Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Selena Claire terlahir di detik-detik terakhir kehidupan ibunya, sebuah takdir yang menjadikannya gadis Indigo, gadis istimewa yang tak terhindarkan menjadi sasaran makhluk gaib. Dengan kemampuan uniknya, Selena memiliki kekuatan untuk membantu arwah-arwah tersesat menemukan kedamaian. Namun, semakin dalam ia terlibat dalam dunia arwah, kemampuannya semakin tajam dan membuatnya berhadapan dengan calon tumbal yang ia tolong. Ancaman terhadap nyawanya pun semakin nyata. Banyak makhluk kuat yang merasa terganggu oleh keberadaannya, mengancam hidupnya dengan kekuatan yang jauh melebihi imajinasi. Selena pun terus mengasah kemampuannya, namun pertanyaannya tetap ada, dapatkah ia menjadi cukup kuat untuk menolong mereka yang membutuhkan, sementara keselamatannya sendiri kini berada di ujung tanduk? Dalam perjalanan penuh bahaya ini, Selena harus memilih melindungi dirinya sendiri atau terus membantu mereka yang terjebak di antara dunia hidup dan mati.
Horor
101.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
My Idiot Wife (Nagara & Sona)

My Idiot Wife (Nagara & Sona)

Ria Mariana
Ketika Tuan Muda sombong mendapat istri konyol dan lucu. Awalnya mereka seperti kucing dan tikus yang selalu tak akur. Namun suatu hari, pertengkaran itu mengubah rasa benci menjadi cinta.
Romansa
103.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Love Died In Autumn

Love Died In Autumn

The night before my wedding, my best friend flew back from overseas to attend my bachelor party. We were just having a few drinks when his stomach started acting up, so I quickly reached into his bag for his medication. Instead of pills, I found a naughty remote control. I grinned mischievously and waved a hand toward him. “Didn’t know you were getting this wild overseas, man.” He smiled awkwardly and told me to just hand him the medicine and not to touch anything else. Alas, his reaction made me even more curious. So I purposely pressed on one of the buttons. The next second, my fiancee, who was sitting right next to us, shuddered.
Baca
Tambahkan
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

"Boneka baru di tempat ini mantap banget! Nggak cuma mirip manusia asli, bagian belakangnya bahkan bisa basah." Aku berniat menangkap basah perselingkuhan, mengikuti suamiku ke sebuah tempat pijat. Tapi, tanpa sengaja kepalaku tersangkut di pagar, pantatku terangkat tinggi, celana dalam terlihat jelas. Alhasil, aku dikira mainan baru yang baru dikirim ke toko ini, lalu dipermainkan seenaknya. Paha dan pantatku yang terbuka pun dimainkan orang-orang. Aku meronta, ingin orang di belakangku sadar bahwa aku manusia sungguhan. Aku juga takut ketahuan suamiku. Di saat aku bimbang seperti itu, tangan orang di belakang menyentuh pusat sensitifku. Dalam sekejap, sensasi itu membuatku mengerang, cairan panas meliap dari belakang membasahi tangan pria itu.
Cerita Pendek · Gairah
2.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
La amante con VIH y el esposo que pagará caro

La amante con VIH y el esposo que pagará caro

La amante con VIH y el esposo que pagará caro. A Sabrina, el gran amor de Roberto, le diagnosticaron VIH en el hospital donde yo trabajaba. Faltando a mi ética médica, se lo conté a él. Pero Roberto pensó que lo estaba engañando. No solo me difamó, acusándome de la muerte de un paciente, lo que me llevó a la cárcel, sino que después también diluyó un abortivo en mi leche. Con ocho semanas de embarazo, sufrí una hemorragia masiva. Le supliqué ayuda, pero me apartó de una patada. —Por fin, dejarás de ser un impedimento para que Sabri y yo estemos juntos. Al abrir los ojos de nuevo, estaba de vuelta en el fatídico día en que a Sabrina le habían diagnosticado VIH. Y, esta vez, no solo guardé silencio, sino que además le pedí el divorcio a Roberto. Después de todo, él la amaba tanto… Tenía que dejarlos ser felices juntos.
Baca
Tambahkan
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Alana harus merelakan suaminya Arkan Alvarendra untuk menikah lagi dengan wanita pilihan mertuanya karena Alana masih belum juga menunjukkan tanda kehamilannya sejak dua tahun menikah dengan Arkan Alvarendra, hal itu dikarenakan dia tak sadar sudah membuat perjanjian dengan memberikan rahimnya kepada batu ghaib yang diberikan oleh nenek misterius kepadanya. Pernikahan suaminya dengan Ayana membuat Alana sakit hati dan membuat perjanjian kepada batu ghaib tersebut agar suaminya tidak berpaling dengan dirinya dengan menjadikan tumbal istri mudanya. Kejadian yang merenggut Ayana membuat adik Ayana yakni Alina mulai melakukan penyelidikan dan menyamar menjadi sosok Ayana karena kemiripan wajahnya dengan kakaknya. Akankah rencana Alana berhasil dan membuat Arkan tetap bertahan pada pernikahannya? Berhasilkah Arkan mengungkapkan misteri kematian beberapa istri mudanya yang meninggal secara misterius?
Horor
105.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Satria dan Fatih, dua orang pemuda yang sedang menjalani pendidikan di sebuah perguruan tinggi di luar kota itu begitu antusias kala liburan tiba. Rasa rindu pada kampung halaman yang membuncah membuat mereka tak sabar untuk pulang. Namun siapa sangka jika kepulangan mereka kali ini disambut dengan keanehan-keanehan pada kampung halaman mereka. "Ini bulan suro, Nak. Kamu ingat kan? Di kampung ini selalu saja ada lima orang pemuda yang meninggal tiap bulan suro." Sambutan tak menyenangkan langsung mereka terima, begitu pun dari keluarga. Mereka hanya takut anak lelaki mereka akan jadi tumbal selanjutnya. Lalu akankah Fatih dan Satria lebih memilih pergi dari kampung mereka? Atau malah bertekad untuk membantah mitos bulan suro yang telah membuat warga ketakutan itu?
Horor
104.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta Bisa Tumbuh Lagi

Cinta Bisa Tumbuh Lagi

Sebelum menikah, mataku yang buta demi menolong Doni tiba-tiba pulih. Aku ingin memberi tahu hal ini padanya dengan senang, tapi malah melihatnya sedang bermesraan dengan adik sepupuku. "Kak Doni, sekarang anak kita sangat sehat, dokter bilang kita sudah bisa melakukan hubungan intim. Bagaimana kalau kita mencobanya di ruang tamu?" "Selain itu, kakak sedang tidur di kamar, kalau kita melakukan hubungan intim di sini, pasti sangat seru, 'kan?" "Diam! Kelak jangan pakai istriku untuk bercanda." Doni memarahinya sambil menciumnya. Melihat gerakan mereka makin mesra, bahkan napas mereka makin desak, dia baru menyadari kenapa setengah tahun lalu, mereka berdua tiba-tiba suka olahraga dalam ruangan. Aku menutup mulutku dengan tangan, lalu kembali ke kamar dan mengunci pintu. Sekarang aku tidak berencana memberi tahu Doni kalau mataku sudah pulih. Aku mengeluarkan ponsel untuk menelepon ibuku. "Ibu, aku nggak mau menikah dengan Doni lagi, aku mau menikah dengan pria vegetatif dari Keluarga Barata itu." "Aku nggak mau Doni si pria berengsek itu lagi."
Baca
Tambahkan
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sehari sebelum pernikahan, aku menerima telepon dari hotel, "Selamat siang, Nona Kiara. Ada orang yang sudah merusak aula pernikahan Nona." Aku yang tidak tahu apa-apa pun langsung bergegas ke hotel. Setibanya di sana, aku melihat seorang wanita memegang foto pranikah tunanganku dan aku. Dia berteriak marah, "Dasar perempuan nggak tahu malu! Berani-beraninya merebut suamiku! Bahkan memakai uangnya untuk mengadakan pernikahan semegah ini!" Kerumunan langsung ikut heboh. Bahkan manajer hotel ikut menyalahkanku, "Pantas saja mempelai prianya nggak pernah muncul selama persiapan pernikahan. Ternyata Nona hanya selingkuhannya!" Situasi jadi makin tidak terkendali. Aku dipukuli hingga mengalami keguguran. Aku marah dan malah tersenyum menyeringai. Kemudian segera mengirimkan pesan pada sekretarisku, "Pernikahan besok dibatalkan dan suruh Galang angkat kaki dari perusahaanku!" Dia sudah berani memakai uangku untuk berselingkuh, bahkan berbuat seenaknya! Lihat saja apa yang akan kulakukan untuk menghancurkan kalian!
Baca
Tambahkan
Brain Tumor, My Foot!

Brain Tumor, My Foot!

After my husband's car accident, I did a checkup and found out he had a malignant brain tumor. Instead of telling him right away, I stuck the report in my bag, planning to wait for the right moment. Guess what? He found it first—and thought I was the one with the tumor. A few days later, I overheard him in his office, laughing with a buddy: "My wife? No looks, no figure, just money—and now she's got a brain tumor. Talk about a win for me. If Rainee hadn't gone abroad, I'd never have married her. Bad luck, huh? At least I dodged the kid bullet. Once she's gone, I get everything." Then he pulled the amnesia card, blamed it on the accident, and started treating Rainee like his wife. He even welcomed her into our house. I smiled and said, "Nathan, let's get a divorce."
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status