Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
A Hundred Bracelets

A Hundred Bracelets

Every time my husband cheated, he gave me a bracelet. I collected 99 bracelets in four years of marriage—I forgave him 99 times. He was away on a business trip for three days lately. When he came back, he brought home a rare bracelet worth Ten Million Dollars. That was when I knew it was time to ask for a divorce.
Maikling Kwento · Romance
38.5K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Di Balik Kilau Giok, Ada Cinta yang Mati

Di Balik Kilau Giok, Ada Cinta yang Mati

Suamiku memberiku gelang batu giok setiap kali dia berselingkuh. Setelah empat tahun menikah, aku sudah menerima 99 gelang dan memaafkannya 99 kali. Kali ini dia pergi dinas selama tiga hari dan kembali dengan membawa gelang giok hijau kekaisaran bernilai puluhan miliar rupiah. Aku tahu sudah waktunya aku mengajukan gugatan cerai dengannya.
Maikling Kwento · Romansa
7.3K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Tick, Tock—Marriage out of Time

Tick, Tock—Marriage out of Time

My wife, Ariel Sweeney, would always buy me a new watch every time she cheated on me. We'd been married for four years, and I'd already collected 99 watches. That also meant I'd forgiven her 99 times too. This time, she went on a business trip for three days, and returned with a Patek Philippe watch worth ten million dollars for me. I then knew that it was time we got a divorce.
Maikling Kwento · Romance
1.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Ciuman di Balik Seragam

Ciuman di Balik Seragam

"Aku ... aku tak tahan lagi, aku mau ke kamar mandi sebentar." Pramugari yang sedang wawancara itu duduk di kursi, dirinya tampak gelisah. Aku diam-diam menaruh sebuah alat di bawah kursi, yang bisa bergerak dengan dahsyat saat aku menekan tombol. Terlihat wajah mereka memerah dan tampak tegang. Aku merasa cukup puas. Yang lebih menggoda lagi, salah satu pramugari malah mengangkat roknya di tempat, berbisik padaku, meminta aku membantunya.
Maikling Kwento · Gairah
13.3K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Misteri Bangku Kosong

Misteri Bangku Kosong

Ini hari pertamaku pindah ke SMA swasta elite. Aku melihat satu meja dan kursi berwarna merah tua di barisan belakang ruang kelas yang tidak diduduki siapa pun. Semua orang di kelas baruku sering bicara dengan meja dan kursi itu. "Selamat pagi." "Sampai ketemu besok." Seolah-olah ada seseorang yang duduk di sana. Seseorang yang terlihat di mata semua orang, kecuali aku.
Read
Idagdag sa library
After Ninety-Nine Times

After Ninety-Nine Times

Once upon a time, Leonard truly loved me. In order to establish a Mate Bond with me, he confessed 99 times. On the 99th time, I was finally moved. On the day of our Marking Ceremony, I gave him 99 forgiveness coupons. I promised him that I would forgive him 99 times. As long as he still had coupons left over, I would forgive him and stay with him no matter what he did. We were bonded for six years. In the first five years of our Mate Bond, I rarely ever used the forgiveness coupons. Since his childhood friend Judy returned, however, I started burning through the coupons. When I tore up the 98th coupon, Leonard noticed that I had changed. I no longer made a fuss or fought him over Judy. I simply asked him calmly, “If you go to Judy, can I use up one forgiveness coupon?” Leonard paused and then recovered his cool. “Sure. I only used up slightly over half, so use another if you want.” I stayed silent as he left the house. As it turned out, he had no idea he had just lost his 98th coupon. He only had one chance left. After that, I would leave him forever.
Read
Idagdag sa library
Antara Aku, Dia, dan Masa Lalu

Antara Aku, Dia, dan Masa Lalu

Setelah Tia Lestari, teman masa kecil Andre Sonata, kembali duduk di kursi penumpang di sebelahnya, aku tidak ribut atau marah. Aku menurut dan duduk di kursi belakang, tepat di samping sahabat baiknya, Jimmy Tanusubrata. Saat mobil terguncang, lututku tanpa sengaja bersentuhan dengan pahanya yang kuat dan kencang. Aku sengaja tidak menarik kakiku, dan dia juga tetap diam. Di tengah perjalanan, kami melewati rest area. Tia merengek pada Andre agar menemaninya ke toilet. Begitu pintu mobil tertutup, Jimmy langsung meraih tengkukku dan menciumku dalam-dalam. Saat ciuman itu membuatku kehilangan akal sehat, satu pikiran melintas di benakku... Meragukan pria, memahami pria, menjadi pria... benar-benar sebuah kebenaran mutlak.
Maikling Kwento · Romansa
41.5K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Aku Pelakor?

Aku Pelakor?

Di hari pernikahan putraku, suamiku mengusirku dari kursi utama dan duduk di kursi undangan paling belakang. "Liana nggak menikah seumur hidup dan nggak punya anak karena aku." "Liana cuma mau mewujudkan mimpinya menjadi seorang ibu, hari ini saja. Apa kamu nggak bisa membiarkannya? Kenapa hari ini mesti ribut-ribut?" Aku menoleh ke arah putraku, berharap dia akan menghentikan kekonyolan ini. Akan tetapi, putraku malah berkata, "Itu benar, Bu. Aku sudah memanggilmu Ibu selama 20 tahun. Cuma hari ini saja aku akan memanggil Bibi Liana." "Aku cuma nggak akan ngasih teh ke Ibu. Jadi, bisakah Ibu nggak terlalu mempermasalahkan hal ini?" Menghadapi ayah dan putranya yang kompak ini …. Pada titik ini, tiba-tiba saja aku merasa jika 25 tahun terakhir ini hanyalah sebuah lelucon.
Maikling Kwento · Romansa
6.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Pilus_99
Bagaimana rasanya kalau Kau tiba2 masuk kedalam Dunia Fantasi yg Ada didalam sebuah Game?. Dengan segala keanehan serta kesialan yg sudah menunggumu didalam sana, akankah kau akan menerima semua Takdir dan kehidupan Baru mu Sebagai orang pilihan?!. Itulah yg sedang kurasakan saat Ini! Terseret masuk kedalam Dunia yg sungguh mengerikan Dan diluar akal sehatku, Sebagai Seorang Capt dari Tim Pasukan Khusus angkatan Militer Indonesia. Apa yg harus aku lakukan saat Ini huh?! Bagaimana caranya aku bisa keluar Dan kembali kedunia asalku!? ... Capt Redmonster disini! Melapor untuk segera bertugas!
Fantasi
103.7K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Horror Survival: I Speed-Ran the Kill Route

Horror Survival: I Speed-Ran the Kill Route

Our entire class gets dragged into The Tyrant's Atonement game. The only way to escape alive is to reach a 100% atonement score. The system lets us choose our roles. The class belle, Isolde Adler, picks the tyrant's first love. Her atonement score shoots straight to 99% on the first day. The class president, Asher Brooks, chooses to be a loyal chancellor. His atonement score jumps to 80%. Spectators watching the game flood the screen with comments. "This new batch is smart and way better at picking roles than the last. They might just clear the game in three days." "Even if just one person hits 100%, the whole class goes free. I'm looking forward to seeing who finishes first." "My money's on the first love. She's already at 99%." Just as everyone starts celebrating, the next morning hits us with bad news. All 20 classmates who picked their roles are dead, and Isolde suffers the cruelest fate of all.
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
45678
...
34
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status