Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SIAPA ?

SIAPA ?

Amin_pbi
Johan Aditama dan Anggita Zakiyah, kakak beradik yang harus menerima pahitnya kehidupan dengan meninggal nya orang tua mereka. Kini mereka tinggal bersama om Agung dan bi Lina. Seiring berjalannya waktu, perusahaan peninggalan orang tua Johan yang dipegang oleh om Agung mengalami masalah. Hal itu memaksa Johan harus berlatih menjadi pemegang perusahaan. Di bawah didikan om Agung dan para sahabatnya, Johan dan Timnya berlatih. Di tengah kesibukan latihan mereka, terungkap fakta tentang penyebab kematian orang tua mereka, yang menyeret om Ferdi sebagai tersangka. Sebuah bukti ditemukan Johan dari om Ferdi tentang pelaku sebenarnya. Tetapi dalam membongkar kedoknya, Johan harus kehilangan banyak orang yang ia cintai. Mampukah Johan dan Anggita beserta Timnya itu membongkar siapa pelaku sebenarnya,?.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

“Nona Lenny, ini dokumen donasi jenazah Anda. Apa Anda yakin ingin menyerahkan tubuh Anda setelah meninggal untuk dijadikan media pembelajaran medis?” Lenny mengangguk dan menandatangani dokumen itu tanpa ragu. “Ya.” “Saya akan meninggal paling lama satu bulan lagi. Sebelum itu, saya akan menghubungi Anda untuk menangani jenazah saya. Maaf sudah merepotkan Anda.” Setelah berkata demikian, ia mengambil surat donasi itu dan berjalan keluar dari fakultas kedokteran. Di belakangnya, sekelompok dokter berbaju putih berdiri dengan mata yang sedikit memerah, lalu dengan penuh hormat membungkuk kepadanya. Saat kembali ke rumah Keluarga Wijaya, baru saja melangkah masuk, Lenny sudah mendengar suara erangan samar yang penuh keintiman. Di atas sofa, Raven sedang menindih seorang gadis bertubuh ramping, mencium lehernya. Gadis itu terengah, lalu dengan berkata gemetar, “Tuan Raven, ini adalah rumah pernikahanmu dan Nyonya Lenny. Anda bawa saya ke sini … untuk memaksa Nyonya Lenny bercerai?” Raven bersandar dengan santai dan tertawa pelan. “Memaksanya bercerai? Mana mungkin. Apa tidak ada yang memberitahumu bahwa dia adalah cinta idamanku? Aku mencintainya hingga rela mati deminya.” Gadis itu terkekeh, mengira Raven hanya sedang menyindir, lalu semakin erat melingkarkan lengannya di leher pria itu.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Malam Panas, Hati yang Membeku

Malam Panas, Hati yang Membeku

Pada hari penglihatanku pulih, di kamar mandi aku melihat satu set pakaian dalam wanita yang bukan milikku. Aku menyembunyikan hal itu, ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Di siang bolong, Morin pulang lagi untuk memasakkan makananku. Saat aku makan, seperti biasa dia memutar musik untukku. Dia berkata, "Mia, hatiku terasa sakit melihatmu nggak bisa melihat. Semoga musik bisa membuatmu lebih bahagia." Namun kali ini, di tengah suara musik yang memekakkan telinga, aku melihat seorang wanita duduk di pangkuan Morin. Dengan kasar Morin merobek tali bahu wanita itu, meninggalkan bekas merah gelap di kulitnya yang putih. Wajahnya yang penuh gejolak nafsu tepat menghadap ke arahku. Seperti biasanya, aku meraba-raba menaiki tangga, lalu menekan nomor yang sudah lama tak pernah kuhubungi. "Yuvan, aku setuju jadi pengganti cinta pertamamu." "Tapi kamu harus membantuku satu hal."
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Kebisuan dalam Kedalaman Air

Kebisuan dalam Kedalaman Air

Aku telah bergentayangan di dasar air selama lima tahun, sebelum akhirnya tulang-belulangku tersangkut pada kail seorang pemancing dan ditarik ke daratan. Meski tim forensik telah merekonstruksi wajahku melalui tengkorak yang ditemukan, kebencian Kakak terhadapku tidak berkurang sedikit pun. "Baguslah kalau dia mati!" "Sudah kabur lima tahun, mati pun nggak bakal bisa nebus semua dosanya!" "Keluarga Manggala punya pembunuh kayak dia ... benar-benar bikin malu!" Semua orang mengira dia sangat membenciku sampai ke tulang sumsum. Akan tetapi, saat mengucapkan kata-kata itu, seluruh tubuh Kakak gemetar hebat. Siapa yang menyangka? Telepon minta tolong yang kuhubungi kepadanya lima tahun lalu, justru menjadi tangan tak terlihat yang mempercepat kematianku.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Bayangan Pengantin yang Terlupakan

Bayangan Pengantin yang Terlupakan

Ronan Leach adalah CEO Grup Leach, menempati peringkat ketiga dalam daftar Forbis. Aku dan dia saling mencintai selama lima tahun dan tinggal bersama selama tiga tahun. Ronan berkata mencintaiku sampai rela mengorbankan nyawanya, tetapi dia tidak pernah memberiku status sebagai istrinya. Selama tiga tahun hidup bersama, Ronan telah mengkhianatiku tiga kali, dan tiga kali mendorongku ke dalam neraka. Pertama, Ronan diam-diam menikahi janda sahabatnya tanpa sepengetahuanku, lalu berlutut di hadapanku sambil menangis dan memohon agar aku percaya, bahwa itu hanyalah bentuk perlindungan. Kedua, di hadapan sorotan media dan ribuan pasang mata, Ronan menggandeng tangan wanita itu dan mengumumkannya sebagai Nyonya Grup Leach, Nyonya Besar Keluarga Leach. Namun, di belakang panggung, Ronan menggenggam tanganku erat-erat dan bersumpah pelan, begitu semua berakhir, dia akan segera menikahiku. Ketiga, Ronan bermesraan dengannya semalaman hingga membuat wanita itu hamil. Aku baru tahu kenyataannya ketika melihat mereka datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan kandungan Atas nama cinta, segalanya berubah menjadi pisau paling tajam. Aku berkali-kali memaafkannya, tetapi Ronan berkali-kali mengkhianatiku. Akhirnya, aku berbalik pergi, membawa alat uji kehamilan yang menunjukkan hasil positif di dalam saku. Anak yang paling dinantikannya. Saat itu, barulah Ronan berlutut dalam penyesalan dan keputusasaan, berteriak sekuat tenaga memanggil namaku... Kali ini, yang hilang darinya bukan hanya aku, tetapi juga pewaris yang tidak pernah diketahuinya!
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Kehidupan Wa Lang di Bumi berakhir sia-sia. Miskin, sendirian, dan terlupakan. Kematiannya pun tak mulia. Namun, ternyata menjadi awal mimpi buruk baru. Ia terbangun di dunia kultivasi yang kejam, bukan sebagai protagonis berbakat, melainkan sebagai budak dengan sisa hidup sepuluh hari. Sepuluh hari sebelum jiwa dan raganya digunakan sebagai pupuk spiritual untuk menyuburkan tanaman obat para kultivator jahat. Terjebak di antara kematian kedua dan kehidupan sebagai bahan mentah, Wa Lang hanya punya satu senjata: akal sehatnya sebagai manusia modern. Dengan sisa-sisa pengetahuan kimia, fisika, dan psikologi dari Bumi, ia harus meramu, memanipulasi, dan mengakali jalan keluar dari tempat yang seharusnya tak tertembus. Ini bukan kisah tentang menjadi yang terkuat. Ini kisah tentang bagaimana seekor belalang yang cerdik dapat merobek akar pohon ek yang paling sombong.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang Barista

Terjerat Cinta Sang Barista

Rey Asha
Sejak kematian sang ayah, Andrea Cavendish ingin bebas dari keluarga tirinya. Permintaannya terjawab saat Leo Howard, seorang barista dari kafe yang belakangan ini sering ia kunjungi, tiba-tiba datang untuk melamar. Awalnya, Andrea ingin menolak, tetapi Leo berjanji akan membantunya bebas dari keluarga tiri yang haus harta dan popularitas. Rahasia demi rahasia tentang identitas Leo terungkap. Begitu juga masalah dengan keluarga tirinya. Seolah-olah semua itu belum cukup memusingkan, Andrea harus berhadapan dengan perasaan yang tiba-tiba muncul untuk Leo. Merasa terkhianati ataukah dicintai?
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Diperistri Mas Duda

Diperistri Mas Duda

Dijodohkan saat Kinan sedang asik menikmati masa muda membuat gadis itu berontak. ia menolak mati-matian apalagi saat fakta yang ia tahu jika pria yang akan jadi suaminya itu adalah seorang duda. Kinan yang awalnya keras kepala, lambat laun luluh juga dengan perlakuan Devan yang begitu lembut padanya. namun seiring berjalannya waktu, sebuah kenyataan terkuak tentang alasan Devan menerima perjodohan tersebut. tak hanya itu, banyak hal mengejutkan yang terungkap termasuk penyebab kematian anak dan istri Devan yang ternyata ada hubungannya dengan sang mantan mertua.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Bima Satya, berumur 10 tahun, kehilangan keluarga tercinta saat melakukan pesta di kapal pesiar, seluruh keluarganya dibunuh. Ia selamat berkat Ibunya, didorong ke dalam air laut dan terdampar di pulau kematian. Nenek Badar menyelamatkan Bima Satya dan mengajarinya tentang beladiri serta... racun! Racun yang membunuh! Racun yang menyembuhkan! Pilihan ada di tangannya! Ikuti keseruan cerita Bima Satya dalam membalaskan kematian kedua orangtuanya dan membuktikan diri, jika ia bisa mengguncang dunia dengan racunnya. Bima Satya. Pembalasan Dendam, Racun sang Tabib!!
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Setelah didorong oleh cinta pertama suamiku dari tangga, aku mengalami keguguran anak kedua dan akhirnya mati di sudut tangga rumah sakit pribadi milik Grup Dariawan. Menjelang ajal, putraku yang berusia enam tahun menangis sambil memohon pada ayahnya untuk menyelamatkanku. Untuk pertama kalinya, Ridwan hanya mencibir. "Sekarang ibumu pintar ya, pakai anak untuk berlagak pura-pura menyedihkan demi menipuku." Setelah itu, dia malah menepis tangan anakku dan pergi tanpa belas kasihan sedikit pun. Kedua kalinya, anakku mengatakan aku terus mengeluarkan banyak darah. Ridwan hanya berkata dengan jengkel, "Jangan berlebihan, cuma keguguran saja, bukan masalah besar. Dia itu memang paling manja!" Ridwan bahkan mengusir anakku, lalu memerintahkan dokter agar tidak boleh ada seorang pun yang merawatku. "Semua gara-gara aku terlalu memanjakannya. Kalau nggak merasakan penderitaan, dia nggak akan pernah tahu kesalahannya." Terakhir kalinya, anakku berlutut di depan Mariana sambil terus-menerus memohon. Ridwan murka dan memerintahkan pengawal untuk melempar tubuh mungil anakku yang penuh luka keluar dari ruang rawat, serta membiarkannya menjadi bahan tertawaan. "Kalau berani mengganggu Mariana lagi, aku akan segera mengusir ibumu dari Keluarga Dariawan dan dia nggak boleh bertemu denganmu selamanya!" Anakku merangkak kembali ke sisiku dengan meninggalkan bekas darah yang panjang di lantai. Kali ini, keinginanmu tercapai ... aku dan anakmu sudah menjadi mayat yang dingin. Seumur hidup, takkan pernah lagi bertemu denganmu.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai hadits tentang kematian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1819202122
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status