Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Dia mendengarkan cerita mereka dengan minat dan berkata, "Kalian muda dan penuh semangat, seperti bunga sakura yang mekar. Nikmati setiap detiknya, karena seperti bunga sakura, masa muda itu singkat." Takeshi merenungkan kata-kata wanita itu. Dia memikirkan Yuki, wanita yang banyak membantu dia di Dojo Hiten Ryu, dan guru Fujiwara, yang mengajarkan dia banyak hal tidak hanya tentang pedang, tetapi juga tentang kehidupan.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
MENANTI HATI MAJIKAN YANG TERPAKSA KUNIKAHI

MENANTI HATI MAJIKAN YANG TERPAKSA KUNIKAHI

Hingga mereka tiba di dekat sebuah pohon besar, daunnnya cantik dan bunganya kecil-kecil sedang berguguran. Namira mendekat dan berdiri di bawah pohon itu, merasakan siraman bunga kecil-kecil itu menyentuh tubuhnya. Gadis itu memejamkan mata seolah tengah merasakan taburan bunga sakura yang berguguran di Jepang. "Jepang versi lokal nih, Hanna," kata Namira sambil berjongkok memindahkan bunga-bunga kecil itu dari wajah dan trolinya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

“Yang kecil-kecil darimu justru yang paling aku simpan.” Sementara itu di Kyoto, Sakura mulai bermekaran. Aurora berdiri di samping mobil van kecil milik Raku. Di dalamnya sudah ada dua tas punggung, gitar, dan kamera polaroid. “Yakin cuma kita berdua?” tanya Aurora sambil menahan senyum gugup. “Yakin,” jawab Raku. “Aku ingin mengenal kamu seperti jalan mengenal batu-batunya. Pelan-pelan, tapi pasti.”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

Di ruang tamu kecil yang terasa hangat dan hidup, Sakura duduk rapi, matanya menyapu ruangan — sedikit mengingatkan akan rumah masa kecilnya di Nagasaki. Tak lama, seorang anak perempuan kecil muncul. Wajahnya malu-malu. “Ia Mayu, anak bungsu kami,” kata Bu Yuriko. Sakura menunduk dan tersenyum hangat. Mayu ragu-ragu mendekat. Heri berbisik, “Dia akan lebih tenang kalau kamu sejajarkan mata dengannya.” Sakura pun berlutut. Mayu akhirnya mendekat perlahan dan tersenyum kecil.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

Hal yang sangat mustahil. Tidak lama berselang, Sakura pun turun dari singgasananya yang mewah. Saking lembutnya, dia memakai Kimono khas Jepang berwarna Bunga Sakura. Wajahnya sangat putih, pure, dan memukau. Siapa pun yang melihatnya, pasti tidak percaya bahwa dia merupakan anak kandung dari Orochi si ular busuk. Waktu melihat Musashi, Sakura sangat malu, sampai memerah wajahnya. Tapi, semua mata pun tertuju padanya, termasuk Musashi, Hanz, dan tentu saja Kenji.
9.938.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
MANTAN WITH BENEFIT

MANTAN WITH BENEFIT

"Aku enggak suka dia." Dia mengunyah nugget ayamku seperti belum makan dari pagi, padahal makanannya sudah habis. "Sakura itu yang rambutnya pink, kan?" Aku mengangguk, dia juga ikut mengangguk. "Khalisa, kita itu Naruto dan Hinata, bukan Sakura sama ... Sama siapa ya? " "Sama Sasuke!" "Yah, itulah pokoknya. Tapi kalau kamu jadi Hinata, kamu bisa poni rambut hitammu itu."
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Berawal dari Pak Haede melihat biji kenari di samping futon Kasami yang belum sempat dibereskan, dan biji kenari itu membuat rasa kesal kepada Orochi membuncah. “Kau masih menyimpan biji kenari itu?” tanya Pak Haede. Kasami menoleh ke arah dimana biji kenari itu tergeletak secara sembarang cuma sebentar, lantas menatap ayahnya kembali. “Iya.” “Kenapa? Biji kenari itu yang dilempar Pak Orochi kepadamu karena kau beserta Isae dan Ichida membuat kebisingan walau bukan di halaman rumahnya. Waktu itu kau berumur lima tahun, kan?”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
A Wandering Star

A Wandering Star

Higiri tiba-tiba mengingat kembali kejadian sepuluh tahun lalu: --- Seorang gadis berusia sekitar enam tahun yang sedang membawa keranjang bunga, melewati kebun bunga matahari sambil menggenggam erat keranjang berukuran sedang, yang berwarna coklat. Gadis itu memiliki bola mata berwarna biru langit, dengan rambut panjang berwarna biru tua. Sangat manis. Higiri bertemu gadis tersebut ketika ia sedang berkunjung ke dunia manusia bersama orang tuanya waktu itu. Ketika bertemu gadis cilik itu, Higiri masih berusia 10 tahun. Gadis tersebut mengambil hati Higiri dengan kecantikannya dari jauh. Tersenyum bebas walaupun ia hanya berjalan sendirian. Higiri kecil, malu-malu menghampiri gadis tersebut
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Haruki yang hari itu genap berusia delapan tahun tertawa riang mendapat kejutan dari kedua orang tuanya. “Ne, tahun depan, ayo kita ke sini lagi!” ucap Haruki dengan semangat. Tak disangka waktu berlalu dengan cepat. Di ujung barat sang surya perlahan-lahan hendak kembali ke peraduannya. Seluruh bukit itu kini dipenuhi oleh cahaya kuning keemasan. Bahkan pohon-pohon sakura yang ada di sana juga ikut berwarna jingga. Angin bertiup membuat kelopak-kelopak merah muda itu berjatuhan meninggalkan tangkainya. Di tengah desauan angin, sayup-sayup Haruki mendengar suara seseorang yang berasal entah dari mana.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
Menikahi Dua Pria

Menikahi Dua Pria

Pria itu tidak sabar ingin menemui wanita pujaan hatinya. Di saat yang sama, tampak Sakura berhadapan dengan Aira di kamar. Gadis dengan riasan make up tebal itu mengamati penampilan adik iparnya yang terlihat masih lemah. "Apa kamu benar-benar kabur saat malam pertama kalian? Memangnya seperti apa wajah si Yamazaki itu? Mengerikan sekali, ya?"
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai sakura haruno kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status