Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Sebagai Ketua BEM Universitas, pembawaannya memang selalu terlihat tenang dan berwibawa.
“Jingga,” sapanya ramah saat melihat mereka mendekat.
“Maaf nunggu lama?”
“Enggak. Aku juga baru sampai.”
Kayla pamit mencari jurnal yang dijadikan acuan bakal skripsinya, meninggalkan mereka berdua.
Jingga duduk di hadapan Rajata, mengeluarkan buku catatan.
“Jadi, untuk seminar proposal minggu depan, kita sepakat patungan buat konsumsi, kan?” tanya Rajata langsung pada inti pembicaraan.