Moonlight Kiss
Bibirku seketika terbungkam seribu bahasa.
Tidak seorangpun sanggup menahan laju bibir seorang advokat sepertiku, tapi Neil mengunci bibirku dengan ciuman membara. Sebuah ciuman panas di udara panas night club X7. Pria kekar itu kemudian menyelipkan lidahnya ke dalam mulutku. Sebuah benda bulat yang terasa seperti permen mendarat ke dalam mulutku, bersamaan dengan cairan saliva beraroma mint yang terasa manis dan hangat. Lidahnya menari, menyeruak, dan memainkan permen di setiap sudut rongga mulutku, menuntut sebuah pengakuan padaku. Ciumannya membuatku merasa seperti diserbu, didominasi, sekaligus dicintai.
Hot Chapters