Contoh Majas Sinestesia

ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

Related Books

CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

Alzera Senja Maharani, gadis pintar yang mempunyai banyak mimpi bersama Langit Septian Dirgantara. Senja, yang banyak menyimpan rahasia di dalam dirinya. Dan, Langit yang banyak mengetahui rahasia tentang Senja. Keduanya selalu bertukar cerita, menghabiskan waktu bersama. Namun, satu waktu takdir membawa Senja pergi begitu jauh dari Langit. Senja harus terlibat dalam hubungan perjodohan, ia terpaksa merelakan begitu banyak mimpi dan masa remajanya. Dari mimpinya bersama Langit selamanya, dan mimpinya untuk menjadi seorang guru muda hilang begitu saja. Perjodohan yang terjadi, ternyata membuat Senja berpaling hati. Lantas, siapa laki-laki yang akan menjadi tempat singgah seorang Senja? Apakah, Senja bisa bertahan dalam hubungan perjodohan itu, tanpa sosok Langit di sampingnya?
10 46 Chapters
PASIEN NOMOR SEMBILAN

PASIEN NOMOR SEMBILAN

Ini adalah cerita tentang pasien nomor sembilan yang datang padaku murni sebagai pesakitan. Allsya, remaja yang terlahir dari keluarga berada tapi tak bisa menikmati bahagia. Ditempa oleh keadaan yang memaksanya untuk dewasa sebelum waktunya. Diusianya yang masih belia ia mencari tentang keadilan, perbedaan laki-laki dan perempuan, dan pembedaan perlakuan. Ketika di penghujung SMP--masa sibuknya ujian, berhasil menemukan jawaban. Patriarki. Selain dari buku yang dibacanya, ia juga mendapatkan pemahaman dari Ersya--mahasiswa yang sedang KKN di desanya. Menjalin kedekatan. Mengajari banyak hal setiap malam, berbagi perhatian, dan juga memberi perlindungan layaknya sepasang kakak-beradik. Tiga bulan sudah, tiba masanya Ersya harus pulang. Tugasnya telah usai dan harus kembali menyelesaikan studynya di kota asal. Tentu saja Allsya tak baik-baik saja setelah perpisahan. Terciptanya kebersamaan membuatnya merasa kehilangan. Terlebih ketika mimpinya dipaksa mati oleh sang ayah dengan jeratan sebuah perjodohan. Ketika ia datang padaku memberanikan diri bercerita tentang sekelumit hidupnya sebagai upaya penyembuhan diri, maka mata hatiku merubah cara pandang tentangnya. Menebas segala prasangka yang sempat tercipta karena kesaksianku yang tidak utuh. Keputusannya datang padaku adalah momentum terbaik untuk melengkapi bagian rumpang yang sering mengundang pikiran yang bukan-bukan serta kesimpulan tanpa rujukan. Namun secara tidak langsung ia mengajakku bermain-main dalam labirinnya. Bahkan bukan lagi bersifat ajakan melainkan paksaan karena ini menyangkut tanggung jawab profesi. Baiklah, dengan bantuan diary sebagai saksi bisu sang pemiliknya yang dibiarkan aku baca, kesaksian seorang lelaki yang sangat kupuja, serta mataku sendiri yang menyaksikan beberapa bagian hidupnya, aku susun benang merah dari hidup seorang pasien nomor sembilan. Silahkan, saksikan saja kinerjaku ini!
10 10 Chapters
DI BAWAH PENGARUH MANTRA

DI BAWAH PENGARUH MANTRA

Selama bertahun-tahun Nana tidak menyadari bahwa dia dalam pengaruh santet. Hingga suatu hari temannya, Yuli yang pertama kali memberitahu bahwa dirinya diikuti oleh mahluk ghaib yang memiliki kekuatan cukup besar. Mahluk itu sudah cukup lama mengikuti Nana. Ayu, adik kandung sendirinya dan juga temannya juga mengatakan hal yang sama. Tapi Nana mengabaikannya. Tujuh tahun berselang, Nana bertemu Intan seorang Indigo. Intan mampu berkomunikasi dengan mahluk ghaib yang mengikuti Nana. Intan bilang jika si mahluk ghaib itu senang karena kali ini Nana memberi perhatian akan keberadaannya. Nana menolak untuk pergi ke orang pintar, dan memilih bergabung dengan kelas meditasi tapa brata 12 hari. Pada hari kedua meditasi, Nana mendapat serangan tak kasat mata. Kepalanya bagai dipukuli dengan godam dari berbagai penjuru. Beruntung, Nana mampu bertahan walau dengan menahan kesakitan yang luar biasa. Selang beberapa hari, Nana kembali mendapatkan serangan kasat mata. Serangan kali ini lebih dasyat dari serangan pertama. Beruntung, sesi konsultasi dengan Gurunya tiba. Sang Guru mengatakan bahwa mahluk itu dikirim oleh sesorang karena faktor sakit hati. Mantranya ditanam di tulang. Itulah yang menjelaskan mengapa kekuatan mahluk itu sangat kuat. Dengan dibantu oleh Sang Guru, Nana mulai proses pelepasan mantra santet dan mahluk ghaib yang sangat menguras tenaga dan mental Nana. Ngeri, jijik, pasrah dan rasa sakit campur aduk menjadi satu. Sementara hujan badai dengan angin menderu serta gelegar halilintar mengiringi proses itu.
10 5 Chapters
Terapi Hasrat Dokter Bagas

Terapi Hasrat Dokter Bagas

“Hanya segitu kemampuanmu, dr. Bagas?!” desah wanita itu terengah, jemarinya mencengkeram seprai. “Ta–tapi ini salah, Nyonya… aku seharusnya tidak—” Dipecat karena tuduhan malpraktik dan dihancurkan oleh pengkhianatan tunangannya, dr. Bagaskara kehilangan segalanya dalam semalam. Saat hidupnya berada di titik terendah, sebuah tawaran misterius datang: menjadi terapis di klinik khusus wanita milik Madame Renata—tempat yang konon mampu menyembuhkan luka… dengan cara yang tak lazim. Namun, dari balik aroma terapi dan cahaya temaram ruang perawatan, Bagas justru terseret dalam dunia yang menggoda dan berbahaya. Setiap sentuhan menjadi ujian, setiap pasien menyimpan rahasia, dan setiap sesi terapi bisa saja membuatnya kehilangan kendali—baik sebagai dokter, maupun sebagai pria.
9.8 148 Chapters
Kisah Tukang Pijat Tunanetra

Kisah Tukang Pijat Tunanetra

Di tengah situasi pandemi, demi menambah penghasilan untuk menghidupi keluarga, aku mencari pekerjaan paruh waktu di bidang yang aku kuasai, yaitu terapis pijat tunanetra. Namun, aku tidak menyangka bahwa ada layanan khusus tersembunyi di lantai atas panti pijat tunanetra ini. Pelanggan pertama yang aku temui di lantai paling atas adalah Siena Laudy, bos perusahaan kami yang cantik dan berkuasa. Dia memintaku untuk memijatnya dengan teknik khusus ....
10 7 Chapters
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

Bagaimana jika ternyata tetangga di tempat barumu adalah kekasih virtualmu? Erick terkejut setengah mati saat suatu hari bertemu dengan tetangga sebelah rumahnya yang ternyata bukanlah orang asing baginya. Dia adalah kekasihnya di dunia maya. Kehidupan masa kini, kecanggihan teknologi komunikasi dan kesibukan yang cukup menyita waktu kesehariannya dan pernikahan yang mulai terasa hambar itu semua turut andil dalam sepak terjang Erick di dunia maya. Di dunia penuh halusinasi, ilusi dan semu semata itu Erick bak menemukan sebuah oase yang cukup menyejukkan jiwanya. Meski sadar sepenuhnya itu tidak sepenuhnya nyata, setidaknya ada satu bagian dalam hidupnya yang terpuaskan. Ketika sesuatu yang disangkanya hanya bisa terjadi di dunia maya kini hadir dalam kehidupan nyatanya, tepat di depan matanya, Erickpun mulai goyah. Kehidupannya pun perlahan mulai berubah. Sedangkan Nana adalah wanita yang enggan menikah untuk ketiga kalinya karena julukan wanita pembawa sial dilekatkan padanya setelah kedua suaminya terdahulu meninggal dunia. Memutuskan untuk hidup menyendiri bersama kucing-kucing peliharaannya dan menikmati hidupnya dalam kesepiannya. Hingga tanpa sengaja bertemu dengan Erick di dunia maya dan menjalin kedekatan yang tidak biasa. Pada awalnya hubungan mereka sebatas hubungan saling menguntungkan dan memuaskan. Namun seiring berlalunya waktu, kedua insan yang terluka dalam kehidupan nyata mereka, itupun saling mengobati dan menyelamatkan satu sama lain.
10 104 Chapters

Bagaimana cara mengenali majas sinestesia dalam puisi?

4 Answers2026-06-11 02:27:21
Ada sensasi unik ketika membaca puisi yang menggunakan majas sinestesia—seperti mendengar warna atau merasakan suara. Majas ini menggabungkan indera yang berbeda, menciptakan pengalaman baru. Misalnya, ketika penyair menulis 'suara yang manis,' ia menggabungkan pendengaran dan pengecap. Kuncinya adalah mencari frasa yang menyilang indera, terutama yang tidak biasa dalam kehidupan sehari-hari.

Puisi-puisi modern sering menggunakan teknik ini untuk memperkaya imajinasi pembaca. Contoh lain adalah 'warna yang berisik' atau 'senyum yang hangat.' Jika kamu menemukan frasa seperti ini, kemungkinan besar itu sinestesia. Yang menarik, majas ini tidak sekadar puitis, tapi juga memicu respons sensorik yang dalam.

Apa contoh majas sinestesia dalam novel Laskar Pelangi?

4 Answers2026-06-11 06:56:54
Membaca 'Laskar Pelangi' selalu membawa sensasi nostalgia yang unik, terutama saat menemukan kalimat-kalimat puitis Andrea Hirata. Salah satu contoh sinestesia yang paling menyentuh adalah ketika Ikal menggambarkan suara piano Bu Mus sebagai 'warna-warni yang menari di udara'. Di sini, indera pendengaran dan penglihatan menyatu secara magis, seolah suara bisa divisualisasikan seperti lukisan abstrak.

Bagian lain yang tak kalah memukau adalah deskripsi tentang aroma kopi di warung A Foong yang 'terdengar seperti lagu blues'. Metafora ini menggabungkan indera penciuman dan pendengaran, menciptakan gambaran multisensorik tentang kenangan masa kecil yang hangat. Hirata memang maestro dalam menenun kata-kata menjadi pengalaman indrawi yang kaya.

Contoh majas sinestesia apa yang populer di lagu Indonesia?

4 Answers2026-06-11 09:07:05
Kebetulan banget lagi seneng dengerin lagu-lagu Indonesia yang puitis, dan sinestesia emang sering muncul di lirik-lirik bagus. Salah satu yang paling nempel di kepala itu lirik dari 'Hujan' oleh Endank Soekamti—'dinginnya rindu yang menggigit'. Bayangin aja, rindu yang biasanya abstrak tiba-tiba punya sensasi dingin dan bisa 'menggigit' kayak udara malam. Itu bikin perasaan jadi lebih nyata, kayak bisa dirasain sama kulit.

Contoh lain yang keren dari Tulus di 'Sepatu': 'waktu yang berjalan terlalu cepat, tapi terasa berat'. Waktu digambarin punya berat, padahal kan nggak bisa ditimbang. Ini bikin kita langsung ngerasain betapa waktu bisa jadi 'beban' secara emosional. Keren sih cara musisi lokal pake majas ini buat bikin lagu lebih hidup.

Apa perbedaan majas sinestesia dan metafora dalam cerpen?

4 Answers2026-06-11 19:28:37
Majas sinestesia dan metafora sering bikin aku penasaran waktu baca cerpen. Sinestesia itu kayak main-main dengan indera, misalnya kata 'suara manis'—mana ada suara punya rasa? Tapi justru itu yang bikin deskripsi jadi hidup. Sementara metafora lebih ke perbandingan langsung, kayak 'waktunya adalah emas'. Bedanya, sinestesia itu campur aduk indera, sedangkan metafora nggak harus. Aku suka perhatikan gimana sinestesia bikin suasana cerita lebih 'terasa', terutama di cerpen-cerpen atmosferik kayak karya Seno Gumira.

Metafora lebih sering dipakai buat bikin pembaca paham konsep abstrak dengan analogi konkret. Contohnya, 'hatinya sekeras batu'—langsung kebayang kan? Tapi sinestesia lebih jarang dan biasanya dipake buat nuansa tertentu. Dua-duanya punya kekuatan sendiri, tergantung mau bawa cerita ke arah mana.

Bagaimana majas sinestesia memperkuat deskripsi karakter di novel?

4 Answers2026-06-11 22:14:28
Majas sinestesia itu seperti bumbu rahasia yang bikin deskripsi karakter jadi lebih 'nyambung' di kepala pembaca. Bayangin aja pas baca 'suaranya selembut sutra' atau 'senyumannya manis seperti madu'—langsung kebayang kan sifat si karakter tanpa perlu penjelasan panjang lebar? Aku suka banget cara majas ini nyelipin indra berbeda biar deskripsi jadi multidimensional. Misalnya di novel 'Laut Bercerita', karakter yang suaranya 'berbau karat' langsung terasa punya latar belakang kelam. Efeknya lebih cinematic, kayak nonton film tapi dalam bentuk tulisan.

Yang keren, sinestesia juga bisa ngebedain karakter utama dari figuran. Tokoh antagonis yang 'tatapannya berbisa' pasti lebih nempel di ingatan daripada sekadar 'dia marah'. Pernah baca 'Pulang' karya Leila S. Chudori? Deskripsi seperti 'ingatannya berbau hujan' bikin flashback karakter jadi lebih sensual dan personal. Ini beda banget sama deskripsi standar macam 'dia ingat masa lalu' yang datar.

Di film apa majas sinestesia sering digunakan dalam dialog?

4 Answers2026-06-11 12:53:21
Ada satu film yang langsung terlintas di benak ketika membicarakan sinestesia dalam dialog: 'Ratatouille'. Ingat adegan ketika Anton Ego mencicipi hidangan Remy dan tiba-tiba terbang melayang ke masa kecilnya? Itu contoh brilian bagaimana rasa bisa diubah menjadi pengalaman visual dan emosional. Pixar memang jagonya memainkan indera penonton dengan cara tak terduga.

Film lain yang patut disebut adalah 'The Shape of Water'. Dialog-dialog bernuansa puitis antara Elisa dan Amphibian Man sering menggabungkan sensasi sentuhan dengan suara atau warna, seolah-olah mereka berkomunikasi melalui bahasa indera yang saling bertautan. Guillermo del Toro piawai menciptakan dunia di mana batas-batas indera menjadi kabur.

Apa contoh majas yang sering digunakan?

3 Answers2026-06-12 12:58:42
Ada satu momen di kelas bahasa waktu SMA yang bikin aku sadar betapa kreatifnya majas itu. Guru kami nanya, 'Kalian tau nggak, ketika seseorang bilang 'waktunya berlari seperti cheetah', itu majas apa?' Awalnya pada bengong, tapi ternyata itu personifikasi—ngasih sifat hidup ke benda mati. Majas semacam ini sering banget muncul di lirik lagu atau puisi, kayak 'angin berbisik' atau 'malam merangkul'. Aku suka banget ngumpulin contoh-contoh gini karena rasanya bahasa jadi lebih hidup dan berwarna.

Selain personifikasi, metafora juga jadi favorit banyak orang. Misalnya di novel 'Laskar Pelang'i, Andrea Hirata nulis 'waktu adalah uang'—padahal jelas waktu bukan lembaran rupiah, tapi maksudnya waktu berharga banget. Atau hiperbola kayak 'aku capek setengah mati' yang emang sengaja dibesar-besarin buat ngegambarin tingkat kelelahan. Yang lucu itu ketika nemuin majas ironi di kehidupan sehari-hari, kayak bilang 'enak banget ya!' pas lagi terjebak macet.

Bagaimana cara menggunakan majas sindiran dalam cerpen?

5 Answers2026-03-21 15:38:23
Majas sindiran dalam cerpen itu seperti bumbu rahasia yang bikin cerita jadi lebih berasa. Aku suka pakai hiperbola untuk menggambarkan karakter yang terlalu dramatis, misalnya 'Dia menangis seolah dunia akan kiamat besok pagi'. Atau litotes buat sindiran halus kayak 'Kerjamu lumayan, cuma lebih cepat dikerjakan kura-kura buta'.

Kuncinya adalah timing. Sindiran yang dilempar di saat tepat bisa bikin pembaca tersenyum kecut atau malah geleng-geleng kepala. Aku sering sisipkan dalam dialog karakter pendukung untuk memberikan kritik sosial tanpa terkesan menggurui. Contoh favoritku dari cerpen 'Kupu-Kupu Malam' yang memakai ironi: 'Sungguh indah melihat anak-anak jalanan belajar sambil menahan lapar di bawah poster program pendidikan gratis'.

Boleh kasih contoh-contoh majas sindiran dalam percakapan sehari-hari?

1 Answers2026-05-25 17:16:55
Majas sindiran itu seperti bumbu dalam percakapan—kadang pedas, kadang asam, tapi selalu bikin obrolan lebih berwarna. Misalnya, ketika temanmu datang terlambat ke janjian, kamu bisa bilang, 'Wah, jam tanganmu pasti beda zona waktu ya?' Ini sindiran halus yang nggak langsung nyerang, tapi cukup buat mereka ngerasa guilty. Atau ketika ada orang yang sok sibuk padahal cuma scroll media sosial seharian, 'Keren banget multitasking-nya, sambil tiduran bisa keliatan produktif.' Sindiran semacam ini sering dipakai buat bercanda sekaligus ngasih subtle reminder.

Contoh lain yang sering muncul di grup chat: 'Kamu itu kayak WiFi di mall, banyak yang nyari tapi susah dapet sinyal.' Ini sindiran buat orang yang sulit dihubungi atau sering ghosting. Atau sindiran klasik buat yang pelit: 'Kamu hemat banget ya, sampai angin aja dijualin.' Sindiran-sindiran ini works because they’re relatable—hampir semua orang pernah ketemu karakter kayak gitu dalam hidup sehari-hari.

Yang lucu itu ketika sindiran dipakai buat respond sarkasme. Misalnya ada yang komentar, 'Kok kamu bisa sih kerja sambil dengerin lagu?' Balasannya bisa, 'Iya, soalnya kupingku nggak dipake buat mikir.' Atau ketika ada teman yang selalu curhat masalah cinta tapi nggak pernah berubah, 'Kamu itu seperti sinetron, episode baru tapi alur ceritanya muter-muter di situ juga.' Sindiran kayak gini biasanya lebih efektif daripada nasehat langsung karena bikin orang ngerasa 'tertampar' tanpa harus defensive.

Di dunia kerja juga banyak sindiran kreatif. Kayak ke rekan yang suka lempar tanggung jawab, 'Wah, kamu expert banget ya main passing, cocok jadi striker.' Atau buat bos yang suka ngasih deadline nggak masuk akal, 'Kalo bisa dikerjakan semalam, berarti kita salah hiring superhero ya.' Sindiran semacam ini jadi semacam 'venting mechanism' yang lebih sopan daripada komplain langsung.

Uniknya, semakin dekat hubungannya, semakin tajam sindiran yang bisa dilontarkan—dan justru jadi bahan candaan. Kayak sindiran ke sahabat yang doyan makan, 'Kamu itu walking example kalau perut itu bottomless.' Atau ke teman yang hobi ngerokok, 'Paru-parumu itu kayak museum asap, lengkap dari berbagai era.' Sindiran dalam percakapan sehari-hari itu seperti seni—perlu timing yang pas dan delivery yang tepat biar nggak bikin sakit hati, tapi justru bikin obrolan lebih hidup.

Bagaimana cara membuat majas simile yang kreatif?

4 Answers2026-05-19 21:28:17
Membuat majas simile yang kreatif itu seperti bermain dengan warna di palet pelukis—butuh eksperimen dan keberanian untuk mencampur hal yang tak terduga. Kuncinya adalah menggali pengalaman sensorik atau emosional yang personal, lalu membandingkannya dengan sesuatu yang kontras namun punya benang merah tersembunyi. Misalnya, 'senyumannya dingin seperti es krim strawberry di tengah hujan'—ini menggabungkan rasa, suhu, dan situasi yang paradoks.

Coba juga 'meminjam' metafora dari dunia lain, seperti teknologi atau alam. 'Cintanya stabil seperti WiFi di pedesaan' bisa jadi lucu sekaligus relatable. Jangan takut salah; justru simile yang 'aneh' sering paling memorable. Latih dengan menulis 10 versi berbeda untuk satu objek, lalu pilih yang bikin kamu sendiri tersenyum.

Related Searches

Popular Searches
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status