Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Adopting a Firecracker

Adopting a Firecracker

The aloof CEO and his childhood sweetheart bring the tragic novel's female lead to an orphanage to adopt a child. All the children pounce on the childhood sweetheart, saying, "Mommy, pick me! Pick me!" The viewers' comments come flooding in. "She can't birth her own child, and now even the orphans don't want her. The tragic female lead is truly pitiful, humiliated by both her husband and his childhood sweetheart!" "The childhood sweetheart keeps winning—spoiled by the CEO, and the orphans scramble to call her 'Mom.' The female lead is nothing but a piece of decor." "It's not tragic enough! Make her even more miserable! It's even better if she cries on the spot so that later, when the CEO recalls this scene, he'll have to work double time to win his wife back!" I glare at the comments, feeling so mad that my short legs push me forward, landing me right in front of the ignored female lead. I tug at her sleeve. "Missy, can you make stew?" The female lead freezes up. "I… I can." My eyes light up with joy. "That's it then! That's exactly what I love. I'll go with you!"
Baca
Tambahkan
Andai Waktu Dapat Diputar Kembali

Andai Waktu Dapat Diputar Kembali

Setelah pacaran dengan Jodi selama tiga tahun, dia masih belum ada keinginan melamarku. Lalu, dia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan adik tiriku dan mulai mengejarnya secara terang-terangan. Kali ini, aku tidak menangis dan tidak diam-diam menunggu dia kembali padaku. Aku membuang semua hadiah pemberiannya dan memotong gaun pengantin yang kubeli secara diam-diam. Pada hari ulang tahun Jodi, aku meninggalkan Kota Jenta. Sebelum naik pesawat, Jodi tiba-tiba mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepadaku. [Kenapa kamu belum datang? Semua sudah menunggumu.] Aku hanya tertawa dan tidak membalas pesannya, sebaliknya aku memblokir semua kontaknya. Tanpa sepengetahuannya, sekitar dua minggu lalu. Aku menerima lamaran kakak seniorku di universitas, namanya Krisna Winata. Setelah tiba di kota baru, kami akan segera menikah.
Cerita Pendek · Romansa
20.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Saving Kids With Burritos

Saving Kids With Burritos

I somehow became the "dream girl" of a cold, dangerous villain straight outta a novel. Well—technically, it was my mini burritos that did the damage. Hot, cheap, and hit like a hug. The year his whole world crashed, Rory Roth showed up scrawny and wrecked, clutching three crumpled bucks. "Can I get one mini burrito?" I stood there with a spatula in hand, staring at the kid who'd one day become some criminal mastermind genius. But right now? No threat, no swagger—just a shivering kid with wary eyes. "I'm not tryna scam you. If it's not enough, I'll wash dishes, mop floors, help with customers—whatever. Once I make up the rest, c-could you make me a mini burrito then?" That's when it hit me. This so-called villain... was just a starving, beat-down kid.
Baca
Tambahkan
Beastbound

Beastbound

I woke up and found myself transmigrated into my nemesis' doll. At first, I thought he was still a child at heart for keeping this. Then, I realized he was just unhinged. The doll's face looked just like mine. And then the bigger surprise was that he was a beastfolk. Every night, he would torture me with his literal serpent tail. I eventually told him I knew what he was. He imprisoned me on the bed and smiled at me gently. What came next were cruel words. "Since you already know, I'll drop the mask now. Tell me, do you want to use those toys or my tail?"
Baca
Tambahkan
Tabir Misteri CEO

Tabir Misteri CEO

Kata Tika
Matthew Xaverius Anderson harus merubah identitas aslinya dengan nama Matthew Xaverius Lutof semenjak ia menjadi anak yatim piatu di usianya yang ketujuh tahun. Kedua orang tuanya meninggal akibat ledakan hebat yang terjadi pada sebuah kapal pesiar dalam pelayaran perdananya. Matthew diadopsi dan dibesarkan oleh Clark Lutof, seorang kapten yang bertugas pada pelayaran itu. Clark tahu bahwa Matthew adalah satu-satunya keturunan dari Althan Anderson, salah satu pemilik saham dari perusahaan Shipping Line tempatnya bekerja. Tetapi Clark sengaja menyembunyikan keberadaan dan identitas Matthew untuk sementara waktu demi keselamatan anak itu karena Clark mencurigai ada kejanggalan dari tragedi kebakaran kapal pesiar yang telah menewaskan ribuan nyawa itu. Dua puluh tahun berlalu, Matthew telah tumbuh menjadi pria dewasa. Ia menjadi seorang CEO dari perusahaan shipping line bernama "Marine Lighthouse". Kini, ia bertekad untuk menyibak tabir misteri atas terbakarnya kapal pesiar yang juga merupakan milik orang tuanya. "Jadi menurutmu sekarang sudah waktunya kamu menunjukkan dirimu di hadapan mereka?" tanya Clark sembari menghisap cerutunya. Ditatapnya Matthew yang sedang menatap nyalang ke arah luar jendela. "Hmm," gumam Matthew seraya mengangguk kecil. Di tangannya ia memegang sebuah jam tangan peninggalan orang tuanya. Ada ukiran nama Matthew Xaverius Anderson di bagian case back jam itu. "Sudah waktunya aku mencari kebenaran dan mengungkap misteri yang tertutup selama ini," lanjut Matthew lagi yang kini berjalan mendekati Clark. Clark mengangguk pelan. Bibir yang sedang menghisap cerutu itu tersenyum bangga, "Pergilah, dan bawa kembali hakmu." "Hm!" sahut Matthew dengan anggukan penuh keyakinan, "Akan aku temukan semua bukti-buktinya, dan akan aku rebut kembali apa yang menjadi milik keluargaku!" Dalam benak Matthew sudah tersimpan nama Vincent Gregorius, orang yang dicurigai memiliki peran penting dalam terjadinya kebakaran kapal pesiar yang menewaskan nyawa kedua orang tua Matthew. Benarkah Vincent Gregorius adalah dalang di balik tragedi itu? Mampukah Matthew mengungkap misteri ini?
Romansa
101.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bangkitnya Johan

Bangkitnya Johan

Johan menantu yang selalu diremehkan dan dianggap tidak berguna oleh keluarga istrinya, Keluarga Hartono. Namun, siapa sangkat bahwa sebenarnya Johan adalah seorang Jenderal Perang yang dipaksa menghilang dari dunia militer karena sebuah fitnah dan pengkhianatan. Dengan tekad besar, Johan akan membongkar pengkhianatan itu dan mengembalikan martabatnya di hadapan keluarga istrinya.
Urban
101.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Terjerat Gairah si Om Suami

Terjerat Gairah si Om Suami

Mata Jena bergerak turun, terhenti tepat pada bibir Abas yang sedikit terbuka. Seketika ia menelan ludahnya dengan gugup. "Kenapa bibir Mas Abas menggoda banget sih?" batinnya berteriak, sementara jari-jarinya kian sadar masih melekat di dada bidang pria itu. ***** Kisah Abas dan Jena yang terjebak dalam sebuah kontrak dengan syarat-syarat mengejutkan menjadi awal dari hubungan yang mereka kira akan sementara. Apakah cinta bisa tumbuh dari pernikahan yang hanya dibangun di atas kontrak?
Rumah Tangga
867 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Help, My Gynecologist Is Obsessed With Me

Help, My Gynecologist Is Obsessed With Me

My period is delayed once again, so I need to visit the gynecology department. In order to avoid embarrassing myself in public, I specifically ask for a doctor with a feminine name. That's how I make an appointment with Dr. Jessie Lloyd. But it turns out that Jessie is a man! After the initial embarrassment, I realize that Jessie is looking at me weirdly.
Baca
Tambahkan
When A Deadbeat Meets A Merman Villain

When A Deadbeat Meets A Merman Villain

When I learned that the villain was a merman who dropped pearls whenever he cried, I took out the discarded pregnancy test stick from the trash can and headed toward the rooftop. "Well, how many babies do you merfolk have in one pregnancy? Do they eat fish food or baby formula?" Theo Atwater, who was attempting suicide, slipped and almost fell from the 18th floor. I shook my head with a sigh. "Forget it. I'll just throw the baby into the sea after giving birth." Later, when the baby was born, Theo was too scared to sleep, fearing that I would release the baby into the sea. When the female lead, Melody Carlisle, and the male lead, Reagan York, were arguing and came to see us, he was looking at our baby’s swimming results and roaring, "You're one of us merfolk. How could you be afraid of water?"
Baca
Tambahkan
Breeze Through the Blaze

Breeze Through the Blaze

My childhood friend called, saying he was trapped in a fire. He wanted to hear my voice one last time, and I rushed to the scene as fast as I could. But in that small, blazing spot, there was only a cat. Stumbling, I got the cat out, but my arms got burned. A crowd gathered, pointing at me and laughing hysterically. "She actually went for it?" "What a simp, risking her life like that!" Safe and sound, Colin Porter stepped out of the crowd with a grin. He picked up the cat from my arms and handed it to his crush. "See? I told you the cat would be fine. When have I ever lied to you?" Turning back to me, he said, "The cat got spooked and ran into the fire. We didn't know what to do, so we called you. Thank you for your help." The people around us snickered, like they were watching a trained dog. Later, on my wedding day, my husband carried me to the car. Colin, dragging his burned, bloody legs, crawled on the ground. He begged, "I'm hurt, Selena! Come help me!"
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
678910
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status