Suamiku Jadul
Dia tampak antusias.
"Memang sekeluarga banyak, Bang?"
"Banyak, Dek, Ayahku tujuh orang bersaudara, laki-laki pula semua, anak-anaknya sudah banyak, kami aja udah empat, ada empat puluh orang nanti."
"Wah, seru juga ya, siapa saja nama saudara Ayah," tiba-tiba aku jadi kepo dengan keunikan nama mereka.
"Ayah kan Pardamean, itu yang paling tua, baru udakku Parningotan, terus Perhimpunan, Parlaungan, Partahanan, Parlagutan dan yang paling kecil Pangiutan."