Petaka Dua Garis Merah
"Naya berangkat dulu, Mak. Takut toko keburu tutup."
"Hati-hati, jangan pulang sore."
"Saya mau jual cincin, Mbak," ucapku seraya menyerahkan sebuah cincin emas di atas etelase kaca.
Dengan cepat karyawan toko emas menghitung uang yang akan kudapat. Sudut bibirku tertarik ke atas melihat nominal yang akan kudapat.
"Totalnya jadi Rp. 1.217.000,- , ya, Mbak. Itu sudah termasuk potongan pergramnya, Mbak."
Hot Chapters