Ada sesuatu yang magis tentang bagaimana film terbaru ini menghidupkan kembali karakter Putri Dadak dengan sentuhan modern. Sejauh yang saya tahu, peran itu diperankan oleh Maudy Ayunda, dan menurut saya pilihan casting-nya brilian. Dia membawa kombinasi keceriaan dan kedalaman yang pas untuk karakter ini. Saya ingat betul penampilannya di 'Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan' dulu, dan gaya akting naturalnya cocok banget untuk versi Putri Dadak yang lebih relatable. Film ini juga memberikan twist menarik pada cerita rakyat klasik, jadi bukan sekadar adaptasi biasa.
Yang bikin saya semakin excited, ternyata sutradaranya adalah Joko Anwar. Gabungan Maudy dengan visi sinematik Joko itu jaminan kualitas. Dari trailer yang sudah beredar, kostum dan set design-nya juga detail banget, kayak dunia dongeng tapi dengan nuansa sedikit darker. Saya udah ngebet banget nonton ini sejak pertama lihet teasernya di Instagram. Pasti bakal jadi salah satu film lokal terbaik tahun ini, apalagi dengan tim kreatif di belakangnya yang solid.
Baru kemarin saya ngobrol sama teman yang kerja di post-production film itu, dan dia bilang Maudy Ayunda benar-benar totalitas dalam memerankan Putri Dadak. Katanya ada adegan di mana dia harus latihan dance khusus selama sebulan untuk satu scene musical. Keren sih dedikasinya, padahal kan dia juga masih sibuk kuliah S2 di luar negeri. Menurut gosip yang beredar, chemistry-nya dengan pemeran Pangeran juga dikatakan sangat natural di layar. Saya sih nggak sabar lihat hasil akhirnya di bioskop!
2026-07-16 23:45:34
2
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Terlahir Kembali: Balas Dendam Putri Yang Terbuang
Yu.Az.
9.9
107.1K
Dicap sebagai putri palsu keluarga Adipati Dirgantara, Elena hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penghinaan. Tiga tahun ia menanggung siksaan, hingga akhirnya kepalanya dipenggal oleh orang yang paling ia cintai, yaitu Putra Mahkota Daniel karena fitnah dari sang putri asli, Kanaya.
Tapi takdir memberinya kesempatan kedua. Elena terlahir kembali sebelum semuanya hancur, Elena tak lagi gadis lemah yang rela diinjak. Ia akan meninggalkan keluarga Adipati yang kejam, mencari keluarga kandungnya yang sesungguhnya, dan menuntut balas pada mereka yang pernah menghancurkannya.
Ana Merwin hanya pelayan dapur istana—hingga takdir memaksanya menggantikan sang putri dalam pernikahan politik. Dia dipaksa menikahi The Black Phantom, Pangeran Leonhart yang dikenal buruk rupa, dingin dan menakutkan.
Namun, setelah mahkota dikenakan di kepalanya, satu demi satu rahasia istana mulai terungkap. Tatapan sang ratu berubah ngeri saat melihat wajahnya. Tanda lahir di tubuh Ana membangkitkan kenangan kelam masa lalu.
Siapa sebenarnya Ana Merwin?
Dan mengapa kehadirannya bisa mengguncang takhta kerajaan?
Lintang tidak mengira rumah tangga yang dia pikir baik-baik saja ternyata menyimpan bangkai pengkhianatan. Tidak hanya itu, perselingkuhan sang suami dilakukan dengan orang yang sangat dia percayai. Yang lebih menyakitkan dia dipaksa menerima selingkuhan sang suami atau kehilangan putrinya.
Nadia ingin berbagi kebahagiaan atas kehamilannya pada kedua orang tua dan Nabila saudaranya. Betapa terkejutnya Nadia saat melihat keluarganya bahagia atas kehamilan Nabila yang ia ketahui belum menikah, dan yang lebih mengejutkan lagi lelaki yang menjadi ayah dari anak yang dikandung Nabila adalah Rama suaminya. Talak akhirnya terucap dari bibir Rama.
Nadia pergi dalam kekalutan hingga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia keguguran. Nadia yang merasakannya sakit raga dan hatinya masih harus berhadapan dengan Gio pemilik mobil mewah yang ia tabrak. Dan sebagai ganti rugi yang tak sedikit Gio meminta Nadia menjadi istrinya. Padahal Gio adalah pemilik perusahaan tempat Rama bekerja.
Terbesit balas dendam, tapi ternyata menikah dengan Gio bagaikan memasuki neraka dunia yang lain.
Olivia, seorang penembak jitu dari pasukan khusus sebuah organisasi dengan satu kaki yang lumpuh akibat kecelakaan yang dibuat oleh temannya sendiri.
Setelah berhenti dari organisasi, dia dan puteri kecilnya memutuskan kembali pulang ke Inggris, untuk menghabisi orang-orang yang selama ini berusaha memisahkan Olivia bersama keluarganya, termasuk wanita yang sudah merusak rumah tangganya.
Ditengah kehidupan barunya yang tertekan, Olivia terjatuh sakit lebih parah. Dapatkah Olivia menuntaskan dendamnya sebelum dia pergi? Dapatkah Olivia membawa kehidupan yang lebih baik untuk Leary puterinya?
Hayana yang selama ini selalu menerima uang lima belas ribu per hari dari suaminya kini mulai berubah. Tersebab Hayana mengetahui gaji suaminya yang lumayan tinggi. Selain itu, Hayana pun menemukan bukti perselingkuhan Arik— suaminya. Perempuan yang mandiri itu memilih mundur dari perkawinannya.
Di tengah kemelut rumah tangganya, Hayana dinyatakan hamil. Namun, berita kehamilan Hayana tidak disambut baik oleh Arik. Lelaki itu menuduh Hayana hamil dengan selingkuhannya.
Hayana yang memang sudah sakit hati terhadap Arik pun berjanji tidak akan pernah memperkenalkan anaknya pada bapak biologis. Baginya, Arik telah mati sehingga anaknya tak perlu tahu siapa bapaknya.
Baru semalam aku nonton trailer film itu dan langsung terpukau sama sosok Tuan Putrinya. Karakternya dimainin oleh Florence Pugh, aktris british yang sebelumnya udah melejit lewat perannya di 'Midsommar' dan 'Little Women'. Dia bener-bener nyiptain aura magis sekaligus rentan yang perfect buat karakter ini. Kostum dan makeupnya juga detail banget, bikin penasaran sama backstory karakternya. Kayaknya bakal jadi salah satu performa terbaiknya tahun ini.
Yang bikin menarik, Pugh bisa ngewujudin duality karakter ini - dari sisi lembut sampai kekuatan tersembunyinya. Aku udah ngikutin karirnya sejak 'Lady Macbeth' dan selalu impressed sama range actingnya. Ini bakal jadi role yang memperkuat posisinya sebagai salah satu aktris muda paling berbakat di Hollywood sekarang.
Ada getaran magis tertentu saat melihat aktor yang membawa karakter Putri Firaun ke layar lebar. Di film terbaru ini, peran tersebut diperankan oleh Gal Gadot, yang sebelumnya dikenal lewat 'Wonder Woman'. Gadot membawa aura kepemimpinan dan keanggunan alami yang cocok dengan citra seorang putri Mesir kuno.
Yang menarik, latar belakangnya sebagai mantan tentara IDF memberi kedalaman pada adegan-adegan aksi, sementara ekspresi wajahnya yang penuh emosi menghidupkan konflik internal karakter. Penggambaran hubungannya dengan Musa, diperankan oleh Christian Bale, menciptakan dinamika yang memikat dari awal hingga akhir film.
Ada getaran khusus ketika melihat aktris yang membawa karakter Putri Ratu ke layar lebar. Di film terbaru itu, perannya dihidupkan oleh Florence Pugh—seorang bintang yang selalu memukau dengan kedalaman emosinya. Aku masih ingat bagaimana dia mencuri perhatian di 'Midsommar' dan 'Little Women', lalu sekarang menghadirkan aura bangsawan yang sempurna. Yang menarik, dia tidak sekadar menjadi 'putri' klise, tapi memberi nuansa pemberontakan halus lewat ekspresi matanya. Setiap adegan dialognya terasa seperti ada lapisan makna tersembunyi.
Bagi penggemar film kostum, penampilannya seperti napas segar. Kostumnya megah, tapi justru caranya membawa diri yang bikin aku terpaku. Dari gerakan tangan sampai nada bicaranya, semuanya calculated tapi natural. Rasanya seperti menyaksikan seorang aktris puncak kariernya. Aku bahkan langsung cari wawancaranya setelah menonton—ternyata dia menghabiskan bulanan mempelajari dialek kerajaan fiksi itu!
Baru saja aku lihat trailer film itu dan langsung terpana sama aktris yang mainin Putri Cina. Namanya Natasha Wilona, dan menurutku dia beneran cocok banget buat peran itu. Aku udah follow Instagramnya dan lihat beberapa wawancaranya, dia total banget nyiapin karakter ini—sampe belajar bahasa Mandarin dasar dan tari tradisional!
Yang bikin aku makin respect, ternyata ini pertama kalinya dia mainin karakter periodik. Biasanya kan dia lebih sering di film-film modern. Tapi penampilannya di sini berhasil bikin aku nggak sadar kalo ini aktris yang sama yang biasa main di sinetron romantis.
Membahas aktris yang memerankan Putri Campa selalu menarik karena karakter ini memiliki nuansa sejarah dan budaya yang kental. Dalam film terbaru, peran tersebut diperankan oleh Michelle Zoe, seorang bintang muda berbakat yang sebelumnya dikenal lewat serial 'Rantau Naga'. Ia membawa aura misterius sekaligus elegan yang cocok dengan citra Putri Campa sebagai figur legendaris. Penggambarannya tidak hanya mengandalkan kecantikan fisik, tapi juga kedalaman emosi—terlihat dari adegan-adegan dialog berat yang ia tangani dengan apik.
Saat menelusuri persiapan Michelle untuk peran ini, ternyata ia menghabiskan bulanan mempelajari tarian tradisional Jawa dan akting dengan dialek Melayu kuno. Dedikasinya ini terbayar lehat dari apresiasi penonton yang menyebut penampilannya 'menghidupkan kembali roh Putri Campa'. Film ini juga menjadi titik balik kariernya, membuktikan bahwa ia bukan sekadar wajah cantik tapi juga aktris serius yang layak diperhitungkan di industri.