Acapkali

Princess Oneng vs Abang Polisi
Princess Oneng vs Abang Polisi
Merlyn Diwangkara--si princess irit dengan tingkat keonengannya yang hakiki, ingin lepas dari bayang-bayang nama besar Diwangkara's. Kehidupannya selama ini bagaikan dalam sangkar emas, membuatnya tekad untuk menunjukkannya pada dunia, kalau ia mampu hidup mandiri di atas kakinya sendiri. Sementara itu Galih Kurniawan Jati-- polisi galak namun berprestasi negeri ini, selalu saja ketiban sial setiap bertemu dengan gadis berpikiran minimalis ini. Namun alih-alih menghukumnya, Galih malah acapkali menjadi ksatria baju zirahnya. "Anda ini tidak bisa membedakan mana kucing dan mana serigala. Bagaimana mungkin Anda bisa survive hidup di luar sana?" -Galih Kurniawan Jati. "Mungkin saya memang tidak bisa membedakan mana kucing dan mana serigala. Tapi saya tahu apa persamaan mereka ; sama-sama makhluk ciptaan Tuhan. Saya benar kan Abang Polisi?" -Merlyn Diwangkara.
9.9
47 Mga Kabanata
Tawanan Pria Setengah Dewa
Tawanan Pria Setengah Dewa
Dijual ibu tirinya di pelelangan dengan harga fantastis membuat Pandora harus mengabdikan hidup kepada seorang pria misterius. Pria pemilik mata spektrum itu menyimpan segudang rahasia. Seharusnya kesepakatan hitam di atas putih bisa ditangani dengan baik. Akan tetapi hal paling gila yang tak pernah Pandora bayangkan ... dia merasakan kepah sayap lembut seperti merengkuhnya acapkali pria itu menjamah tubuh Pandora. Bagian lain yang tak pernah Pandora sadari bahwa pria itu menginginkan sesuatu darinya, yang sederhana. Namun juga rumit kelihatan. Rumit seperti Pandora harus mengandung dalam keadaan perawan. . . . "Semua orang bisa jadi mommy, kan, Kakak Panda?" "Ya, kau benar." "Kalau begitu Kakak Panda mau jadi mommy untuk Aceli?" (Season satu: Series Demigod).
10
214 Mga Kabanata
Prime Time Bersama Mas Polisi
Prime Time Bersama Mas Polisi
Sebagai jurnalis, Kirania Sakti Raffardan harus memburu berita-berita sensasional. Ditambah rasa ingin tahunya yang besar, menjadikan Kiran acapkali bersinggungan dengan bahaya. Bahkan, ia sampai bertemu Demitrio Atmanegara--polisi berdedikasi negeri ini--yang sering berseteru dengannya karena kode etik profesi keduanya berseberangan! Lantas bagaimana kisah keduanya? Terlebih, cinta timbul di antara Kiran dan Demitrio kala mengungkap kasus-kasus ganjil yang dibungkam pihak-pihak luar biasa.....
10
55 Mga Kabanata
Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan
Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan
Aku tidak menyangka, pernikahan yang sangat ingin aku jalani seumur hidup sekali itu sering kali diterpa badai-badai masalah dan pertengkaran. Entah itu dengan ibu mertuaku, atau dengan suamiku sendiri. Suami yang seharusnya melindungi dan membelaku, lebih memihak kepada ibu mertua yang acapkali ikut campur urusan rumah tangga kami. Berulang kali aku mengajak suamiku untuk keluar dari rumah mertua, tetapi suamiku selalu menolak. *** Aku sangat ingin menyudahi rumah tanggaku yang jauh dari kata sehat ini, dan kembali menjalani hidup bersama keluarga asalku. Namun, betapa terkejutnya aku saat mendapati alat tes kehamilan menunjukan dua garis merah yang berjejer rukun! Haruskah ku urungkan niat bercerai dari suamiku? ***
10
39 Mga Kabanata
Rumah Tanpa Buah Hati
Rumah Tanpa Buah Hati
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
Hindi Sapat ang Ratings
23 Mga Kabanata
ISTRI MUDA AYAHKU
ISTRI MUDA AYAHKU
Alea Marisa Herlambang adalah gadis 19 tahun yang cantik dan cerdas. Gadis yang selalu patuh pada orang tua dan tidak pernah macam-macam. Setelah ayahnya terlibat kasus korupsi besar yang banyak merugikan negara, Alea bukan hanya ikut menjadi bahan bully semua orang di penjuru negeri, dia juga harus terpaksa berhenti dari kuliahnya dan kehilangan masa depan. Harta keluarganya dibekukan negara, ibunya mendadak struk karena suaminya yang tertangkap bersama wanita muda di sebuah hotel. Alea sudah tidak memiliki apa-apa dan tidak mungkin dia mengharap belas kasihan keluarga paman serta bibinya terus-menerus. Selain itu juga tidak ada yang mau memperkerjakan anak seorang koruptor, semua orang mencaci dan membencinya, bahkan memberi doa buruk untuk mereka. Untuk bisa mengurus ibunya Alea terpaksa menikah dengan seorang duda beranak satu yang anak laki-lakinya juga merupakan teman Alea di kampus. Apakah Alea akan tahan menjalani pernikahan dengan pria yang terlihat lebih pantas menjadi ayahnya? sementara anak laki-laki dari suaminya itu juga mencintai Alea sejak lama dan tidak pernah berhenti mengganggunya. [Aku hanya akan menulis tentang karakter wanita-wanita yang tangguh karena aku ingin semua wanita menjadi hebat]
9.7
136 Mga Kabanata

Contoh Kalimat Yang Mengandung Kata 'Acapkali' Dalam Cerpen?

4 Answers2026-01-03 06:35:26

Ada satu cerpen favoritku yang judulnya 'Lukisan di Dinding Kosong' di mana tokoh utamanya, seorang pelukis muda, acapkali menggumamkan kalimat-kalimat aneh saat bekerja. 'Kau acapkali berbicara sendiri seperti orang gila,' begitu teguran ibunya dalam satu adegan yang cukup mengharukan. Kata itu muncul lagi saat si pelukis menggambarkan langit senja: 'Warna jingga yang acapkali muncul dalam mimpiku...'.

Yang menarik, pengarang sengaja menggunakan 'acapkali' untuk menciptakan ritme melankolis dalam narasi. Bukan sekadar pengganti 'sering', tapi sebagai penanda obsesi karakter terhadap sesuatu yang berulang. Di paragraf klimaks ketika lukisan itu terbakar, ada kalimat: 'Asap membentuk pola yang acapkali ia lihat dalam halusinasinya.' Benar-benar penggunaan yang powerful!

Sinonim Apa Yang Bisa Menggantikan 'Acapkali' Dalam Tulisan?

4 Answers2026-01-03 00:47:47

Mengganti 'acapkali' dalam tulisan bisa jadi tantangan kecil yang menyenangkan. Kata ini punya nuansa klasik yang kental, tapi kadang terasa kurang casual. Alternatif favoritku adalah 'sering kali'—ringan tapi tetap elegan. Kalau mau lebih puitis, 'kerap kali' atau 'berulang kali' juga oke banget. Untuk situasi informal, 'udah sering banget' malah lebih hidup. Tergantung konteksnya, sih. Aku suka eksperimen dengan kata-kata untuk dapat feel yang pas.

Kadang aku juga pakai 'berkali-kali' untuk emphasis atau 'nyaris tiap waktu' kalau mau dramatisisasi. Yang penting jangan sampai maksudnya jadi beda. Lucu ya, satu kata bisa punya banyak wajah?

Bagaimana Cara Menggunakan 'Acapkali' Dalam Kalimat Percakapan?

4 Answers2026-01-03 04:48:07

Ada satu momen di mana aku merasa kata 'acapkali' benar-benar pas digunakan. Misalnya ketika bercerita tentang kebiasaan temanku yang selalu telat: 'Dia acapkali datang terlambat ke kelas, sampai dosen akhirnya memberi teguran khusus.' Kata ini memberiku nuansa formal tapi tetap natural, cocok untuk obrolan sehari-hari yang ingin terdengar sedikit lebih berbobot tanpa kaku.

Aku juga suka memakainya saat menulis status media sosial seperti, 'Acapkali kupikir hidup ini seperti plot 'Steins;Gate'—penuh dengan twist yang tak terduga.' Penggunaannya yang jarang justru bikin kalimat terasa segar dan memorable.

Apakah 'Acapkali' Termasuk Kata Formal Atau Informal?

4 Answers2026-01-03 05:10:25

Ada nuansa klasik yang melekat pada kata 'acapkali'—seperti menemukan buku lama berdebu di rak perpustakaan. Kata ini sering muncul dalam karya sastra atau pidato resmi, tapi bukan berarti tidak bisa dipakai sehari-hari. Aku justru suka menyelipkannya saat menulis catatan pribadi atau diskusi serius di forum online. Rasanya memberi sentuhan elegan tanpa terdengar kaku. Tergantung konteksnya, sih. Kalau lagi ngobrol santai di grup WA, mungkin bakal diganti 'sering banget' biar lebih natural.

Tapi jujur, menurutku kata-kata semacam ini justru memperkaya bahasa. Dulu waktu pertama baca 'acapkali' di novel 'Laskar Pelangi', aku langsung jatuh cinta. Sekarang malah sengaja pakai kata itu untuk mengingatkan teman-teman bahwa bahasa Indonesia itu indah dan fleksibel.

Apakah 'Acapkali' Sering Muncul Dalam Novel Indonesia Modern?

4 Answers2026-01-03 21:44:42

Mengamati perkembangan novel Indonesia modern, aku jarang menemukan kata 'acapkali' muncul dalam teks kontemporer. Penulis sekarang cenderung memilih diksi yang lebih ringkas dan natural seperti 'sering' atau 'kerap'. Kata 'acapkali' terasa agak kuno dan formal, cocok untuk karya sastra klasik atau prosa puitis, tapi kurang selaras dengan gaya percakapan generasi muda. Novel-novel bestseller semacam 'Pulang' atau 'Rectoverso' lebih memilih bahasa sehari-hari yang mengalir. Meski begitu, beberapa penulis mungkin sengaja menggunakannya untuk menciptakan nuansa tertentu atau menunjukkan karakter tokoh yang terpelajar.

Justru di situlah keunikan bahasa Indonesia - kita punya banyak sinonim dengan nuansa berbeda. Tapi menurutku, tren bahasa dalam sastra selalu mengikuti bagaimana masyarakat berkomunikasi. Kalau orang lebih banyak bilang 'sering' saat ngobrol, wajar kan kalau novel juga mengadaptasi itu? Aku pribadi suka ketika penulis bermain-main dengan diksi, asal tidak terkesan dipaksakan.

Apa Arti Kata 'Acapkali' Dalam Bahasa Indonesia Sehari-Hari?

4 Answers2026-01-03 01:19:21

Menggali makna 'acapkali' itu seperti membuka lembaran cerita lama. Kata ini terdengar klasik tapi tetap punya pesona, semacam bumbu dalam percakapan sehari-hari yang berarti 'sering kali' atau 'kerap kali'. Aku suka menggunakannya saat bercerita tentang kebiasaan, misalnya 'Ia acapkali tertawa melihat tingkah kucingnya'. Rasanya lebih puitis dibanding kata 'sering' biasa, memberi nuansa nostalgia yang hangat.

Dalam diskusi komunitas buku, teman-teman sering memakai 'acapkali' saat membahas pola karakter. Misalnya, 'Tokoh utama dalam 'Laskar Pelangi' acapkali mengungkapkan mimpi lewat puisi.' Kata ini seperti jembatan antara bahasa formal dan santai, cocok untuk obrolan tentang hal-hal yang berulang dengan sentuhan personal.

Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status