Di Mana Lokasi Hotel Yamato Sekarang?

2026-01-25 09:29:25 151

5 답변

Piper
Piper
2026-01-28 10:38:35
Hotel Yamato? Oh, itu tempat bersejarah yang iconic di Surabaya! Sekarang bangunannya masih berdiri megah di Jl. Tunjungan no. 65, tapi fungsinya sudah berubah menjadi gedung PT. PLN. Dulu di tahun 1945, peristiwa perobekan bendera Belanda terjadi di sini - moment heroik yang sampai difilmkan dalam 'Merah Putih Memanggil'. Aku pernah jalan-jalan ke sana tahun lalu, dan meski bukan lagi hotel, arsitektur kolonialnya masih terawat baik. Ada plakat peringatan juga di depannya.

Yang menarik, lantai atas gedung ini konon masih mempertahankan beberapa elemen asli hotel zaman dulu. Kalau lewat Tunjungan, coba deh perhatikan detail facade-nya yang klasik. Aku suka membayangkan bagaimana suasana hotel ini di era 40-an ketika menjadi simbol perjuangan.
Yara
Yara
2026-01-28 11:02:30
Dulu penasaran banget sama lokasi Hotel Yamato setelah nonton film 'Battle of Surabaya'. Ternyata bekas hotel legendaris itu sekarang menempati gedung PLN di Jalan Tunjungan. Arsitekturnya masih menunjukkan gaya art deco yang megah. Aku suka cara pemerintah Surabaya mempertahankan bangunan bersejarah seperti ini - tidak dihancurkan, tapi diberi fungsi baru. Kalau perhatikan detailnya, masih ada nuansa colonial Belanda yang kuat di struktur bangunannya.
Zara
Zara
2026-01-29 08:18:20
Kalau sedang jalan-jalan di Surabaya, jangan lupa mampir ke bekas Hotel Yamato di Jl. Tunjungan! Sekarang jadi kantor PLN, tapi nilai sejarahnya membuatnya istimewa. Aku pertama kali tahu tentang tempat ini dari komik 'Hari-Hari di Yamato' yang menggambarkan suasana tahun 1945. Seru bisa melihat langsung lokasi yang dulu jadi saksi bisik perlawanan arek-arek Suroboyo.
Owen
Owen
2026-01-30 05:36:21
Ternyata bekas Hotel Yamato itu sekarang jadi kantor PLN wilayah Surabaya! Lokasinya persis di jantung kota, dekat dengan Tunjungan Plaza. Aku baru tahu setelah baca buku 'Surabaya 1945' yang menyebut transformasi tempat ini. Meski fungsi berubah, nilai sejarahnya tetap hidup - bahkan jadi salah satu spot wisata heritage. Pernah ikut tur keliling Surabaya dan guide bercerita dengan sangat vivid tentang peristiwa perobekan bendera di sini.
Wesley
Wesley
2026-01-31 00:09:04
Sebagai pecinta sejarah, aku selalu tertarik mengunjungi situs-situs penting seperti bekas Hotel Yamato. Lokasinya sekarang di Tunjungan, Surabaya - tepatnya di gedung PLN. Meski sudah 70+ tahun berlalu sejak peristiwa perobekan bendera, aura heroiknya masih terasa. Uniknya, bagian depan gedung masih mempertahankan desain asli dengan pilar-pilar besar yang iconic.
모든 답변 보기
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요

관련 작품

Misteri Cinta di Lokasi KKN
Misteri Cinta di Lokasi KKN
"Dek, lihat di sana ...." Seorang ibu menunjuk ke arah sebuah bukit. "Itu bukit Manau." Aku yang tidak mengerti maksud ibu itu hanya terbengong, menanti perkataan selanjutnya. "Di sana manusia harimau bersemayam, konon kalau ada wanita cantik di waktu magrib masih mandi di sungai, akan diculik dan dijadikan pengantinnya." "Apa?" ***** "Jadi kau yang sudah sebesar ini belum pernah punya pacar, Lid?" tanya Rani teman se-posko "Iya,ada aja halangannya. Kalau aku suka sama itu orang, dia yang tidak suka. Kalau orang itu yang suka, aku yang tidak suka, gitu aja terus, gak pernah ada yang clik." "Lidia, mungkin hatimu memang dipersiapkan untuk seseorang yang istimewa, siapa tahu kau dapat jodoh di lokasi KKN ini." "Di lokasi KKN ini? Siapa?" "Siapa tahu dokter Idhar, Bang Joseph, atau Rasyid." Rani menyebutkan nama dengan percaya diri "Kalau masih ada pilihan itu bukan seseorang istimewa," jawabku geram. "Kalau tidak, seorang lelaki misterius ...."
10
|
81 챕터
TAKDIRKU GILA, ISTRIKU DI MANA-MANA
TAKDIRKU GILA, ISTRIKU DI MANA-MANA
Aku jenius yang menguasai segalanya. Tapi apa gunanya… jika aku hanya punya satu bulan untuk hidup? Li Mingzi adalah anomali dalam dunia kultivasi. Di usia 22 tahun, dia telah menguasai beladiri, feng shui, pengobatan, racun, hingga formasi kuno, pencapaian yang biasanya membutuhkan ratusan tahun. Dia ditakdirkan menjadi pewaris Aula Bintang. Lalu kutukan itu datang. Darah Emas, kekuatan yang seharusnya menjadi berkah, justru berubah menjadi racun yang menggerogoti tubuhnya dari dalam. Waktu tersisa tiga puluh hari. Satu-satunya cara untuk bertahan hidup… adalah melalui kultivasi ganda dengan tujuh wanita yang telah ditentukan sejak lama. Masalahnya? Li Mingzi, yang tak terkalahkan dalam pertempuran dan tak tertandingi dalam ilmu… tidak tahu apa-apa tentang hati wanita. Tujuh wanita. Tujuh rintangan. Satu nyawa yang terus terkikis. Di saat yang sama, bayang-bayang masa lalu mulai bangkit, pengkhianat di Aula Bintang, musuh yang bergerak dalam diam, dan rahasia ribuan tahun yang perlahan terkuak. Li Mingzi bisa menaklukkan musuh mana pun. Tapi kali ini… bisakah dia menaklukkan tujuh hati sebelum waktunya habis?
10
|
55 챕터
Wanita Kesepian di Lokasi Proyek
Wanita Kesepian di Lokasi Proyek
Aku seorang wanita lajang yang bekerja di lokasi konstruksi. Banyak pria yang berfantasi tentang aku, dan lambat laun aku menjadi alat ....
|
10 챕터
Cinta Bersemi Di Lokasi Proyek
Cinta Bersemi Di Lokasi Proyek
Seorang wanita datang ke lokasi proyek. Semua orang mengira aku wanita murahan dan mencoba mendekatiku demi kesenangan…
|
10 챕터
Gadis Kecil Di Kamar Hotel
Gadis Kecil Di Kamar Hotel
President Suite Room. Hotel bintang empat. Puncak. Ketukan di pintu menyadarkan lamunanku. "Titipan dari bawah, Pak." Seorang pesuruh mengantarkan seorang gadis belia yang takut-takut di ambang pintu. "Duduk!" perintahku pada gadis muda itu. "Tapi, Tuan?" "Baru pertama kali?" Ia mengangguk seiring air mata yang membasahi pipinya. "Saya mohon jangan, Tuan." "Kalau tidak mau kenapa ke sini? Hadiah gratifikasi tubuh manusia atas nama bisnis. *** BEST SELLER versi cetak
10
|
19 챕터
Di mana Rindu ini Kutitipkan
Di mana Rindu ini Kutitipkan
Adi Nugraha atau Nugie, lelaki muda yang besar dalam keluarga biasa. Namun karakternya saat ini terbentuk dari masa kecilnya yang keras. Nugie dididik orangtuanya menjadi seorang pejuang. Meskipun hidup tidak berkelimpahan harta, tapi martabat harus selalu dijaga dengan sikap dan kerendahatian. Hal itu yang membuat Nugie menjadi salah satu orang yang dipercaya atasannya untuk menangani proyek-proyek besar. Jika ada masalah, pelampiasannya tidak dengan amarah namun masuk dalam pekerjaannya. Seolah pembalasannya dengan bekerja, sehingga orang melihatnya sebagai seorang yang pekerja keras. Namun, sosok Nugie tetap hanya seorang lelaki biasaya. Lelaki yang sejak kecil besar dan terlatih dalam kerasnya hidup, ketia ada seorang perempuan masuk dalam hidupnya dengan kelembutan Nugie menjadi limbung. Kekosongan hatinya mulai terisi, namun begitulah cinta, tiada yang benar-benar indah. Luka dan airmata akan menjadi hiasan di dalamnya. Begitulah yang dirasakan Nugie, saat bertemu dengan Sally. Ketertatihan hatinya, membuat ia akhirnya jatuh pada Zahrah yang sering lebih manja. Hal itu tidak membuat Nugie terbebas dalam luka dan deritanya cinta, tapi harus merasakan pukulan bertubi-tubi karena harus menambatkan hatinya pada Sally atau Zahrah.
10
|
17 챕터

연관 질문

Siapa Pemeran Hotel Del Luna Yang Menyanyikan OST?

3 답변2025-10-27 07:34:43
Ada satu fakta yang selalu bikin aku tersenyum tiap memikirkan adegan-adegan penuh nostalgia di 'Hotel del Luna'. Aku lumayan fanatik sama drama ini, dan salah satu hal yang paling kena di hati adalah suara yang mengiringi momen-momen penting. Orang yang juga ikut menyanyikan soundtrack adalah IU — atau Lee Ji-eun — yang memerankan Jang Man-wol. Bukan cuma aktingnya yang kuat, suaranya memang punya warna yang cocok banget sama atmosfer drama: kadang sendu, kadang melankolis, dan selalu terasa intimate. Sebagai penonton yang suka memperhatikan detail produksi, aku selalu merasa kehadiran penyanyi yang juga pemain membuat ikatan emosi antara karakter dan musik jadi lebih dalam. Waktu adegan-adegan klimaks, tahu bahwa suara yang mengalun itu keluar dari mulut pemeran utama bikin semuanya terasa lebih personal. Jadi, kalau ditanya siapa pemeran yang menyanyikan OST 'Hotel del Luna', jawab singkatnya: IU (Lee Ji-eun). Aku suka bagaimana itu menambah layer ekstra ke karakternya, bikin setiap lagu terasa seperti curahan hati Jang Man-wol sendiri.

Apa Profil Pemeran Hotel Del Luna Dan Karier Mereka?

3 답변2025-10-27 03:30:31
Ada satu hal tentang Jang Man-wol yang selalu bikin aku tergelitik tiap nonton ulang 'Hotel Del Luna' — peran itu dibawakan oleh Lee Ji-eun, yang kita kenal sebagai IU, dan dia benar-benar jadi magnet acara ini. IU memulai kariernya sebagai penyanyi pada 2008 dan perlahan berkembang jadi singer-songwriter yang disegani, tetapi dia juga merambah dunia akting sejak awal 2010-an lewat serial seperti 'Dream High'. Peralihan dia ke peran-peran serius terbilang mulus; penampilan di 'My Mister' sebelum 'Hotel Del Luna' semacam pemanasan yang menunjukkan kematangan aktingnya. Di 'Hotel Del Luna' dia memerankan Jang Man-wol dengan nuansa yang kompleks — galak, rapuh, penuh humor gelap, dan tragis sekaligus — dan itu menegaskan reputasinya sebagai artis multi-talenta. Di sisi lain, Goo Chan-sung dimainkan oleh Yeo Jin-goo, yang punya perjalanan karier berbeda. Aku selalu terkesan melihat bagaimana dia tumbuh dari aktor cilik menjadi leading man yang tenang dan ekspresif. Peran-peran awalnya sebagai anak dalam drama besar memberinya dasar emosi yang kuat; kemudian dia ambil proyek film dan drama dewasa yang menantang; di 'Hotel Del Luna' chemistry-nya dengan IU memperlihatkan sisi lembut dan bertanggung jawab dari karakternya. Secara keseluruhan, serial ini menonjolkan dua karier yang berjalan paralel dan saling melengkapi: IU sebagai idola-berbakat-bertransformasi dan Yeo Jin-goo sebagai aktor yang mapan sejak kecil. Aku selalu merasa nonton mereka beradu akting itu seperti menyaksikan dua bintang yang benar-benar tahu cara mengangkat cerita ke level berikutnya.

Apakah Makna Lagu Spring Day Bts Terkait Peristiwa Sejarah Tertentu?

1 답변2025-11-01 18:56:03
Ada sesuatu tentang lagu 'Spring Day' yang bikin banyak orang, termasuk aku, merasakan campuran rindu dan duka setiap kali nadanya muncul di playlist. Lagu ini dirilis pada 2017 sebagai bagian dari era 'You Never Walk Alone' dan dari awal memang terasa sarat emosi—lagu yang pelan, melankolis, tapi penuh harap. Secara eksplisit, BTS nggak pernah bilang, “Ini tentang peristiwa X,” mereka lebih memilih bahasa simbolis dan personal: kehilangan, kerinduan, dan penantian. Karena itu banyak pendengar, terutama di Korea Selatan, mengaitkan lirik dan visualnya dengan tragedi nyata yang masih membekas di ingatan publik, khususnya peristiwa tenggelamnya kapal Sewol pada 2014. Simbol-simbol dalam video musik dan baris-baris tentang menunggu, salju yang tak kunjung berhenti, atau benda-benda yang tersisa setelah kepergian, terasa resonan dengan suasana duka kolektif yang ditimbulkan oleh kejadian itu. Meski begitu, penting dicatat bahwa interpretasi ini lebih datang dari penonton dan konteks sosial-kultural daripada pernyataan resmi dari grup. BTS memang sering membuat karya yang bisa diartikan pada berbagai level—personal, sosial, bahkan historis—supaya pendengar bisa memasukkan pengalaman sendiri ke dalamnya. Jadi, sementara banyak yang merasa 'Spring Day' memanggil kenangan dan emosi terkait Sewol, lagu ini juga bekerja sebagai lagu tentang rindu antarindividu: kehilangan seorang teman, merindukan masa lalu, menunggu pertemuan yang mungkin terjadi di musim semi kelak. Itu kenapa lagu ini terasa universal—bisa dipakai untuk mengenang momen kolektif, tapi juga sekadar sebagai soundtrack saat kangen seseorang. Secara pribadi, bagian paling kuat dari lagu ini bagi aku adalah bagaimana melodi dan liriknya memberi ruang untuk berduka tapi tetap menggandeng harapan. Lagu ini nggak menutup luka; malah mengakui bahwa menunggu dan merindukan itu bagian dari proses. Di lingkungan fandom dan masyarakat, 'Spring Day' sering jadi titik kumpul emosi—tempat orang berbagi cerita tentang kehilangan, baik yang berskala nasional maupun sangat pribadi. Itu yang membuatnya bertahan sebagai lagu yang meaningful; bukan hanya karena kemungkinan rujukannya ke peristiwa sejarah tertentu, tapi karena ia memungkinkan banyak orang menemukan kata-kata untuk perasaan yang sulit dijelaskan. Jadi, singkatnya: banyak orang melihat hubungan antara 'Spring Day' dan peristiwa sejarah seperti tragedi Sewol karena kesamaan tema dan citra, tapi BTS sendiri tidak mengklaim satu interpretasi tunggal. Yang paling indah mungkin justru kebebasan interpretasi itu—kamu bisa merasakan lagu ini sebagai curahan kerinduan pada seseorang, atau sebagai penghormatan pada memori kolektif; dua-duanya sah. Bagi aku, lagu ini tetap jadi pengingat bahwa rindu itu wajar dan bahwa harapan kecil bisa jadi penghangat di musim dingin hati.

Apakah Ulasan Manhattan Hotel Membahas Sarapan Dan Menu?

4 답변2025-10-23 19:13:19
Ada satu hal yang selalu bikin aku geser ke bagian komentar kalau lagi mau pesan kamar: soal sarapan. Di sebagian besar ulasan Manhattan Hotel yang kubaca, sarapan memang sering jadi topik utama — orang-orang ngomongin mulai dari jam buka, apakah sarapan sudah termasuk di tarif kamar, sampai variasi buffet atau menu ala carte. Ada yang memuji keberagaman pilihan (roti, telur dimasak sesuai pesanan, hidangan lokal), ada juga yang fokus mengeluh soal kopi yang kurang nendang atau meja yang cepat kosong saat jam sibuk. Selain itu, banyak review yang menyertakan foto piring dan penilaian nilai versus harga; ini berguna banget buat nentuin ekspektasi. Beberapa tamu juga menyinggung opsi untuk diet khusus atau alergi, serta pengalaman dengan layanan kamar saat memesan sarapan ke kamar. Intinya, kalau kamu pengin tahu soal menu dan kualitas sarapan di Manhattan Hotel, baca bagian komentar itu — biasanya lengkap dan detail. Aku sendiri sering nge-scroll foto-foto sarapan untuk nentuin mood pagi pas liburan, dan review-review itu sangat membantu buat aku merasa lebih siap sebelum check-in.

Apakah Ulasan Manhattan Hotel Menyoroti Kebisingan Malam Hari?

4 답변2025-10-23 11:21:12
Banyak review memang menyinggung soal kebisingan di malam hari, dan aku perhatikan itu selalu jadi topik panas ketika orang menilai hotel yang ada di pusat kota. Aku sering membaca komentar yang mengatakan suara lalu lintas, musik dari bar sekitar, atau suara orang lewat terdengar jelas tergantung kamar dan lantai. Beberapa tamu bilang kamar di sisi jalan utama hampir seperti duduk di pojok kafe yang bising, sementara tamu lain yang dapat kamar menghadap taman melaporkan malam yang relatif tenang. Dari pola ini saya simpulkan: ulasan memang menyoroti kebisingan, tapi konsensusnya bergantung pada lokasi kamar, hari (akhir pekan biasanya lebih ramai), dan kualitas jendela. Kalau kamu mau mengurangi risiko terganggu, banyak ulasan merekomendasikan minta kamar di lantai atas, minta sisi dalam gedung, atau tanya soal jendela berlapis. Beberapa menyebut staf responsif saat diminta pindah kamar. Jadi intinya, iya—kebisingan sering dibahas, tapi ada cara praktis untuk mengatasinya dan pengalaman bisa jauh berbeda antar tamu.

Peristiwa Apa Yang Membentuk Arti Lagu Trouble Is A Friend?

4 답변2025-10-26 08:54:19
Mendengarkan 'Trouble Is a Friend' selalu bikin ingat momen-momen kecil yang sebenarnya besar dalam hidupku. Lagu itu bagiku bukan cuma soal sebuah trouble abstrak, melainkan kumpulan kejadian ulang — pertengkaran yang tak habis-habisnya, kegagalan kecil yang menumpuk, dan rasa cemas sebelum tidur. Ada baris yang terasa seperti orang yang pernah ada di sampingku: nggak kasat mata tapi selalu tahu cara mengganggu ritme harian. Di masa kuliah aku sering memutar lagu ini ketika ngerjain tugas tengah malam atau setelah debat keluarga soal rencana hidup. Kehadirannya mempertegas bahwa masalah itu datang berulang, kadang lucu, kadang menyebalkan, dan kita belajar menari dengannya. Untukku, peristiwa yang membentuk arti lagu ini bukan satu tragedi besar melainkan tumpukan hari-hari kecil—kartu pos yang selalu datang dari masa lalu. Irama yang ceria justru menonjolkan kontras: masalah tak selalu menghancurkan, tapi ia mengajarkan caraku bertahan. Aku pulang dari setiap putarannya dengan merasa agak lebih siap untuk menghadapi hari berikutnya.

Di Mana Lokasi Utama Peristiwa 17 Oktober 1952 Terjadi?

4 답변2025-11-25 12:34:10
Membicarakan Peristiwa 17 Oktober 1952 selalu mengingatkanku pada kompleksitas sejarah Indonesia. Peristiwa ini berpusat di Jakarta, tepatnya di sekitar Lapangan Ikada (sekarang Lapangan Monas). Saat itu, ribuan rakyat berkumpul untuk memprotes kebijakan pemerintah yang dianggap tidak memihak rakyat kecil. Aku sering membayangkan bagaimana suasana saat itu—teriakan massa, ketegangan di udara, dan keberanian mereka yang turun ke jalan. Lapangan Ikada bukan sekadar lokasi fisik, tapi simbol perlawanan rakyat jelata. Aku pernah membaca memoar seorang saksi mata yang menggambarkan bagaimana pepohonan di sekitar area itu menjadi saksi bisu perjuangan mereka. Kini, Monas berdiri megah di tempat yang sama, tapi sedikit yang menyadari tanah itu pernah menyerap keringat dan darah para pejuang. Sejarah seperti ini mengajarkan kita untuk tidak melupakan akar perlawanan terhadap ketidakadilan.

Apakah Ada Promo Menginap Di Hotel Emma Malang Akhir Pekan Ini?

4 답변2026-02-12 17:22:44
Kebetulan kemarin aku lagi browsing info hotel di Malang buat rencana liburan, dan sempat ngecek promo di 'Hotel Emma'. Akhir pekan ini mereka ada diskon 20% untuk kamar superior kalo booking via aplikasi resminya sebelum Jumat malam. Lumayan banget buat ngirit budget! Dapet juga info tambahan dari temen yang pernah nginep di sana, katanya fasilitasnya oke dengan kolam renang indoor dan breakfast menu lokal. Cuma emang kadang kamar tipe promo cepat penuh, jadi better cepetan reserve. Aku sendiri penasaran mau nyoba ambiance retro mereka yang katanya instagramable banget.
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status