Kalimat Pasif Adalah

ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Start Test

Related Books

Hanya Istri Pelampiasan

Hanya Istri Pelampiasan

"Kenapa? Kalau emang nggak ada rasa, kenapa masih harus melakukannya?" Lelaki bertubuh atletis itu berbalik dengan tatapan tajam yang sama. "Pria lebih banyak menggunakan logika dibanding hatinya. Cuma orang munafik yang menyinyiakan kesempatan, hanya karena alasan nggak cinta!" Malam pengantin tak pernah seindah yang Melody bayangkan. Pengalaman pertama yang seharusnya berkesan justru terasa menyakitkan saat dia berakhir di atas pembaringan sebagai pelampiasan lelaki yang tadi siang bersanding dengannya di pelaminan. Sebab, meski raga lelaki itu sepenuhnya milik dia, hati dan jiwanya seperti ada di tempat lain.
10 39 Chapters
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

"Bu Juvena, apa Anda yakin ingin menayangkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?" Juvena terhenti sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin." "Oh ya, sekalian bantu aku urus visa. Pada hari pernikahan aku harus ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu." Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar. Pagi ini saja, Juvena menemukan rumah kecil tempat tinggal tunangannya bersama cinta pertamanya. "Marisha, kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!" Begitu sampai di pintu, Juvena mendengar Silvano menyerukan kalimat itu kepada Marisha. Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman. Melihat adegan itu, jantung Juvena hampir meledak. Dia menahan diri untuk tidak menerobos masuk, lalu berbalik dan pergi. Pada saat itu juga, dirinya telah diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang. Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana mereka untuk merebut pengantin terjadi ... Juvena akan kabur dari pernikahan!
10 28 Chapters
Antara Pasal dan Perasaan

Antara Pasal dan Perasaan

Sinopsis: Antara Pasal dan Perasaan Aura Ramadhani adalah seorang siswi SMA yang cerdas, berani, dan penuh prinsip. Dibentuk oleh dunia hukum yang diterapkan ayahnya, ia bertekad untuk memperjuangkan keadilan—terutama bagi mereka yang tak memiliki suara. Namun, hidupnya yang teratur dan penuh tujuan terguncang ketika Ari, seorang siswa pindahan yang misterius dan penuh rahasia, memasuki dunia sekolahnya. Kasus pencemaran nama baik yang melibatkan teman sekelasnya membawa Aura lebih dekat dengan Ari. Di balik topeng dinginnya, Ari menyimpan luka lama yang tak mudah disembuhkan, dan Aura mulai menyadari bahwa mencari kebenaran tak selalu sesederhana yang ia bayangkan. Dalam pencarian keadilan, ia terjebak dalam perasaan yang tak bisa ia kontrol—perasaan yang berbahaya bagi seorang calon pengacara. Di tengah perdebatan hukum dan dinamika sekolah, Aura harus memilih: apakah ia akan tetap berpegang pada prinsip, atau membiarkan dirinya terseret dalam cinta yang bisa menghancurkan segalanya? Ari, dengan segala misterinya, mulai membuka hati Aura pada kenyataan bahwa cinta, seperti hukum, tak selalu bisa diprediksi—dan kadang, perasaan yang tak terungkap bisa menjadi pelanggaran terberat. Antara Pasal dan Perasaan adalah kisah tentang hukum, cinta pertama, dan menemukan kekuatan dalam ketidakpastian. Ketika pasal-pasal tak cukup memberi jawaban, apakah perasaan bisa menjadi penyelamat? Sinopsis ini akan menggugah rasa penasaran pembaca wanita, mengundang mereka untuk mencari tahu lebih jauh tentang hubungan antara Ari dan Aura, serta bagaimana kisah cinta mereka berkembang di tengah dilema hukum yang kompleks. Selain itu, sinopsis ini menekankan tema-tema utama seperti perjuangan, keadilan, dan emosi remaja.
0 9 Chapters
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Sejak kelas 10, Alana diam-diam menyukai Alfa Raynard—kakak kelasnya yang dingin, pintar, dan tak terjangkau. Alfa hanya pernah punya satu mantan, dan sejak putus, ia semakin tertutup. Alana tahu perasaannya sepihak. Tapi ketika takdir mulai mempertemukan mereka dalam kebetulan-kebetulan kecil, ia mulai bertanya-tanya: apakah perasaannya benar-benar tak terlihat, atau Alfa sebenarnya menyadarinya?
0 8 Chapters
Diamnya Seorang Istri

Diamnya Seorang Istri

Diamnya Alina benar-benar membuat Wildan bingung, wanita yang ia nikahi lima tahun yang lalu, tiba-tiba berubah drastis. Alina yang dulunya sangat cerewet, tiba-tiba berubah menjadi diam. Hingga suatu saat, Wildan menemukan jawaban dari perubahan istrinya itu. Namun, hal itu bagai hantaman batu besar yang mampu merobohkan. Bagaimana tidak, hampir setengah tahun Alina menyembunyikan penyakitnya. Alina menderita kanker rahim, hal itu yang membuatnya sulit untuk hamil. Dan hal itu juga yang membuat Wildan memutuskan untuk menikah lagi, dan tanpa sepengetahuan istrinya. Menyesal, itu yang Wildan rasakan saat ini. Terlebih saat mengetahui keputusan Alina untuk bercerai, usai menjalankan operasi pengangkatan rahim. Alina langsung melayangkan surat gugatan cerai, wanita itu ingin hidup tenang, meski tanpa kehadiran seorang anak dan juga suami. Mampukah Alina menjalani kehidupannya nanti? Lalu sanggupkah Wildan berpisah dengan Alina, setelah lima tahun menjalani bahtera rumah tangga bersama?
10 23 Chapters
MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

Lima sahabat ARCJJ, sebut saja Awan, Rosie, Cantigi, Jhagad dan Jazlan mendaki Gunung Argon yang terkenal mistis untuk pertama kali. Kebakaran hutan hebat membuat mereka terpencar dan petualangan di Hutan Terlarang pun resmi dimulai. Kepentingan masing-masing orang mulai membuat bertahan hidup menjadi lebih rumit lagi. Kisah kelam hutan terlarang terungkap, mereka jadi saksi keberadaan makhluk yang terpenjara sunyi. Ketika mahluk haus akan darah mengancam diri, pulang yang dulunya begitu dihindari, berubah menjadi hal yang paling diingini. Akankah mereka bisa bertahan dan pulang kemudian? Bahkan ketika harap mungkin hanya tinggal angan?
10 87 Chapters

Kapan harus menggunakan kalimat pasif dalam tulisan?

4 Answers2026-06-01 06:04:38
Menggunakan kalimat pasif itu seperti memilih bumbu tertentu dalam masakan—tidak selalu dominan, tapi bisa jadi penyedap yang pas di situasi tepat. Aku sering memakainya ketika ingin menonjolkan objek atau korban dalam cerita, bukan pelakunya. Misalnya, dalam narasi misteri, 'Surat itu disembunyikan di laci' lebih memberi kesan intrigu daripada 'Dia menyembunyikan surat di laci'. Juga berguna saat pelaku tidak diketahui atau tidak relevan, seperti laporan berita 'Kota kecil diterjang badai'.

Di dunia akademik atau teknis, pasif sering dipakai untuk objektivitas. Tapi hati-hati, kebanyakan pasif bikin tulisan terasa kaku dan jauh. Kuncinya adalah menyeimbangkan—gunakan saat ingin mengalihkan fokus pembaca atau menciptakan nuansa tertentu, tapi jangan sampai menghilangkan energi dari tulisan.

Apa ciri-ciri kalimat aktif dan pasif dalam teks?

4 Answers2026-06-01 13:26:31
Kalimat aktif dan pasif itu seperti dua sisi mata uang yang selalu menarik untuk dibahas. Dalam kalimat aktif, subjek berperan sebagai pelaku tindakan, misalnya 'Aku membaca buku'—di sini, 'aku' jelas melakukan aksi membaca. Sementara pada kalimat pasif, subjek justru menjadi penerima aksi, seperti 'Buku dibaca oleh aku'. Perubahan struktur ini sering pakai kata kerja berawalan di- atau ter-, dan kadang disertai frasa 'oleh'. Yang bikin seru, kalimat pasif bisa membuat narasi terasa lebih objektif atau dramatis, tergantung konteksnya.

Contoh lain, 'Tim memenangkan pertandingan' (aktif) vs 'Pertandingan dimenangkan oleh tim' (pasif). Perbedaannya bukan cuma soal tata bahasa, tapi juga nuansa yang dihasilkan. Kalimat aktif biasanya lebih langsung dan energik, sementara pasif memberi kesan lebih halus atau formal. Kadang, penulis sengaja memilih pasif untuk menyembunyikan pelaku, misalnya 'Kue itu sudah dimakan'—siapa yang makan? Rahasia!

Manakah yang lebih efektif: kalimat aktif atau pasif?

4 Answers2026-06-01 06:04:20
Ada sesuatu yang menarik ketika kita mulai membandingkan gaya penulisan aktif dan pasif. Sebagai seseorang yang sering menulis ulasan film, aku merasa kalimat aktif jauh lebih mudah 'menyentuh' pembaca. Misalnya, 'Sang sutradara menghancurkan ekspektasi penonton di adegan ketiga' terasa lebih personal dan dinamis daripada 'Ekspektasi penonton dihancurkan oleh sutradara...'.

Tapi bukan berarti pasif selalu buruk. Dalam konteks tertentu, seperti laporan akademis atau berita formal, kalimat pasif justru memberi kesan objektif. Aku sering memilih pasif saat ingin menonjolkan hasil suatu peristiwa, bukan pelakunya. Intinya, efektivitas tergantung pada tujuan dan audiens—aktif untuk keterlibatan emosional, pasif untuk penyampaian fakta tanpa bias.

Bagaimana mengubah kalimat aktif menjadi pasif dengan mudah?

4 Answers2026-06-01 00:27:50
Pernah ngebayangin gimana caranya bikin kalimat pasif tanpa bikin kepala pusing? Aku dulu sering bingung, tapi ternyata triknya simpel banget. Pertama, cari dulu siapa pelaku dan objek dalam kalimat aktif. Misal, 'Ani memetik bunga' – Ani subjek, bunga objek. Nah, buat pasifnya, objek jadi subjek: 'Bunga dipetik Ani'. Kata kerja diubah pake awalan 'di-' atau 'ter-' tergantung konteks.

Yang keren, struktur ini bisa dipake buat bikin tulisan lebih variatif. Kadang kalimat pasif justru bikin aliran cerita lebih natural, apalagi kalo mau fokusin perhatian pembaca ke objek daripada pelakunya. Cuma perlu diingat, jangan kebanyakan pake kalimat pasif biar nggak monoton. Aku sendiri suka campur antara aktif-pasif biar ritme tulisan lebih enak dibaca.

Contoh kalimat aktif dan pasif dalam percakapan sehari-hari?

4 Answers2026-06-01 14:37:59
Kemarin temanku bercerita tentang betapa seringnya kita tanpa sadar menggunakan kalimat aktif dan pasif dalam obrolan sehari-hari. Misalnya, ketika bilang 'Aku makan nasi goreng tadi malam' (aktif) vs 'Nasi goreng dimakan olehku tadi malam' (pasif). Yang pertama terasa lebih natural kan? Tapi kadang pasif justru lebih sopan, seperti 'Ruangan ini sudah dibersihkan' terdengar lebih halus daripada 'Aku membersihkan ruangan ini'.

Lucunya, di grup WhatsApp keluarga, ibuku selalu pakai kalimat pasif untuk permintaan: 'Sayur ini harus dihabiskan!' lebih efektif daripada 'Habiskan sayur ini!'. Pola ini bikin aku sadar betapa fleksibelnya bahasa Indonesia dalam menyesuaikan nuansa percakapan.

Apa perbedaan kalimat aktif dan pasif dalam bahasa Indonesia?

4 Answers2026-06-01 05:40:30
Baru kemarin aku lagi diskusi seru sama temen tentang struktur kalimat nih. Jadi gini, kalimat aktif itu subjeknya beraksi langsung, kayak 'Aku makan nasi goreng'. Si 'aku' di sini jelas ngelakuin aksi makannya. Sedangkan pasif dibalik, subjeknya malah dikenain aksi, contohnya 'Nasi goreng dimakan aku'. Bedanya nggak cuma urutan kata aja lho, tapi juga nuansanya. Aktif terasa lebih langsung dan energik, sementara pasif sering dipake buat ngehalusin pernyataan atau fokusin perhatian ke objeknya.

Yang lucu itu waktu ngobrolin novel-novel terjemahan. Kadang terjemahan Inggris ke Indonesia suka kaku karena translator maksa pake struktur pasif terus. Padahal dalam percakapan sehari-hari, naturalnya kita lebih banyak pake aktif. Misal di dialog 'The door was opened by me' lebih enak diterjemahin 'Aku buka pintunya' daripada 'Pintu dibuka oleh aku' yang kedengeran kaku banget.

Apa perbedaan kalimat pasif dan aktif dalam dialog film?

5 Answers2026-06-03 11:58:42
Ada sesuatu yang magis tentang bagaimana dialog dalam film bisa menghidupkan karakter. Kalimat aktif, seperti 'Dia menendang bola,' langsung memberi energi pada adegan karena subjek jelas melakukan aksi. Sementara kalimat pasif, 'Bola ditendang olehnya,' terasa lebih formal dan sering dipakai untuk efek dramatis atau ketika pelaku tidak penting. Sutradara seperti Christopher Nolan sering memainkan ini—adegan action pakai aktif biar tense, tapi flashback pakai pasif untuk nuansa reflektif.

Contoh lucunya di 'The Dark Knight,' Joker bicara dengan aktif ('I’m gonna make this pencil disappear') yang bikin charisma-nya meledak. Bandingkan dengan narasi pasif di 'Fight Club' ('The rules were broken by us') yang bikin suasana terasa lebih gelap. Tergantung tujuan emosi yang ingin disampaikan, keduanya punya kekuatan masing-masing.

Bagaimana membuat kalimat pasif yang menarik dalam cerita?

5 Answers2026-06-03 01:40:33
Kalimat pasif sering dianggap membosankan, tapi sebenarnya bisa jadi alat narasi yang powerful kalau dipakai dengan kreatif. Salah satu trik favoritku adalah memanfaatkannya untuk menciptakan suspense—misalnya, 'Kotak itu dibuka perlahan-lahan, tapi tak ada yang berani melihat isinya.' Kalimat ini sengaja menempatkan objek ('kotak') sebagai subjek untuk menarik perhatian pembaca ke benda misterius itu, bukan ke pelaku yang membukanya.

Dalam adegan flashback, pasif juga efektif untuk menyampaikan perasaan korban: 'Tangannya diikat erat, suara teriakan itu hanya terdengar samar.' Struktur pasif di sini membuat pembaca langsung merasakan helplessness karakter tanpa perlu menjelaskan siapa antagonisnya. Kuncinya adalah variasi; selingi dengan kalimat aktif biar ritmenya tidak monoton.

Apa fungsi kalimat pasif dalam naskah drama televisi?

5 Answers2026-06-03 17:48:04
Kalimat pasif dalam naskah drama televisi seringkali menjadi alat untuk menciptakan nuansa misteri atau ketegangan. Bayangkan adegan di mana karakter utama menemukan ruangan berantakan—'Meja digulingkan, dokumen-dokumen berserakan.' Dengan struktur pasif, penonton langsung merasakan ada sesuatu yang salah tanpa perlu tahu pelakunya. Ini memancing rasa penasaran dan mempertahankan momentum cerita.

Di sisi lain, kalimat pasif juga berguna untuk menghindari repetisi. Jika adegan sebelumnya sudah menampilkan antagonis merusak ruangan, menggunakan pasif di adegan berikutnya ('Layar komputer dihancurkan') membuat dialog tetap efisien. Penulis bisa fokus pada reaksi karakter ketimbang mengulang informasi yang sudah diketahui penonton.

Related Searches

Popular Searches
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status