Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nora: Rejected Lost Princess

Nora: Rejected Lost Princess

She wanted to be strong for him yet with a contemptuous look in his eyes, his words struck a painful chord inside of her. “ You think I would accept you?" Nora Rigby stared at the handsome yet cold looking face of her mate, Carlos Alberto, the future Alpha of Eagle pack. "I am your mate" she managed to blurt out, hating the question he just asked. Her hands were shaking and she felt as though there were thousands of spears jabbed at her heart. His cruelty broke her, yet she stood aloof, accepting the inevitable rejection. The last thing Nora expected was to be rejected by the man she had loved and craved for all these years. How could he reject her because she was wolfless? Filled with anger, she wanted to end it all but couldn't go through with it. Who would have guessed that not only did her mate reject her but he also sent people to kill her! As she fell down the cliff, she had just one wish for the moon goddess. She wished she could have her revenge. As she shut her eyes, embracing the darkness. Instead of meeting the moon goddess, she surprisingly opened them only to see herself in a different world… And a different identity! “ Welcome back, Princess!" She was a Lycan princess and she was back to take her revenge with the help of the one person who believed in her. Karen, her commander. What would happen when the seemingly weak human came back as the most powerful being in the world of the mystical beings? With conspiracies roaming all around Nora, what would be the outcome of the Lycan princess story? Find out in this intriguing story!
Werewolf
9.544.1K viewsOngoing
Ipakita ang mga Review (35)
Read
Idagdag sa library
Darwin Barfuss
how many chapters are there in the book and why do you continue to make Carlos a pain in the ass and a main character I thought the story was to destroy him and take everything from him I would think he should be dead not trying to be sexual with Nora she is better than that and needs better than it
Cassanova Writes
Why do I feel the female lead is pathetic? And what's up with these alphas always rejecting someone they like because she's weak only to cry buckets later? The book is very interesting though, I like and recommend it.
Basahin ang Lahat ng Review
Gadis yang Tertawan

Gadis yang Tertawan

Mariposa
Ia diberikan anugrah dengan wajah yang cantik. Namun, cantik itu membawa luka. Cobaan silih berganti menghampirinya, mulai dari akan dijual kepada seorang pengusaha kaya, pemalsuan kematian, penyiksaan, hingga beberapa kali mengalami pelecehan seksual. Untuk mempertahankan hidup, ia dipaksa untuk mengganti seluruh identitasnya.  Cahaya jingga terakhir baru saja lenyap digulung malam ketika kapal SS Voorwaarts mulai berlayar. Hari itu, Leonidas Damian Castex dan Leentje Lieberman melepaskan kepergian sahabatnya di dermaga Tanjung Priok menuju Suriname. Sebuah perjalanan yang akan mengubah dunia Maximilian, dan seorang tahanan bernama Dara. Mereka acap kali berselisih. Namun, lelaki kaukasia itu selalu ada untuk Dara saat dalam masalah.  Rasa sakit meremas-remas tepat pada jantung Dara, ia meninggalkan sebagian jiwanya di perairan Batavia. "Nanti aku akan pulang," lirihnya. Jauh dari lautan yang membawa Dara dan Maximilian berlayar. Seorang lelaki berdiri di tepi hutan lebat, ia menantang orang-orang orang yang telah menghancurkan keluarganya. Lelaki itu berdiri dengan gagah dan siap menyerang. Saat melihat Ananta yang notabene mantan tunangan adiknya, timbul sebentuk rasa jijik. Dendam dan kemarahan melingkupi tubuhnya, perlahan-lahan dari kepala sampai kaki. Ia merasakan seakan darahnya mendidih. Tangan kanannya diberati senjata laras panjang dengan tali kulit yang menjuntai ke tanah. "Tuhan, hari ini aku melanggar sumpahku. Aku akan membunuh setiap orang yang sudah menghancurkan keluargku,  jika Engkau ingin membakarku di neraka, maka bakarlah!"
Romansa
103.0K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Aku (Bukan) Jodohnya

Aku (Bukan) Jodohnya

"Andaikan saja dulu kalau kita jadi dan sudah menikah, mungkin kita juga akan mempunyai seorang anak seusia Gita, " ucapnya dengan senyuman cinta yang bisa kurasakan. "Key, apa kamu bahagia selama ini tanpa aku?"  Tuhan, kenapa Engkau mempertemukan kami lagi? Sudah lama aku belajar mengikhlaskan dan melupakan dia. Apa ini ujian-Mu yang harus aku hadapi? Bahkan dia datang saat yang tak tepat. Saat aku sudah mempunyai Mas Ikbal dan Gita. "Maafkan aku, Key. Tapi jujur, aku masih belum bisa melupakanmu. Aku masih mencintaimu sama seperti dulu, bahkan cintaku kini semakin besar untukmu." "Kamu adalah alasan aku bertahan hidup sampai sekarang," sambungnya sambil mengelus dan mengecup pucuk kepalaku. "Kamu tak mencintai suamimu, kan? Katakan, tidak, Key." Dia seolah mengetahui isi hatiku. Bukan, aku bukan tidak mencintainya, tetapi rasa cintaku lebih besar untukmu, Bas. Namun, bagaimana aku bisa berkata jujur kepadamu? Aku tidak bisa menghianati suami yang sudah baik dan bersikap lembut saat kamu meninggalkanku. Bagaimana kisah selanjutnya? Ada baper, sedih pilu, senang seperti merasakan jatuh cinta lagi. Ada yang terluka, ada yang tersaingi, ada yang merasa dirinya paling benar. Semuanya dikupas, dicampur aduk menjadi satu paket.  Apa alasan Bastian meninggalkan Keysha? Apakah Keysha akan memilih baikan dengan Bastian dan menggugat cerai suaminya? Ataukah Keysha akan tetap mempertahankan pernikahannya dengan Ikbal yang sudah membantu membalut luka lama selama Bastian menghilang entah ke mana.
Romansa
1013.7K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

“Ayoo bangun, Sayangku,” Angga mencoba lagi, kali ini mencubit hidungku gemas. Aku membuka mata sedikit, memohon. “Mas, aku masih capek dan lemas banget. Kamu duluan aja.” Angga tertawa pelan, tawa yang membuatku ingin meninjunya sekaligus menciumnya. “Loh, kan seharusnya yang kecapekan itu aku, sayang?” godanya, matanya penuh ejekan jenaka. Mataku langsung terbuka lebar. Aku mendorong pelan wajahnya. “Enak saja kamu, ya, kalau ngomong!” Angga tertawa puas. Ia mencium bibirku singkat, sebuah sentuhan pagi yang membuat jantungku berdesir. “Yasudah, kamu tidur lagi sebentar. Aku mandi duluan, Muachhh…” Setelah mandi, kami berdua berdiri berdampingan. Keintiman semalam mengubah segalanya. Gerakan sholat Subuh kami terasa lebih sakral, diimami oleh pria yang telah memeluk jiwaku dan ragaku. Selesai berdoa, aku langsung ingin merebahkan diri lagi. Rasa lelah itu sungguh nyata. Namun, Angga menahan lenganku. “Kamu mau ke mana, Sayang?” tanyanya lembut, tangannya masih memegang tasbih. “Aku mau tidur lagi, Mas. Masih capek dan ngantuk banget,” jawabku dengan mata sayu, tanpa malu mengakui kelemahanku. Angga tersenyum teduh. “Sini, kamu tidur di sini saja. Temani aku berdzikir.” Ia menepuk pahanya yang kini tertutup sarung, mengisyaratkan tempat peristirahatan. Aku menurut. Aku merebahkan diri di pangkuannya, wangi sabun dan parfumnya menyelimutiku. Aku menutup mata, dan suaraku Angga yang merdu melantunkan dzikir menjadi ninabobo paling menenangkan. Angga menatapku yang terlelap, mukena masih menutupi kepalaku, dan damai di wajahku. Hatinya melunak, dipenuhi gelombang emosi yang tak pernah ia rasakan bersama Angel. Angel selalu sulit diajak sholat, selalu menuntut, selalu membuat drama. Putri berbeda. Dia penurut, sederhana, dan kecantikannya bukan hanya di luar, tetapi di dalam hatinya. Angga menarik napas dalam. Ya Allah, terima kasih Engkau telah menjadikan dia sebagai Istriku. Aku sungguh benar-benar mencintainya, batin Angga, sebuah pengakuan yang melegakan sekaligus menakutkan. Semoga dia adalah istri yang bisa membantuku untuk ke surga/Mu nanti, Ya Allah. Aamiin. Angga menunduk, mencium keningku
Romansa
368 viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status