Saya biasanya tidak membaca romance CEO‑cewek, tapi “Menjadi Wanita Kesayangan CEO” berhasil menarik perhatian saya. Cerita tidak hanya tentang cinta; cerita juga mengikuti perjuangan wanita utama menjaga identitas diri di dunia baru yang penuh kemewahan. Saya melihat adegan kecil ketika dia pertama kali diundang ke pesta high society, dan ketika dia harus menghadapi media yang penasaran tentang istri baru CEO. Semua adegan digambarkan dengan detail yang menarik. Konflik terasa realistis, terutama tekanan sosial dan ekspektasi yang harus dihadapi pasangan. Yang membuat saya terus membaca adalah humor ringan yang diselipkan penulis di tengah ketegangan drama, sehingga bacaan tidak terasa berat.