Pemuas Hasrat CEO Dingin
Dirga hanya menautkan jemari, tatapannya lurus ke layar tablet, tidak sekalipun beralih ke arah Nora.
“Notulen, coba bacakan kembali poin-poin pentingnya,” pinta Deanda.
Nora terkejut sejenak, tapi segera menegakkan punggungnya. Dengan suara lantang ia membacakan rangkuman rapat. Dari timeline persiapan, daftar kebutuhan, hingga detail teknis yang disampaikan senior tadi.
“Bagus,” komentar Deanda, mengangguk tipis.
Chapitres populaires