Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Di hari ulang tahun pernikahan kami, aku membersihkan rumah dan menemukan sebuah album foto. Ternyata, setiap tahun di hari ini, suamiku selalu mengambil foto pernikahan bersama cinta sejatinya. Dari usia 40 hingga 60 tahun, dari rambut hitam hingga beruban, selama dua puluh tahun dia tidak pernah absen. Di balik setiap foto ada tulisan tangan suamiku: "Cinta abadi selamanya." Jika yang dia cintai bukan aku, aku tidak perlu lagi mencucikan bajunya, memasak untuknya, mengurus anak, hingga merawat cucu. Setengah hidupku telah kujalani dengan sia-sia, tetapi tidak ada kata terlambat untuk berubah sekarang.
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Pekerjaan Tidak Senonoh

Pekerjaan Tidak Senonoh

Setelah memasuki masa menyusui, payudaraku seringkali bengkak dan basah kuyup oleh ASI, sehingga sangat menyusahkanku. Di saat itulah, aku melihat iklan lowongan kerja untuk menjadi ibu menyusui. Namun, ketika majikanku menangkup kelembutan di dadaku dengan tangannya yang besar dan membantuku mengatasi rasa sakit akibat pembengkakan itu secara langsung …. Seiring dengan sensasi tidak alami dari air susu yang diisap, muncul pula api gairah yang mulai menyala, serta nafsu yang perlahan-lahan hilang kendali.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Pada hari Rina Januar pulang negeri, Galih Gunawan tidak pulang semalaman. Keesokan harinya, aku melihat unggahan foto di instagram Rina. Itu foto dua tangan yang saling menggenggam dan wajah polos Galih yang sedang tidur. Ketika pulang, Galih melemparkan surat cerai kepadaku dan memintaku untuk menyerahkan posisiku sebagai Nyonya Gunawan. Katanya, "Posisi ini memang seharusnya milik Rina. Sekarang dia sudah pulang, waktunya kamu meminggir!" Tidak apa-apa, toh sisa hidupku tidak lama lagi. Siapa pun yang mau posisi Nyonya Gunawan, ambil saja! Kemudian, aku pun meninggal. Galih menangis di depan makamku dan berjanji tidak akan pernah menggenggam tangan wanita lain lagi!
22.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 887 kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Suami dan Anakku Direbut Sahabatku

Suami dan Anakku Direbut Sahabatku

Di tahun kesepuluh pernikahanku, mantan sahabatku memposting sebuah foto. Putrinya dan putraku masing-masing digendong olehnya dan suamiku. Keempat orang itu berdiri berdekatan dan di bawah foto itu tertulis: "Sudah sepasang 'kan anak-anak kami?" Aku berkomentar untuk foto itu, Pasangan yang sempurna. Detik berikutnya, postingan itu dihapus. Keesokan harinya, suamiku bergegas pulang dan bertanya padaku, "Susah payah aku membuat kondisi Sophie membaik, kenapa kamu malah cari ribut?" Putraku bahkan mendorong dan menuduhku, "Ini semua salahmu! Adikku jadi menangis." Aku mengeluarkan surat cerai dan melemparkannya ke wajah mereka. "Ya, ini salahku! Jadi biar aku yang pergi, semoga kalian berempat jadi keluarga bahagia!"
9.373.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Tujuh Tahun yang Salah

Tujuh Tahun yang Salah

Aku duduk sendirian di meja makan, tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-7. Ponselku tiba-tiba berdering. Di layar kunci telepon, ada dua notifikasi pesan masuk yang masih belum terbaca. Pesan pertama datang dari Riki, dia bilang kalau dia harus lembur di kantor malam ini. Sementara pesan yang satu lagi datang dari nomor tidak dikenal. [Pak Riki sungguh luar biasa. Kakak sanggup mengatasinya?] Ada satu foto yang ikut dikirimkan dalam pesan tersebut. Foto itu menampilkan sepasang pria dan wanita yang sedang bercumbu mesra. Aku pun meniup lilin kue ulang tahun pernikahan kami sambil menutup mata dengan penuh kelelahan. [Ayo kita cerai.] Aku mengirimkan pesan balasan ke Riki.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Aku Menikahi Paman dari Tunanganku

Aku Menikahi Paman dari Tunanganku

Di perjamuan keluarga, Ibu mengeluarkan beberapa foto pria dan bertanya siapa yang ingin kujadikan pasangan dalam pernikahan politik ini. Di kehidupan ini, aku tak lagi memilih Samuel. Sebagai gantinya, aku mengeluarkan sebuah foto dari dalam tas dan menyerahkannya padanya. Di foto itu bukan Samuel Gusmawan, melainkan paman kecilnya Jeffrey Gusmawan, penguasa sejati Keluarga Gusmawan saat ini. Ibu menatapku dengan penuh keterkejutan. Bagaimana tidak? Aku telah mengejar Samuel selama bertahun-tahun. Tapi yang Ibu tak tahu, di kehidupan sebelumnya, setelah aku menikah dengan Samuel, dia hampir tak pernah pulang ke rumah. Aku selalu mengira itu karena pekerjaannya yang terlalu sibuk. Setiap kali ada yang bertanya, aku selalu menyalahkan diri sendiri, seolah-olah semua itu adalah kesalahanku. Sampai di hari peringatan pernikahan kami yang ke-20, aku tak sengaja menjatuhkan kotak yang selama ini terkunci rapat di dalam lemari. Saat itulah aku menyadari, sejak awal hingga akhir, orang yang ia cintai adalah adikku sendiri. Ia tidak pulang bukan karena sibuk, melainkan karena ia tak ingin melihatku. Namun di hari pernikahan, saat aku menyerahkan cincin kawin pada Jeffrey, Samuel menjadi gila.
9.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
ZORA Pupus Sebelum Mekar

ZORA Pupus Sebelum Mekar

Binar Kekasih
Nisa tidak pernah menginginkan bayi yang baru saja dilahirkan. Dia menolak memberikan ASI untuk bayinya. Hal itu membuat Ryan marah dan putus asa. Namun pada saat yang bersamaan, hadirlah sosok Lisa yang bersedia menjadi ibu susu bayinya. Di lain sisi, Nisa berupaya untuk kembali kepada Agung, kekasihnya yang sedang melanjutkan S2 di luar negeri. Sanggupkah Nisa dan Ryan mempertahankan hubungan pernikahan mereka? Ataukah keegoisan yang akan memisahkan jalinan sakral itu? Ikuti kisah mereka yuks..
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Ditalak Setelah Melahirkan

Ditalak Setelah Melahirkan

Zakia harus mendapatkan cercaan dan hinaan dari Marina, ibu mertuanya lantaran ia melahirkan secara caesar. Tak cuma itu. Zakia pun mendapati kenyataan jika ASI-nya kering, sehingga bayinya harus mendapatkan asupan susu formula. Dia dianggap telah gagal menjadi seorang ibu. Puncaknya ketika Yudha Pratama, sang suami akhirnya menjatuhkan talak kepada Zakia tepat tujuh hari setelah wanita itu melahirkan. Zakia terusir dari rumah suaminya, hanya dengan bayi perempuan di dalam gendongannya. Apa yang terjadi pada Zakia dan putrinya selanjutnya? .
1082.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Tuan CEO

Hasrat Terlarang Tuan CEO

WARNING 21+ Dietrich sudah mengenal Natalie Casiraghi, sahabat dari adiknya—Catherine, praktis sejak kanak-kanak. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa gadis itu bisa tumbuh menjadi begitu jelita. Mereka berdua terus menerus bertemu dalam setiap kesempatan ... sampai saat itu datang. Saat dimana Dietrich berhenti melihat Natalie sebagai bayi perempuan berpantat montok yang gemar menangis. * Natalie selalu melihat Dietrich Toussaint sebagai seseorang yang mengagumkan, meski sejujurnya lelaki itu memiliki banyak kekurangan. Arogan, bermulut tajam, kerap bersikap menyebalkan—bahkan cenderung memusuhi Natalie dan Catherine. Namun, entah mengapa Nat dapat melihat kebaikannya. Kebaikan-kebaikan yang selama ini selalu disembunyikan Dietrich di balik sikap spoiled little brat—bajingan brengsek manja dari keluarga terpandang. Dan kekaguman itu, tanpa sadar, lambat laun berubah lebih dalam ... menjadi sesuatu yang lain. Bagaimana jika mereka berdua tanpa sengaja menghabiskan malam bersama dan menghasilkan bayi? * Ini adalah sebuah kisah klasik tentang dua anak manusia yang tidak percaya pada pernikahan. Tentang permusuhan .... Tentang persahabatan .... Dan tentang cinta.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Kami Yang Kau Buang

Kami Yang Kau Buang

"A-apa, Dok? Pe-pemotongan usus?" Tenggorokanku terasa tercekat, jantungku serasa berhenti memompa,tubuhku lemas sepeti tak bertulang. Betapa terkejutnya aku mendengar bayiku yang baru berusia tiga bulan harus dioperasi. Tidak ku sangka MPASI dini yang dilakukan Ibu tanpa sepengetahuanku dulu bakal berbuntut panjang. "Apa liat-liat? Jangan salahkan saya ya, emang dasar anak kamu saja yang penyakitan!" bentak Ibu saat aku menatapnya. Kalau aku tak mengingat Raffa yang saat ini sangat membutuhkanku! Ingin rasanya aku membunuh ibu sekarang juga! Ku tatap wajah suamiku, dia hanya diam tak bergeming. Kesalahan pertama tenyata tidak membuat sang nenek kapok. Kali ini sang nenek dibantu sang ayah memberikan susu formula tanpa mereka tahu bahwa sang bayi alergi susu sapi. Bukannya menyesal dan meminta maaf sang ayah malah membuangnya tanpa peduli darah dagingnya yang sedang kritis berjuang untuk hidup. Irvan akhirnya menceraikan Tia dan menikah lagi. Dia berharap bisa punya anak yang sehat tidak seperti Raffa yang penyakitan. Tapi namanya manusia cuma bisa berencana, Tuhanlah yang punya kehendak. Irvan divonis tidak akan punya anak lagi. Bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Apakah Raffa bisa bertahan hidup? Bisakah Tia mempertahankan sang anak agar tidak direbut paksa oleh sang ayah? Yuk ikutin kisahnya!
8.733.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai foto susu montok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1112131415
...
31
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status