Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Gap in Our Words

The Gap in Our Words

My mother-in-law could not understand me. Before my business trip, I repeatedly told her not to touch anything in my study, but she mixed up the contract I needed. As a result, I lost a million-dollar order and was fired from my company. To make up for her mistake, she promised she would take care of my child and help me find another job. I froze my milk, labeled everything with notes, and gave her detailed instructions on timing and measurements. However, when my baby ended up in the hospital, I found out that she had thrown out all the milk and fed my baby expired formula instead. Even worse, she fed my baby peanuts behind my back, causing my baby to suffocate and die. Afterward, she wailed, "That was my granddaughter! How could I not care? If I could, I'd die with her..." My husband slapped me, shouting, "My mom worked so hard to take care of the child, and you want to drive her to her death? She's an old woman. It's not easy for her!" My sister-in-law came over too, calling me ungrateful and blaming me for treating an elderly woman badly. She claimed I deserved to be childless and alone. However, they did not know how many times I had stopped my mother-in-law from causing trouble and harm to them. I was driven to depression by them and eventually sent to a mental institution, where I was tortured to death. If I had the chance to do it again, I would protect my child and myself and stop preventing my mother-in-law from causing chaos for others. I would watch her bring equal destruction to each one of them!
Baca
Tambahkan
Setelah 5 Tahun Berpisah

Setelah 5 Tahun Berpisah

Dirga terkejut ketika melihat mantan istrinya menjadi asisten rumah tangga di rumahnya. Cahaya, mantan istri Dirga yang telah dituduh berselingkuh kini kembali dan membuat Dirga penasaran dengan motif mantan istrinya itu. Apakah yang menjadi motif Cahaya kembali kedalam kehidupan Dirga setelah dirinya menghilang bertahun-tahun? Dan apakah Dirga akan tahu semua kebenarannya? Jangan lupa tinggalkan ulasan dan komentar di setiap bab jika berkenan.
Rumah Tangga
3.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Saat aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksa apakah percobaan bayi tabung keempatku berhasil, aku melihat Erwin Sentosa yang katanya sedang dinas luar kota, dengan hati-hati menopang seorang gadis muda dan cantik keluar dari departemen kebidanan. Perut gadis itu membesar, tampak sudah hampir melahirkan. Erwin hanya terlihat panik sesaat, lalu segera melindungi gadis itu di belakang tubuhnya. “Jennie, Keluarga Sentosa butuh seorang anak untuk meneruskan garis keturunan. Setelah anak ini lahir, kita akan kembali seperti dulu.” Nada suaranya yang tegas terdengar jelas di telingaku. Aku tersenyum dan mengangguk menyetujuinya. Di tengah tatapan terkejutnya, aku diam-diam menyembunyikan hasil pemeriksaanku. Di hari gadis itu melahirkan, aku meninggalkan surat perceraian… dan pergi dari hidupnya untuk selamanya.
Cerita Pendek · Romansa
9.961.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Gairah sang Gadis

Gairah sang Gadis

Ibuku adalah seseorang dengan pemikiran konservatif. Demi mempertahankan kesucianku, dia sengaja memesan set bodysuit ketat untuk membungkus tubuhku. Lantaran takut aku akan diam-diam membukanya di sekolah, dia bahkan mengikatnya dengan lima karet gelang dengan keadaan disimpul mati. Hanya saja, bahan pakaian ini terlalu kasar. Suatu bagian di tubuhku tergesek hingga terasa sangat gatal. Jadi, sejak kecil aku pun sudah bisa memuaskan diriku sendiri. Perlahan-lahan, cara ini sudah tidak ampuh lagi. Pada akhirnya, aku sampai ke tahap tidak bisa duduk dan berdiri dengan tenang. Aku menangis mengatakan kepada ibuku bahwa aku sakit, berharap dia tidak memaksaku untuk mengenakan pakaian ini lagi. Aku juga ingin dia membawaku berobat. Alhasil, ibuku hanya memarahiku. Dia mengatakan aku ingin mencoba untuk berhubungan. Demi meredakannya, aku mulai memasukkan banyak barang besar di dalam pakaian. Saat aku dewasa, ibuku meninggal akibat kecelakaan mobil. Akhirnya aku juga bisa terlepas dari pakaian sialan itu. Anehnya, setelah aku melepaskannya, aku bukannya merasa nyaman, malah merasa semakin tidak nyaman.
Baca
Tambahkan
On His Knees

On His Knees

I die in the corridor of the private hospital my husband established after being forced to give my heart to his true love. Before my death, my six-year-old son tearfully begs him to save me thrice. The first time, he holds my husband's hand and says I'm coughing up blood. My husband sneers. "Looks like she's learned tricks—she knows how to teach children to lie now." Then, he has his bodyguards kick my son out of the ward. The second time, my son grabs his sleeve and says I'm in so much pain that I'm incoherent. My husband frowns. "It's just a heart transplant. The doctor said she won't die." The bodyguards step forward and drag my son out of the ward again. The third time, my son grovels at my husband's feet and grabs his pants, sobbing and saying that I'm already unconscious. My husband is infuriated. He grabs my son by the neck and throws him out of the ward. "I told you Nadia won't die! I'll throw her and you out of the hospital if you come here and disturb Ruby's rest again!" My son gives his most previous item—a guardian angel pendant—to a nurse to save me. The nurse accepts it and arranges for me to be admitted to the last available ward in the hospital. However, Ruby Sharpe has someone stand before it with her pet dog. She says, "Sorry, kiddo. Your father's worried I'll be bored without my dog, so this ward has been set aside for my dog to stay in."
Baca
Tambahkan
Dead on His First Love's Death Anniversary

Dead on His First Love's Death Anniversary

On my birthday, Connor Simpson's first love jumped off a building due to depression. She died on the spot. Connor blamed everything on me. I never celebrated my birthday again after she died. After the murderer electrocuted me for more than ten hours, they forced me to call Connor. "Connor, it's my 25th birthday today. Can you come over and spend time with me?" However, Connor did not notice anything unusual. His voice was laced with venomous iciness. "Clarisse Winter, Audrey wouldn't have died if it weren't for you. How dare you ask me to celebrate your birthday? If only you were the one who died." I heard him coaxing a woman on the other end just before he hung up on me. That low and gentle tone was what I loved to hear the most in the past. That night, the murderer cut my body into countless pieces, packed them in bags, and threw them in front of the police station. Connor was summoned back overnight. He spent two days and two nights piecing together the body parts, but he did not realize that the dead person was the wife that he hated the most.
Baca
Tambahkan
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
Baca
Tambahkan
Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Meski masih SMA, Andini bekerja keras mengumpulkan uang untuk membeli rumah agar bisa membawa ibunya keluar dari rumah neneknya yang seperti neraka. Hanya saja, suatu hari, Andini mengetahui sebuah rahasia besar: rumah yang ia kira milik neneknya ternyata adalah milik almarhum ayahnya. Namun, neneknya selama ini sengaja menyembunyikan karena menganggap lebih berhak sebagai ahli waris karena dialah ibu yang sudah melahirkan Anto. Lantas, bagaimana nasib Andini dan ibunya?
Rumah Tangga
103.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Loving Me Too Late

Loving Me Too Late

My sister gets into an accident and needs an emergency blood transfusion when I'm six months pregnant. After a round of tests, my blood is the only suitable one. I'm exhausted and too skinny after being tormented by morning sickness. I have to say no. However, my family forces me to do it. I have no strength to resist; I can only beg my husband for help. To my devastation, he stands by and watches me coldly. "It's fine for you to donate some blood since you're so healthy. Queenie isn't the same as you—she has a bright future ahead, so we can't let anything affect that." I pass out after the blood donation. The first thing I do when I wake up is make an appointment for an abortion.
Baca
Tambahkan
Consequences of Choosing the Wrong Mate

Consequences of Choosing the Wrong Mate

Leo, my mate, wanted to spend Valentine's Day with Cheryl, his first love, on the night Victor and Vera, his parents, were abducted. But this time, instead of stopping him, I contacted the Werewolf Enforcement Bureau to help. After all, when I tried to stop him in the last life, Cheryl ended up dying a horrific death, her heart gouged out by the Feral Rogues, a group of werewolf gangsters. "You killed her! Cheryl wouldn't have died if it weren't for you!" Without hesitation, Leo threw me into a cave where a pack of hungry wolves tore through my body, along with the child I was about to bring into the world. "You don't deserve to live after what you've done… I'm going to stand here and watch you endure all the pain she felt as she died!" Surprisingly, rather than staying dead, I woke up on the exact day when Victor and Vera were abducted once more…
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4041424344
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status