsium dan fosfor, yang penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, kandungan zat besinya membantu mencegah anemia dengan meningkatkan produksi sel darah merah. Yang menarik, jengkol juga mengandung antioksidan alami seperti flavonoid dan polifenol yang melawan radikal bebas penyebab penuaan dini dan penyakit kronis. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa ekstrak jengkol bisa membantu mengontrol kadar gula darah, menjadikannya pilihan menarik bagi penderita diabetes. Tentu saja, konsumsinya harus tetap dalam batas wajar untuk menghindari efek samping seperti gangguan ginjal.

Apakah jengkol pohon aman dikonsumsi setiap hari?

3 Answers2026-03-06 15:49:56
Sebaiknya kita memahami dulu apa itu jengkol pohon sebelum membahas konsumsinya sehari-hari. Jengkol pohon, atau yang sering disebut 'jengkol', sebenarnya mengandung asam jengkolat yang bisa menyebabkan keracunan jika dikonsumsi berlebihan. Gejalanya mulai dari nyeri perut hingga gangguan ginjal. Tapi, di sisi lain, jengkol juga kaya protein dan serat, lho. Aku pernah baca penelitian yang bilang konsumsi dalam jumlah wajar—misalnya seminggu sekali—masih aman. Tapi setiap hari? Hmm, menurutku agak riskan. Apalagi kalau punya riwayat masalah ginjal. Yang menarik, di beberapa daerah, jengkol malah jadi bahan makanan sehari-hari dengan pengolahan khusus seperti direndam atau difermentasi dulu. Tapi tetap saja, efeknya bisa berbeda-beda tiap orang. Ada temanku yang doyan banget jengkol goreng, tapi akhirnya harus ke UGD karena kebanyakan. Jadi, saran aku: nikmati sesekali, jangan dijadikan rutinitas harian.

Di daerah mana jengkol pohon paling banyak ditemukan?

3 Answers2026-03-06 20:22:01
Jengkol atau 'Archidendron pauciflorum' itu tanaman yang cukup unik karena tumbuh subur di wilayah tropis dengan curah hujan tinggi. Kalau mau cari spot dengan pohon jengkol terbanyak, Jawa Barat dan Sumatera jadi nominasi utama. Aku pernah road trip ke Garut dan Bandung, di sana pohon jengkol sering dijumpai di pekarangan warga atau kebun campuran. Yang bikin menarik, masyarakat Sunda bahkan punya festival kuliner berbahan jengkol! Daerah seperti Bogor juga dikenal sebagai 'kota hujan' sekaligus surga jengkol karena iklimnya mendukung pertumbuhannya. Di Sumatera, terutama Sumatera Barat, jengkol malah jadi bahan masakan khas seperti rendang jengkol. Fenomena ini nggak cuma soal geografi, tapi juga budaya—jengkol sudah jadi bagian dari identitas lokal.

Bagaimana cara mengolah jengkol pohon agar tidak bau?

3 Answers2026-03-06 00:30:03
Jengkol pohon memang terkenal dengan aromanya yang khas, tapi jangan khawatir, ada beberapa trik untuk mengurangi baunya. Pertama, cuci bersih jengkol dan rendam dalam air garam selama semalaman. Air garam membantu menetralkan senyawa sulfur yang menyebabkan bau. Setelah itu, rebus jengkol dengan daun salam atau serai untuk memberi aroma tambahan yang lebih segar. Kalau mau lebih ekstrem, coba goreng jengkol sampai garing. Proses penggorengan bisa mengurangi bau secara signifikan. Oh iya, jangan lupa buang kulit arinya dengan benar karena bagian itu sering jadi sumber bau menyengat. Setelah diolah, jengkol siap disajikan dengan sambal atau jadi campuran semur.

Berapa harga ikan montok per kilo di pasar tradisional?

2 Answers2026-02-13 16:02:40
Ikan montok itu salah satu favoritku buat dimasak jadi pepes atau digoreng crispy. Kalau ingat aroma rempahnya yang nendang pas dibakar, langsung ngiler deh! Harganya sendiri di pasar tradisional biasanya sekitar Rp25.000-Rp40.000 per kilo tergantung musim. Pas musim penghujan begini nelayan sering dapat hasil melimpah, jadi bisa dapet harga Rp28.000-an. Tapi waktu kemarau kemarin sempet nyentuh Rp45.000 lho karena susah dapet. Yang bikin menarik, ukuran ikan juga pengaruh banget harganya. Yang kecil-kecil biasa lebih murah karena isinya duri, sedangkan yang besar dan montok sempurna bisa premium harganya. Tips dari ibu-ibu penjual langgananku: beli pas pagi butuh biar dapet yang masih segar dan pilihan. Oh iya, di Pasar Minggu harganya biasanya lebih bersaing dibanding Pasar Santa!
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status