Legenda Dewa Pedang
Aura Qi mereka mengalir rapi dan terkendali,
Di tengah mereka berdiri seorang wanita tua.
Rambutnya putih bersih, wajahnya keriput seperti tanah kering, namun matanya—tajam, menusuk, dan hidup seperti bilah pedang yang belum tumpul.
Tetua Angin Pertama.
Madam Yao Shen.
“Qing Jian dari selatan,” ucapnya tanpa salam. “Kau membawa angin kotor ke halaman kami.”