Ada beberapa film bertema perselingkuhan yang sempat dilarang atau kontroversial di Indonesia, tapi yang paling terkenal mungkin 'Blue Is the Warmest Color'. Film Prancis ini bercerita tentang hubungan lesbian antara dua perempuan dengan adegan eksplisit yang panjang. Waktu itu heboh banget karena banyak adegan yang dianggap terlalu vulgar untuk standar sensor kita. Padahal dari sisi cerita, film ini sebenarnya sangat dalam, mengeksplorasi kompleksitas hubungan manusia, identitas seksual, dan pertumbuhan emosional. Tapi ya begitulah, LBGTQ+ masih jadi topik sensitif di sini.
Film lain yang sempat jadi perbincangan adalah 'Nymphomaniac' karya Lars von Trier. Ini lebih ekstrem lagi, dengan konten seksual yang sangat grafis dan eksplisit. Ceritanya tentang perjalanan hidup seorang wanita dengan kecanduan seksual, dan benar-benar tidak ada yang ditahan-tahan. Bukan cuma adegan perselingkuhan biasa, tapi sampai ke fetish-fetish yang mungkin buat banyak orang Indonesia terlalu 'tabu'. Yang menarik, justru karena larangan-larangan seperti ini, banyak yang jadi penasaran dan mencari versi bajakannya. Ironis ya?