Presdir Dingin itu, Ayah dari Putraku
Rihana kembali menggelengkan kepala, menarik dan mengembuskan napas perlahan untuk menstabilkan detak jantung yang mendadak berdegup cepat.
“Aku baik-baik saja, mungkin saja hanya masuk angin,” ucap Rihana. Dia juga merasa aneh, kenapa mudah sekali sakit, padahal saat di kampung, Rihana terbiasa kerja keras, kepanasan, berkeringat, terkena hujan dan angin dingin. Semua itu tidak membuatnya sakit, tapi sekarang saat dirinya dimanja, tidak pernah melakukan pekerjaan berat, jangankan kehujanan, kepanasan saja tidak pernah, tapi malah mudah sakit.
Bab Populer