تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Sang Naga Bumi

Sang Naga Bumi

"Apa kau sudah mengingat semuanya?" Wang Jiang mengangguk cepat. "Aku ... Aku Qin Guan, marsekal muda pasukan Qin. Aku harus kembali!" "Lalu ... Wang Jiang ...." Ketika mendengar Mei Ling menyebut nama Wang Jiang, ada kemarahan yang terpancar di mata pemuda itu. Qin Guan tidak pernah sanggup untuk mendengar mama itu. "Kita harus kembali!" Qin Guan mengambil pedang musim dingin dan menyimpan kitab empat musim di balik jubahnya. Dengan tergesa-gesa dia menarik tangan Mei Ling.
102.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 74 مرة ضمن jenderal wang qi
قراءة
+مكتبة
Menantu Kaisar yang Kejam

Menantu Kaisar yang Kejam

Mereka hampir tak pernah mengusik orang lain. “Haruskah kita melakukan konfirmasi pada Tian Er?” tanya sang Jenderal. Wang Ju Long sepertinya punya rencana lain. Dengan menyingkap jubah suteranya lalu ia turun mendekati Xiao Ji dan mengangkat dagu dengan telunjuknya. “Berani menyerang panglima Jenderal berarti sama saja dengan menyerahkan nyawa. Itukah keinginanmu? Atau kau bertindak dibawah pengawasan seseorang?”
3.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 117 مرة ضمن jenderal wang qi
قراءة
+مكتبة
Mahkota Darah Sang Permaisuri Yang Terbuang

Mahkota Darah Sang Permaisuri Yang Terbuang

Di dalam tenda utama, Qingge berdiri di depan meja strategi bersama ayahnya dan komandan pasukan berkuda elit Wangsa Utara, seorang pria berwajah dingin bernama Wakil Jenderal Qiang. "Nona Shen, pasukan berkuda kami telah mengambil posisi di puncak tebing kiri dan kanan Lembah Tengkorak sesuai perintah Yang Mulia Pangeran Chu," ujar Jenderal Qiang sambil membungkuk hormat. "Begitu suku asing merangsek masuk ke dalam perangkap, kami siap menjatuhkan batu-batu raksasa dan menutup jalan keluar mereka."
342 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 10 مرة ضمن jenderal wang qi
قراءة
+مكتبة
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Seorang Jenderal melangkah maju lalu melaporkan peperangan yang terjadi di Ngarai Xiya. “Brak!” Raja langsung menggebrak meja setelah mendengar laporan Jenderal Wiji lalu berkata dengan penuh amarah, “Wiji, kenapa kamu tarik pasukan di kesempatan emas itu?” Jenderal Wiji langsung berlutut di tanah lalu berkata, “Yang Mulia, bukannya aku ingin mundur. Tapi, orang itu benar-benar sangat kuat. Aku bukanlah tandingannya. Bahkan jutaan pasukanku juga pastinya akan mati kalau sampai aku mengejar orang itu.”
9.11.9M وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 44.7K مرة ضمن jenderal wang qi
عرض التقييمات (251)
قراءة
+مكتبة
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
قراءة كل التقييمات
السابق
1234567
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status