Dari pengalaman teman-teman yang pernah hamil, lari saat hamil sebenarnya bisa dilakukan asalkan dengan persiapan dan kondisi yang tepat. Tapi memang ada risikonya, terutama kalau belum terbiasa olahraga intens sebelum hamil. Ibu hamil perlu konsultasi dulu dengan dokter kandungan untuk memastikan kondisi janin dan tubuhnya aman. Kalau dokter memberi lampu hijau, lari ringan atau jogging bisa membantu menjaga kebugaran.
Yang perlu diwaspadai adalah risiko kelelahan berlebihan, dehidrasi, atau bahkan cedera karena perubahan keseimbangan tubuh selama hamil. Trimester pertama biasanya lebih rawan karena masa penyesuaian hormon. Pilih sepatu yang nyaman, hindari rute berlubang, dan dengarkan sinyal tubuh. Kalau merasa pusing atau kontraksi, lebih baik berhenti. Olahraga seharusnya bikin segar, bukan malah memicu masalah.