Ini topik yang selalu bikin semangat nerd dalam diriku menyala: Doctor Doom memang salah satu villain paling ikonik, tapi dia juga pernah dikalahkan berkali-kali oleh berbagai pahlawan dan entitas Marvel—tergantung siapa yang ngetik cerita dan konteksnya. Secara klasik, lawan bebuyutannya adalah Reed Richards dan keluarga 'Fantastic Four'. Reed bukan cuma
mengalahkan Doom dalam duel fisik; seringkali kemenangan Reed lebih ke sisi intelektual dan strategi—menerobos rencana Doom, menjinakkan teknologi, atau menemukan titik lemah psikologisnya. Jadi kalau
ditanya siapa yang pernah mengalahkan Doom, Reed dan timnya jelas daftar teratas yang muncul di banyak cerita.
Selain Reed dan 'Fantastic Four', ada banyak karakter lain yang sempat menumpas rencana Doom atau mengalahkannya langsung. Contohnya Doctor Strange: karena Doom juga pakai sihir, Strange sering jadi penantang setara di ranah mistis dan beberapa kali memojokkan Doom lewat kekuatan magis. Untuk konfrontasi fisik dan kekuatan super, tokoh seperti The Thing, Thor, atau bahkan Avengers kolektif pernah membuat Doom kalah secara tempur di berbagai arc. Di level yang lebih kosmik, tokoh-tokoh seperti Molecule Man dan anak Reed, Franklin Richards, punya skala kekuatan yang jauh melebihi Doom sehingga mereka bisa menundukkan atau merombak realitas sampai Doom kewalahan. Ada juga momen ketika entitas yang lebih besar dari alam semesta, misalnya Beyonder di 'Secret Wars', membuat Doom tak berkutik—itu contoh bagaimana batas Doom jelas ketika berhadapan dengan kosmik-level power.
Satu hal menarik: Doom sering kalah bukan cuma karena kalah tarung, tapi karena hubris-nya sendiri. Karakternya ditulis penuh kecerdasan, ambisi, dan rasa superioritas; itu yang sering memutuskan langkahnya sendiri. Banyak cerita menampilkan Doom sebagai antagonis yang hampir menang, atau bahkan sempat menjadi 'featured ruler', lalu jatuh karena kesombongan, persaingan internal, atau taktik lawan yang lebih licik. Aku suka gimana penulis kadang mempermainkan konflik ini—Doom bisa menjadi ancaman absolut di satu arc, lalu di arc lain dia cuma terpojok oleh siasat sederhana.
Jadi ringkasnya (tapi bukan kata penutup yang biasa), banyak karakter Marvel pernah mengalahkan Doom: Reed Richards dan 'Fantastic Four' sebagai
musuh bebuyutan yang sering menundukkannya, Doctor Strange di ranah mistis, pahlawan kuat seperti Thor atau The Thing di perkelahian langsung, dan figur kosmik seperti Molecule Man atau Franklin Richards saat skala kekuatan melewati Doom. Yang paling seru adalah melihat bagaimana setiap kekalahan menggarisbawahi kelemahan berbeda dari Doom—dan itu yang bikin karakternya tetap menarik untuk diikuti. Aku selalu senang ngamatin cara penulis bikin Doom jatuh, karena kadang kekalahan kecil itu malah bikin dia terasa lebih manusiawi (atau lebih berbahaya setelah bangkit lagi).