Desember Ke-30
Novel antik yang berada di depanku saat ini terlihat bagai maha karya yang harus diperlakukan hati-hati, tanganku jadi lebih pelan saat membuka lembar demi lembarnya.
“Aku temukan di salah satu toko buku di Roma,” cerita Coksa.
Aku diam, mencoba mendengarkan cerita yang ingin dituturkan Coksa, dan mencoba mencari tahu alasan di balik muka murungnya.
“Aku terlambat, dia telah menemukan Little Women cetakan pertamannya dari pria lain.”
Coksa menghela napas pelan, hembusan angin kekecewaan. Dia sempat terdiam lama sambil menatap Little Women di depanku, kemudian melanjutkan ceritanya.