Menikah Muda
tanya aku datar, campur sinis.
“Ini.” Dia nyodorin sebuah note kecil.
Aku ambil, ngamatin tulisannya. Imut banget, nggak kayak orangnya. Tulisannya agak miring, campuran antara tegak sambung dan lepas. Galau banget, kayak pemiliknya. Aku sempat senyum sendiri, lalu buru-buru menahan ekspresi waktu pelayan datang bawa pesanan.
“Gimana?” tanya Kak Alif lagi.
Hot Chapters