Ini Uangku, Mas!
cerocos ibu melihat antingku.
"Iya, Bu." Kubuka antingku. Tapi bukannya disimpan, antingku itu malah dilempar ke tong sampah.
"Loh, Bu, kok dibuang? Sayang 'kan masih bagus." Rasanya tak rela, itu perhiasanku terakhir. Meskipun tak emas tapi belinya lumayan lah, karena perak seharga enam puluh tujuh ribu.
"Ini nih, efek tinggal di rumah mertuamu, tiba-tiba mental miskin karena sering teraniaya."