CEO Cantik Dan Ahli Super

Istri Cantik CEO
Istri Cantik CEO
Seorang Leonardo Matt Thomas, CEO muda dengan wajah tampan dan rupawan tiba-tiba mendapatkan kabar bahwa dirinya akan dijodohkan dengan seorang wanita yang sama sekali tidak dirinya kenal. Perjodohan ini terjadi karena almarhum kakeknya ingin cucu laki-laki tertuanya menikah dengan cucu perempuan dari temannya. Akankah Leo menerima perjodohan ini atau akan menolaknya?
Belum ada penilaian
87 Bab
Ahli Waris
Ahli Waris
Kanjeng Gusti Adipati Wirojoyo Negara, seorang Tuan Muda anak pengusaha kaya raya keturunan bangsawan Yogyakarta, yang menolak perjodohan dengan pilihan orang tuanya. Dia memilih untuk pergi dari rumah. Namun, ia justru dirampok, jadi gelandangan, dan terjebak dengan seorang wanita bernama Cinta usai Agus menolongnya kala Cinta ingin mengakhiri hidupnya. Akan tetapi Agus kembali melarikan diri. Apakah yang terjadi di antara mereka? Siapakah calon istri Agus sebenarnya? Kenapa mereka harus dijodohkan?  Ikuti kisah Raden Agus penuh dengan adegan romantis, humor, dalam menyelesaikan sebuah tugas rumit yang harus dia lakukan untuk memenuhi perintah nenek moyangnya.
9.7
145 Bab
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang
Demi membalas kebaikan gurunya, David Cokro turun gunung untuk memenuhi perjanjian pernikahan dengan direktur wanita dan menemukan bahwa tujuh orang kakak kecil yang dikenalnya dulu, semuanya sudah tumbuh menjadi wanita cantik. Yang satu lebih jahat dari yang lain. Sejak saat itu dia tidak terkekang oleh wanita. Selangkah demi selangkah menanjaki puncak kehidupan. Apa? Kamu bilang kamu adalah PhD kedokteran yang kembali dari luar negeri? Maaf, aku bisa menghidupkan kembali orang yang sudah mati dan menumbuhkan daging di tulang!Apa? Kamu bilang kamu ahli akupuntur dan mahir dalam mendapatkan batu dengan harga murah? Maaf, semua ini adalah sisa dari permainanku!Apa? Kamu bilang kamu adalah ahli seni bela diri, membunuh orang dalam 10 langkah? Maaf, aku tidak punya musuh. Terserah kamu saja!Apa? Kamu bilang kecantikanmu menaklukkan dunia, bentuk tubuhmu sangat bagus, menguasai semua alat musik dan keterampilan menyanyi?Uhuk uhuk. Itu, apakah aku bisa bicara denganmu sejenak?
9.1
1654 Bab
CEO CANTIK UNTUK ANAKKU
CEO CANTIK UNTUK ANAKKU
Kisah seorang duda dan satu anaknya, bertemu dengan bos cantik yang memiliki puluhan perusahaan. Awalnya Bos ini sangat membenci sikap Ardi yang mudah mengalah. Namun, dengan kesabaranya rasa benci itu berubah jadi cinta.
10
19 Bab
Terpaksa Menikahi CEO Cantik
Terpaksa Menikahi CEO Cantik
"Papa beri kamu waktu sebulan untuk mencari Jika kamu gagal mendapatkan kekasih, biar Papa saja yang carikan kamu suami." Zea Anssya Widyaningrum mulai resah, alasannya karena kedua orang tuanya terus mendesak agar ia segera menikah. Sialnya, CEO cantik itu tak memiliki keinginan untuk menjalin hubungan serius dengan seorang pria karena sifat dominan dan mandirinya. Ia yang merasa nyaman kehidupannya, terus dituntut segera mencari suami dan memiliki momongan. Ditengah kegalauan yang melanda, Zea dipertemukan dengan Matteo, pegawainya yang juga dirundung banyak masalah karena hutang. Mengabaikan perbedaan kasta yang cukup jauh, Zea terus mendesak Matteo agar mau bekerja sama dengannya. Mengintimidasi pria itu agar mau menjalani pernikahan palsu dengan dirinya. Akan tetapi, membujuk Matteo tak semudah yang ia kira. Pria itu terus menolak Zea dengan berbagai alasan hingga membuat gadis itu stres berat. Lantas, apa pada akhirnya Matteo menyetujui perjanjian yang Zea tawarkan? Atau justru Zea harus rela menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya?
Belum ada penilaian
15 Bab
Pengasuh Cantik CEO Duda
Pengasuh Cantik CEO Duda
Agatha yang merasa lelah dengan cobaan hidup, memutuskan pergi ke bar untuk pertama kalinya. Namun sial, ia malah diberi bir gratis oleh bartender tampan yang membuat kesadarannya hilang. Tanpa Agatha ketahui, ternyata seorang CEO duda kaya yang memperhatikannya sejak awal ... diam-diam menyelamatkannya.
10
105 Bab

Ahli Sastra Menjabarkan Arti Lagu Little Piece Of Heaven Bagaimana?

3 Jawaban2025-10-18 05:38:12

Gila, lagu itu bikin aku campur aduk antara geli dan ngeri setiap kali dengar.

Aku melihat 'Little Piece of Heaven' sebagai semacam fabel gotik yang dibungkus dalam kostum musik rock opera. Liriknya menceritakan obsesi yang melampaui batas moral—ada pembunuhan, nekrofilia, pembalasan, dan bayang-bayang cinta yang sakit—tapi disajikan dengan irama yang almost theatrical sehingga pendengar diceritakan lebih dari sekadar diminta menghakimi. Dari sudut pandang sastra, ini adalah monolog dramatis yang memakai narator tak bisa dipercaya: ia meromantisasi kekejaman, lalu menertawakannya melalui gore dan dialog puitik, membuat kita bertanya apa yang sebenarnya normal di dalam cerita itu.

Selain tema, struktur naratifnya penting. Lagu ini bergeser-geser antara genre—ballad, chorus anthem, sampai orkestra—seolah-olah penulis ingin menabrakkan emosi melodramatik dengan kebrutalan literal. Itu menciptakan jarak ironi: kita tersentuh oleh melodi, tapi tercengang oleh tindakan. Intertekstualitasnya juga kaya: ada aroma musikal Broadway gelap, horor gotik, dan satire terhadap romantisme ekstrem. Kalau ditafsirkan lebih jauh, lagu ini juga kritik terhadap cara budaya populer meromantisasi obsesi: ketika cinta jadi alasan untuk kekerasan, kita harus melihatnya sebagai cermin, bukan sekadar hiburan. Aku selalu keluar dari lagu ini merasa terpukul — bukan karena gore-nya semata, tapi karena ia berhasil bikin aku mikir ulang soal apa yang kita anggap cinta.

Bagaimana Ahli Menjelaskan Makna Bait Dalam Kidung Kasmaran Lirik?

3 Jawaban2025-10-18 20:37:36

Seketika aku membayangkan sebuah bait yang berdiri sendiri seperti potret kecil—itulah yang sering ditelaah para ahli ketika mereka menghadapi 'Kidung Kasmaran' atau lirik-lirik serupa. Mereka memulai dari pembacaan dekat: memperhatikan pilihan kata, metafora, majas, dan struktur kalimat. Misalnya, kata-kata yang tampak sederhana seperti "rindu" atau "malam" sering diperkaya dengan konotasi budaya; ahli akan menanyakan apakah rindu itu romantis, romantis dan merana, atau malah rindu yang sarat harapan sosial.

Lalu mereka menarik konteks sejarah dan sosial: siapa yang menulis, kapan, dan untuk siapa bait itu ditujukan. Dalam tradisi lisan, bait bisa bermakna berbeda saat dipersembahkan pada upacara, reuni keluarga, atau pertunjukan panggung. Ahli sastra dan etnomusikologis kerap membandingkan varian lirik dari berbagai wilayah untuk melihat bagaimana makna bergeser ketika nada, tempo, atau instrumen berubah.

Secara teknis, analisis metrum, rima, dan repetisi membantu menandai bagian yang ingin ditekankan pengarang. Gabungkan itu dengan teori pembaca dan resepsi—apa yang pendengar bawa dari pengalaman mereka—maka sebuah bait sederhana bisa memuat lapisan-lapisan emosi dan fungsi sosial. Aku suka menyelami tafsiran seperti ini karena membuat bait terasa hidup; bukan sekadar kata di atas kertas, melainkan dialog antara penyair, suara, dan pendengar.

Apa Arti Bahasa Roqqota Aina Ya Syauqon Lirik Menurut Ahli?

3 Jawaban2025-10-20 23:12:23

Aku selalu tertarik ketika melihat kata-kata Arab yang menumpahkan emosi dalam baris pendek, dan 'roqqota ayna ya syauqon' adalah contoh yang manjur.

Kalau diurai secara sederhana, inti maknanya mengarah pada keadaan mata yang menjadi lembut atau berkaca-kaca karena rasa rindu. Kata 'roqqota' berakar dari kata Arab رَقَّ (raqqa) yang membawa nuansa kelembutan, tersentuh, atau bahkan meneteskan air mata. 'Ayna' merujuk pada 'mata' dan 'ya' adalah huruf seruan—semacam pemanggilan—kepada 'syauqon' (شَوْقٌ) yang berarti rindu atau kerinduan. Jadi secara literal bisa diterjemahkan menjadi sesuatu seperti: "Mata menjadi lembut, wahai kerinduan" atau lebih lancar: "Mataku menjadi lembut karena rindu."

Kalau menilik perspektif para ahli sastra dan bahasa Arab, frase ini membaca sebagai personifikasi rindu: rindu dipanggil seolah-olah hadir sebagai entitas yang membuat mata berkaca-kaca. Ahli tata bahasa akan menyorot bentuk kata kerja yang menunjukkan perubahan emosional (mengerucut ke morfologi yang menyiratkan kelembutan atau tangisan), sementara kritikus puisi akan menekankan fungsi retorisnya—membangkitkan empati pembaca lewat gambaran visual sederhana. Dalam terjemahan bebas ke bahasa Indonesia yang natural, aku sering memilih: "Mataku berembun karena rindumu" atau "Mataku melembut, oh kerinduan," tergantung nuansa yang mau ditonjolkan. Aku suka bagaimana garis pendek ini bisa memuat beratnya rindu tanpa bertele-tele, dan biasanya berhasil bikin yang baca ikut tersentak emosinya juga.

Ahli Bilang Tanda Kalau Ingat Mantan Apakah Dia Juga Ingat Kita?

3 Jawaban2025-10-18 12:48:14

Ngomong soal tanda-tanda mantan masih kepikiran, aku sering mikir: bukan semua tanda itu berarti dia khusus ingat kamu. Sering aku lihat orang keburu narik kesimpulan cuma karena mantan nge-like fotomu atau tiba-tiba nonton cerita lama kalian. Fenomena ini biasanya campuran antara rasa penasaran, kebiasaan, dan algoritma media sosial yang ngasih notifikasi tepat waktu—bukan bukti cinta yang langsung balik.

Dari pengamatanku, ada beberapa tanda yang lebih kuat: dia secara konsisten menghubungimu dengan topik-topik personal yang cuma kalian berdua yang ngerti, dia cerita tentang kenangan kalian tanpa alasan yang jelas, atau dia berani jujur bilang kangen. Perilaku satu-dua kali, stalking profil, atau komentar umum biasanya lebih ke rasa ingin tahu atau bosan. Intinya, frekuensi dan kedalaman interaksi itu penentu utama.

Kalau mau tahu apakah dia juga ingat kamu secara spesifik, perhatikan konteks dan konsistensi. Kalau cuma sedikit tanda, jangan langsung berharap terlalu tinggi. Kalau kamu masih terpengaruh, jaga batasan dan jujur sama diri sendiri tentang apa yang kamu mau. Aku pernah kebablasan berharap karena tanda kecil, dan rasanya nggak enak kalau ujung-ujungnya kekecewaan. Jadi, pelan-pelan aja: amati dulu, jangan over-interpret, dan lindungi hatimu kalau perlu.

Ahli Psikologi, Apa Itu Siscon Dan Tanda-Tandanya Pada Karakter?

4 Jawaban2025-10-13 01:56:34

Bicarain siscon selalu memancing perdebatan seru di fandom; aku suka ngebedahnya dari sisi psikologi karakter.

Siscon pada dasarnya singkatan dari 'sister complex', yaitu ketika seseorang—seringnya karakter laki-laki di fiksi—memiliki keterikatan emosional yang berlebihan terhadap saudara perempuannya. Dalam spektrum psikologis, ini bisa berkisar dari rasa protektif yang kuat hingga obsesi yang mengganggu. Penting diingat bahwa dalam banyak cerita, siscon dipakai sebagai alat naratif: humor, ketegangan, atau konflik batin.

Kalau dilihat tanda-tandanya pada karakter, ada beberapa pola yang sering muncul: kecemburuan berlebih saat saudara dekat didekati orang lain, upaya mengontrol interaksi sosial saudara, melanggar batas personal tanpa merasa salah, serta idealisasi atau memaknai saudara sebagai satu-satunya sumber kenyamanan. Kadang juga terlihat lewat fantasi yang disublimasi ke dalam lelucon fanservice. Contoh pop-culture seperti 'Oreimo' dan 'Eromanga Sensei' memperlihatkan variasi ini—satu lebih ke drama psikologis/sosial, satunya lebih ke komedi dan fanservice.

Secara pribadi, aku selalu coba melihat konteks: apakah cerita itu menyentuh trauma dan dinamika keluarga yang masuk akal, atau cuma mengeksploitasi siscon sebagai gimmick. Kalau ditulis dengan nuansa, siscon bisa jadi cara untuk mengeksplorasi keterikatan, kehilangan, atau batasan emosional; kalau ditulis dangkal, ya cuma bikin risih. Aku lebih suka yang pertama, karena terasa manusiawi dan nggak cuma jadi bahan lelucon semata.

Bagaimana Desain Karakter Menonjolkan Tubuh Wanita Cantik?

2 Jawaban2025-09-15 10:45:32

Satu hal yang selalu menarik perhatianku adalah bagaimana siluet bisa langsung menyampaikan karakter tanpa perlu banyak detail.

Kalau menonjolkan tubuh wanita yang 'cantik' dalam desain karakter, aku biasanya mulai dari siluet dan proporsi. Siluet yang jelas membuat pembaca atau penonton bisa mengenali postur dan sifat singkat—misalnya lekukan lembut untuk menunjukan keanggunan, garis bahu yang halus untuk memberi kesan lembut, atau pinggang yang proporsional untuk menyeimbangkan ekspresi. Proporsi tidak selalu harus realistis; seringkali sedikit eksagerasi pada tinggi badan, panjang kaki, atau ukuran kepala dapat menimbulkan estetika tertentu—tapi penting juga menimbang alur tubuh supaya tidak jatuh ke stereotip berlebihan.

Selain itu, aku fokus pada titik fokus visual: apa yang ingin ditonjolkan? Ini bisa dicapai lewat garis aksi (line of action) yang mengarahkan mata, pemilihan pakaian yang menonjolkan bentuk tanpa menyembunyikan kepribadian, dan kontras warna atau tekstur untuk memandu pandangan. Misalnya, area pinggang atau bahu diberi aksen dengan pola atau aksesori sehingga terlihat elegan, bukan semata-mata seksual. Lighting dan pose juga kunci—pose yang natural dan gesture yang merefleksikan emosi membuat tubuh terasa hidup. Rambut dan riasan mata bisa memperkuat framing wajah sehingga keseluruhan proporsi terasa harmonis.

Penting buatku juga untuk menjaga konteks dan narasi. Desain tubuh harus mendukung cerita: seorang pejuang mungkin punya otot yang jelas dan pakaian fungsional; sosok sosialita bisa punya siluet halus dan detail kain mewah. Dan selalu aku ingat untuk menghormati keberagaman—cantik itu banyak bentuknya. Menghindari fetishisasi atau penggambaran yang merendahkan membuat desain terasa lebih dewasa dan menarik. Secara pribadi, aku suka ketika seorang desainer bisa memadukan unsur estetis dan fungsi: detail kecil seperti jahitan, bekas luka, atau aksesori personal dapat membuat desain tubuh wanita terasa nyata dan penuh cerita, bukan cuma sekadar bentuk kosong. Itu yang bikin aku terus memperhatikan karya-karya baru dengan bersemangat.

Apa Cara Menilai Tubuh Wanita Cantik Dalam Karya Seni Klasik?

3 Jawaban2025-09-15 13:53:16

Mengamati lekuk-lekuk dalam patung klasik selalu membuat pikiranku melompat ke proporsi—itu yang pertama kali kusadari setiap kali berdiri di depan karya seperti 'Venus de Milo' atau melihat sketsa studi Renaissance. Aku mulai menilai tubuh wanita di karya klasik dengan beberapa lapis: struktur proporsi, bahasa pose, dan konteks simbolis. Di level paling teknis, aku menghitung kepala sebagai satuan (berapa kepala tinggi tubuh itu?), memperhatikan garis bahu-pinggang-pinggul, dan melihat keseimbangan contrapposto yang memberi kehidupan pada patung. Seni klasik sering memakai kanon ideal yang bukan refleksi nyata semua tubuh wanita, melainkan norma estetika zamannya.

Selain angka, aku memperhatikan ritme garis dan siluet—apakah lekuk itu membentuk S yang halus, apakah ada aksen diagonal yang memimpin mata? Cahaya pada permukaan juga penting: pahatan menonjolkan tepi dan membentuk bayangan, sementara pelukis Renaissance memainkan chiaroscuro untuk memahat tubuh secara optikal. Ada pula detail kecil yang mengungkap fungsi karya—tangan menutup dada bisa bermakna kesopanan, sementara pandangan tajam memberi kekuatan subjek.

Yang selalu kuingat adalah konteks budaya. 'Venus of Willendorf' menunjukkan ideal berbeda dari Yunani klasik; lukisan-lukisan Renaissance sering idealisasi untuk tujuan mitologis atau religius. Jadi, menilai bukan hanya soal kecantikan anatomi, tapi juga memahami maksud, penonton zaman itu, dan bagaimana standar estetika berubah. Aku suka menilai dengan campuran rasa ingin tahu ilmiah dan empati terhadap zaman yang melahirkan karya itu.

Bagaimana Penulis Menyajikan Peran Tubuh Wanita Cantik Tanpa Klise?

3 Jawaban2025-09-15 06:06:48

Ada satu hal yang selalu membuatku berhenti sejenak saat membaca: kecantikan itu bukan hanya rupa, melainkan cara tubuh itu bekerja dalam cerita. Dalam narasi, yang sering bikin klise adalah deskripsi datar—rangkaian kata seperti 'kulit halus', 'mata berkilau', atau 'bibir merah' tanpa konteks. Aku lebih suka menulis dari sisi fungsi: jelaskan bagaimana langkahnya menekan lantai saat ia berjalan, bagaimana napasnya berubah saat hampir terpeleset, atau bagaimana jarinya sigap menutup luka. Dengan begitu tubuh jadi alat penceritaan, bukan hanya pajangan.

Kedua, berikan tubuh suara batin. Kalau tokoh wanita itu sadar akan tubuhnya, tunjukkan dialog internal atau kebiasaan kecil—menarik lengan baju saat gugup, mengangkat bahu menahan dingin, atau gerak mata yang selalu mencari sudut ruangan. Detail-detail ini lebih menghidupkan daripada serangkaian superlatif. Aku juga selalu mencoba mencampurkan ketidaksempurnaan: bekas luka, tangan yang kasar karena kerja, garis di sudut mata—hal-hal itu memberi bobot dan sejarah.

Terakhir, hindari sudut pandang yang meminggirkan agensi. Biarkan dia melakukan aksi, mengambil keputusan, merasakan konsekuensi tubuhnya. Cara orang lain merespon tubuhnya juga penting—bukan sekadar pujian, tetapi reaksi yang mengungkap dinamika hubungan. Teknik ini membuat gambaran tubuh menjadi bagian integral cerita dan jauh dari klise klise dangkal.

Apa Yang Menjadi Tema Utama Cantik Itu Luka?

5 Jawaban2025-09-15 01:11:09

Buku itu menempel di kepalaku seperti lagu yang tak kunjung lepas.

Aku menangkap tema besar 'Cantik Itu Luka' sebagai percampuran antara sejarah yang berdarah dan trauma personal—bagaimana penderitaan bukan sekadar momen, melainkan warisan yang menempel dari generasi ke generasi. Eka Kurniawan menulis dengan cara yang lucu, brutal, dan manis sekaligus; di situ aku merasa tema tentang kekerasan, patriarki, dan kolonialisme saling meneguhkan. Perempuan-perempuan dalam cerita terus dipaksa menanggung luka, tapi mereka juga tak pernah sepenuhnya menjadi korban; ada daya tahan yang aneh dan berbahaya di balik setiap tragedi.

Selain itu, novel ini merayakan realisme magis sebagai alat untuk menyuarakan memori kolektif. Luka-luka menjadi simbol, tidak hanya secara literal, tetapi juga sebagai catatan sejarah yang terus berdengung. Jadi, tema utamanya menurutku adalah bagaimana kecantikan, cinta, dan penderitaan terjalin erat—bahwa luka membentuk identitas sebuah keluarga dan bangsa, dan dari luka itulah narasi, mitos, serta penolakan muncul. Aku keluar dari halaman-halamannya merasa terpukul sekaligus terpesona—sebuah bacaan yang bikin berpikir lama.

Mengapa Cantik Itu Luka Sering Disebut Kontroversial?

1 Jawaban2025-09-15 12:20:33

Ada buku yang berani menampar nyaman dan membuat perut mual sekaligus, dan itulah kenapa banyak orang menyebut 'Cantik Itu Luka' kontroversial. Novel ini tidak cuma bercerita, tapi juga menyeret pembaca ke ruang-ruang gelap sejarah, patriarki, dan kekerasan seksual dengan bahasa yang seringkali sinis, kasar, tapi juga puitis. Gaya penulisan yang mengombinasikan realisme magis, humor hitam, dan deskripsi-deskripsi yang sangat visual membuat sebagian pembaca terpesona sementara sebagian lain merasa terganggu sampai marah. Jelas, ketika sebuah karya menolak jadi manis dan aman, reaksi keras hampir tak terelakkan.

Salah satu pemicu kontroversi adalah tema-tema yang diangkat: kekerasan terhadap perempuan, eksploitasi tubuh, trauma kolektif akibat kolonialisme dan rezim otoriter, serta sindiran terhadap norma-norma sosial dan keagamaan. Penggambaran perempuan dalam novel ini sering ambivalen — mereka jadi objek, korban, sekaligus agen yang membalas dalam cara yang tak lazim — dan itu memecah pendapat: sebagian menyebutnya sebagai kritik tajam terhadap patriarki, sementara sebagian lain menuduhnya merendahkan martabat perempuan. Ditambah lagi, adegan-adegan yang mengandung unsur seksual eksplisit dan gambaran tubuh yang grotesk membuat orang-orang yang lebih konservatif merasa karya ini melewati batas kesopanan. Jadi, kontroversi muncul karena novelnya seperti cermin yang retak: orang melihat bayangan yang tak mau mereka akui.

Dari sisi gaya, penulis sengaja melanggar banyak norma naratif. Alur yang tidak selalu linier, campuran fakta sejarah dan fantasi, serta humor gelap membuat pembaca harus aktif menafsirkan, bukan cuma dininabobokan oleh cerita yang rapi. Ini mengundang diskusi intelektual yang seru, tapi juga menimbulkan kebingungan dan resistensi. Ada yang memuji keberanian narasi yang membuka luka-luka sejarah dan menyuarakan patah hati kolektif lewat tokoh-tokoh yang kasar dan tragis. Di pihak lain, ada kekhawatiran soal representasi: apakah penggambaran kekerasan itu membebaskan atau justru mengeksploitasi penderitaan? Perdebatan seperti ini wajar dan bahkan sehat, karena menandakan karya tersebut hidup dan berdampak di luar halaman buku.

Kalau ditanya pendapatku, aku lihat alasan utama kontroversi itu adalah karena buku ini menolak membuat pembaca nyaman. Ia memaksa kita melihat sisi gelap yang sering ditutup-tutupi dengan kata indah, dan banyak orang belum siap untuk dialog semacam itu. Sebagai pembaca yang suka karya-karya berani, aku merasa terprovokasi sekaligus tercerahkan: bukan karena semuanya enak dibaca, tapi karena setelahnya kita sering punya percakapan yang penting. Di akhir hari, apakah itu kontroversial atau tidak jadi bagian dari kekuatan karyanya; kalau sebuah cerita bisa memecah suasana lalu memicu refleksi, berarti ia melakukan tugasnya dengan benar menurutku.

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status