AMORAGA
"Karena waktu itu gue gak bisa nahan emosi. Kalo aja pukulan Abang gue gak bikin gue sadar, mungkin Jeha udah mati."
Amora terkekeh. "Kayaknya, gue harus ketemu Abang lo. Kita bisa jadi sejoli."
Raga tersenyum. Ia menghela napas, lalu menatap Amora yang kini wajahnya pucat pasi. Namun, cewek itu tetap cantik seperti biasa. Alis tebal, dan bibir tipis serta bulu mata lentik. "Gue yakin, kalo lo kenal Abang gue, kalian gak akan akur."
Bab Populer