Kaya Setelah Diusir Mertua
sahutku seraya menangkupkan kedua tanganku di depan dada.
"Saya Rio. Kakaknya Yuda. Semoga acaranya lancar ya," ucapnya seraya tersenyum ramah.
"Terimakasih, Kak Rio."
"Salma! Kenapa kamu belum dirias? Malah ngobrol di sini," Aku terlonjak mendengar teguran Yuda yang bernada ketus.
Belum pernah Yuda bersikap seperti ini.
"M-maaf, Mas! Ini aku baru mau ke bawah," sahutku gemetar. Pandangan mata Mas Yuda sangat tajam. Tidak seperti biasanya laki-laki itu menatapku seperti itu.