Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gemintang

Gemintang

Anak itu juga membeli fusilli yang siap olah. “Arusha suka udang goreng pakai saus mayonais, Om,” Lamunan Keenan terputus kala tangan Arusha mulai bergerak ke tubuhnya, memakaikannya apron berwarna abu muda. Apron yang paling sering ia gunakan. “Ayah mau fusilli pakai saus apa?” tanya Arusha. “Bolognaise?” ujar Keenan ragu. “Oke,” Arusha bergerak kesana-kemari, menuju kulkas dan menyiapkan bahan yang diperlukan.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai bergumul
Baca
+Pustaka
SELUMBARI

SELUMBARI

Musim kemarau sudah berjalan berbulan-bulan, terik matahari yang tidak bisa diabaikan begitu saja semakin menyengat kulit. Daun-daun pohon jati semakin banyak yang meninggalkan rantingnya dan berserakan di tanah. Berbeda dengan pohon jati, sebuah pohon yang sama besarnya tampak tumbuh besar dan kuat tidak terpengaruh iklim. Pohon itu adalah pohon ulin, pohon yang sulit ditemui.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai bergumul
Baca
+Pustaka
Gardenia

Gardenia

Terdapat dua ekor rusa yang sedang minum di sungai itu. Mengalihkan pandangannya, Tuan Nelson terkejut dengan apa yang ia lihat, di antara semak-semak yang tumbuh di dekat pohon ia melihat bunga anggrek hitam yang sangat langka melekat pada sebuah batang bawah pohon yang terlihat tua. Tanpa sadar Tuan Nelson melangkahkan kakinya menuju bunga tersebut dan berjongkok untuk melihat bunga itu. Dipegangnya kelopak bunga yang sehitam langit di malam hari, dengan hati-hati Tuan Nelson mencabut bunga anggrek tersebut.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai bergumul
Baca
+Pustaka
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ucap Allen dengan senyuman kecilnya. "Eh? Iyah. Nama lu siapa?" tanyanya. "Nama gua Allen Zaleska. Lu?" tanya Allen. "Gua Argan. Maksudnya Argan Yehezkiel. Btw, apa kita satu sekolah?" tanyanya lagi. "Hmm? Gua bersekolah di sekolah SMA Persatuan. Lu jugakah? Karena seragam kita sama." ucap Allen. "Ha? Iyah! Gua juga bersekolah disitu. Kok bisa sama yah?" ucapnya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bergumul
Baca
+Pustaka
EMERALD

EMERALD

Untuk seluruh siswa dan siswi kelas 10, 11, dan 12 diharapkan segera menuju lapang upacara, karena upacara sebentar lagi akan segera dimulai Alin dengan santai berjalan, disaat siswa yang lain berlarian. Mata Alin melirik ke arah kanan dan kiri melihat seluruh siswa yang berhamburan berlari menuju lapangan. Alin dengan sengaja tidak memakai atribut seperti topi dan dasi, agar ia dipulangkan. Setelah sampai lapangan Alin berbaris paling belakang. Baru saja ia diam di barisan, ada salah seorang osis yang menariknya ke belakang dan langsung menyerahkannya pada guru yang ada dibelakang.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai bergumul
Baca
+Pustaka
Allium Sativum

Allium Sativum

ucapnya merasa bersalah. "Nunggu kamu peka sama perasaan aku selama lima tahun ini aja aku sanggup. Apalagi kalau nunggu segini doang," jawab gue jujur. "Allium Sativum, jangan mulai deh." Ya, nama gue Allium Sativum yang berarti bawang putih. Gue sampai sekarang masih belum tau kenapa orangtua gue memberi nama itu. Gue tertawa keras.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai bergumul
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Siti Chonimah
gaya bahasa bagus, alur cerita menarik, dan seperti biasa, Kak Fini selalu menyajikan humor dalam tulisannya. banyak pelajaran yang kita ambil di sini salah satunya resiko menjadi dokter. terimakasih sudah memberikan cerita sebagus ini Kak Fin.
Niken Alifiyana
Suka banget sama karakter Miska. Jarang-jarang ada tokoh cewek yang absurd kayak Miska. Terus karakter sahabat-sahabatnya Alli pun cocok banget. Pokoknya terus lanjutin ya, Kak. Sampai Miska dan Alli punya anak pokoknya.
Baca Semua Ulasan
Camelia

Camelia

"Biarkan begini saja sebentar Lia. Biarkan..." Aksa terus memeluk Lia dengan erat. Sekarang dia malah menyusupkan wajahnya pada ceruk leher Lia dan menghirup aroma khasnya. Lia pun membiarkannya. Dan sekarang Lia malah mulai mengendus-endus aroma tubuh Aksa. Tercium aroma musk, tembakau dan keringat pria bercampur menjadi satu. Dan anehnya rasa mual-mual Lia hilang seketika! Biasanya bila ia menghirup aroma keringat orang, pasti dia akan mual dan mabok akibat aroma tajam dan sangit yang berasal dari pangkal lengan mereka. Apakah karena ini adalah aroma keringat Aksa? Lia sendiri pun tidak bisa menjawabnya.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bergumul
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status