Kania (Gairah Seorang Pembantu)
Senyuman yang hambar terpancar dengan kilat mata yang tak bersemangat sama sekali.
"Aku merasa hidupku gini-gini saja, Yo. Benar apa katamu, aku seperti orang depresi. Tapi aku nggak tahu di mana letak salahnya. Aku ingin memperbaiki tapi entah apa yang ingin ku perbaiki," ungkap Adi, mengadu.
Aidil menyodorkan satu gelas wine di depan Adi. "Minum dulu. Ringankan kepalamu," katanya.