(BUKAN) Duda Biasa
Adam menunduk, “Dokter bedah umum yang baru ‘kan dokter hebat semua. Gue yakin kok mereka bisa menghasilkan pasien lebih banyak. Lagian kan ada program kamar VIP, pendapatan dari sana pasti tinggi.”
Armand tertawa, “Ya lo gak tahu aja. Virza mungkin gak cerita, tapi pasien VIP udah kosong sekarang.”
“Oh. Ke depannya kamar VIP pasti keisi lagi.”
Armand mengangguk, “Minum, Dam, enak banget kopi disini. Ini katanya kopi tanpa kafein, tapi tetep seger.”
Adam mengangguk. Ia mengambil gelas dan menyeruput kopi tanpa kafein itu. Armand benar, rasanya enak sekali.
Hot Chapters