Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Pada hari pernikahanku, orang tuaku tiba-tiba datang ke rumahku bersama tunanganku, lalu berkata bahwa pengantin wanita hari ini akan diganti. "Kakakmu mengidap penyakit mematikan. Satu-satunya keinginannya adalah menikah dengan James." "Kamu adalah adik kandungnya. Bersikaplah lapang dada dan bantulah kakakmu." Tunanganku juga menyahut, "Tenang saja, ini hanya sekadar menggelar pernikahan. Setelah dia meninggal, kita masih bisa menikah secara resmi." Aku menolak dan orang tuaku langsung mengikatku. "Setelah pernikahan selesai, kami akan melepaskanmu." Namun, tidak lama setelah mereka pergi, aku dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat yang menerobos masuk ke dalam rumah. Ketika akhirnya mereka teringat padaku, yang mereka temukan hanyalah jasadku yang telah membusuk.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Di bagian timur Kota New York ada dua ahli waris. Satu adalah maniak kecepatan yang mendominasi arena balap, satu lagi adalah aktuaris genius yang mengendalikan arus modal. Keduanya berasal dari keluarga terpandang dan sifat mereka berbeda jauh. Namun, mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi satu-satunya sahabat sejati. Mereka pernah berebut perhatian seorang gadis, juga berselisih karena taruhan di arena balap. Namun, saat berusia 15 tahun, mereka sama-sama menggantungkan sebuah lencana tembaga di dada. Itu adalah hasil latihan ukiran tangan dari Mia di kelas kerajinan, dengan sebuah huruf "M" yang tergores di bagian belakang. Saat itu, Mia duduk di bangku paling belakang kelas. Tak seorang pun tahu siapa identitas dia sebenarnya. Namun, kedua laki-laki itu mengenakan lencana tersebut selama 10 tahun penuh. Entah itu saat berdiri di podium juara F1 atau saat mengetukkan palu pada investasi triliunan di bursa, lencana tembaga murahan itu selalu menempel di dada mereka dan tak pernah tergantikan. Sampai akhirnya muncul Ella. Putri kesayangan dari keluarga konglomerat baru. Ella menyulam sebuah emblem kain berhiaskan benang emas dan memberikannya kepada mereka. Kain itu cuma benda biasa yang mirip dengan pernak-pernik murahan yang dijual di pasar loak. Namun, mereka malah sama-sama melepas lencana tembaga itu dan menggantinya dengan kain murahan yang diberikan Ella. Mia tidak mengatakan apa pun. Dia hanya diam-diam menyimpan foto lama mereka yang tercetak di sebuah koran usang. Malam itu juga, dia menelepon ayahnya yang jauh di Sisilia. Nada bicaranya sangat tenang saat berkata, "Papa, aku menerima pernikahan politik ini."
Histoires courtes · Mafia
5.0K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Nyawaku Untuk Obatmu

Nyawaku Untuk Obatmu

Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
Histoires courtes · Romansa
16.2K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Dua Tahun, Tapi Dia Pilih yang Polos

Dua Tahun, Tapi Dia Pilih yang Polos

Karena kemampuan tertentu yang sangat kuat dari pacarku, kami selalu berusaha mencari hal-hal baru untuk dilakukan selama bercinta. Untuk itu, dia tidak hanya sekali membujukku dengan kata-kata manis, "Kita akan menikah setelah kamu lulus." Bodohnya, aku percaya padanya. Jadi, aku berjuang mati-matian menyelesaikan SKS agar bisa lulus lebih cepat. Aku juga diam-diam membaca berbagai materi dan mempelajari teknik, hanya untuk memuaskan tubuhnya. Sampai suatu hari, karena belajar sampai larut dan melewatkan jam malam asrama, aku pergi ke bar untuk mencarinya. Tanpa sengaja, aku mendengar dia berbicara dengan teman-temannya. "Kak Aidan, apa pacarmu benar-benar segatal itu?" "Ya jelas, masa nggak? Dia dilatih oleh Kak Aidan sendiri." "Kalau Lira gimana?" Aidan Jace mengembuskan asap rokok, tatapannya lembut. "Dia beda, dia sangat polos." Saat itu juga, aku mulai membencinya. Sesampainya di kampus, aku langsung menelepon profesor. "Proyek rahasia yang Bapak sebut waktu itu... saya ingin daftar." Mulai dari hari itu, seluruh hidupku hanya untuk bangsa dan negara.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Aku pernah mencoba menggoda tunanganku yang tanpa tergoda oleh nafsu duniawi sebanyak 999 kali. Bahkan saat aku berdiri telanjang bulat di hadapannya, dia hanya akan bertanya apakah aku kedinginan. Awalnya, aku mengira dia hanya taat pada aturan dan baru akan menyentuhku setelah menikah. Namun, pada hari jadi kami, aku justru menemukan bahwa diam-diam dia telah memesan kamar di hotel terkenal di kota ini. Malam itu, aku datang ke ruang VIP dengan penuh harapan. Namun, aku justru menyaksikan dia dan teman masa kecilnya berciuman mesra di tengah sorakan orang banyak, seolah dunia hanya milik mereka. Setelah berdiri semalaman di depan pintu kamar, akhirnya aku menyadari satu hal, dia memang tidak mencintaiku. Setelah keluar dari hotel, aku menelepon rumah. "Ayah, aku nggak jadi menikah dengan Nathan. Aku ingin menikah dengan Darius!" Teh di mulut ayah langsung menyembur keluar. "Putriku Sayang, putra Keluarga Russell itu beberapa tahun lalu mengalami kecelakaan. Katanya, bagian bawah tubuhnya nggak berfungsi. Kalau kamu menikah dengannya, bukankah itu sama saja dengan menjadi janda hidup?" Aku menjawab dengan putus asa, "Punya anak atau nggak, sudah nggak penting lagi bagiku."
Histoires courtes · Romansa
21.8K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Setelah dijadikan bank darah oleh cinta pertama suamiku, aku sakit hingga meninggal di rumah kontrakan yang disedekahkan oleh suamiku yang merupakan konglomerat. Hari ini adalah hari ketiga setelah kematianku. Putraku yang berusia enam tahun akhirnya menyadari ada yang tidak beres. Dia bermain mainan dan jarinya terluka, aku tidak menenangkannya. Dia membuka biskuit dan menyuapkan makanan ke mulutku, aku tidak menghentikannya. Dia berbaring dalam pelukanku, mencengkeram bajuku dan memanggil pelan "Mama," aku juga tidak memberi respons. Dengan panik, dia menemukan ponselku dan menelepon suamiku yang konglomerat itu. "Papa, kenapa Mama masih tidur?" Pria itu malah mengirimkan sebuah foto dirinya sedang menyantap makan malam tahun baru bersama cinta pertamanya, lalu berkata dengan dingin, "Cuma tidur, bukan mati. Hari ini malam tahun baru, aku sangat sibuk." "Katakan pada ibu kamu yang nggak tahu diri itu, kalau dia sudah mau mengakui kesalahannya, baru datang mencariku." Telepon ditutup. Anak itu tertegun lama. Dia memungut biskuit terakhir di rumah dari tempat sampah, mematahkannya menjadi dua, lalu menyuapkannya ke mulutku. "Mama, kita juga makan."
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Di Hari Pernikahan, Asisten Tunanganku Menggantikanku

Di Hari Pernikahan, Asisten Tunanganku Menggantikanku

Di layar besar aula pernikahan, foto prewed-ku menghilang. Yang muncul justru hasil pemeriksaan kehamilan milik asisten tunanganku. Pada bagian nama ayah, tertulis jelas nama pria yang seharusnya menjadi suamiku. Asisten itu tampak panik dan terisak sambil meminta maaf kepadaku. Sementara pria itu menjelaskan dengan wajah tenang, seolah tak terjadi apa-apa, “Dia hamil di luar nikah, hidupnya sangat menyedihkan. Jadi aku menemaninya saat periksa kehamilan dan menulis namaku. Ke depannya, aku akan tetap menjadi ayah asuh anak itu.” Tapi sebenarnya di hari yang sama, aku juga melakukan pemeriksaan kehamilan pertamaku. Para tamu mengira aku akan cemburu dan mengamuk. Namun aku hanya melepas kerudung pengantinku, lalu membuat janji pada dokter untuk menggugurkan kandunganku. “Wanita hamil tanpa suami memang menyedihkan,” ucapku datar. “Pernikahan ini memang seharusnya diberikan untuknya.” Aku lalu mengangkat gelas, tersenyum tipis, dan memberi selamat kepada mereka. “Selamat menempuh hidup baru. Menikah karena sudah terlanjur hamil.”
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Malam tahun baru, saat suaminya membawa anak mereka menemani sang cinta pertama menonton kembang api, Chloe akhirnya memutuskan untuk bercerai. Lima tahun pernikahan, semua orang selalu iri padanya. Punya suami yang terlihat begitu menyayanginya dan seorang anak laki-laki yang pintar dan menggemaskan. Namun, hanya dia yang tahu, suaminya tak pernah bisa melupakan cinta pertamanya. Bahkan anak yang dia lahirkan dengan taruhan nyawa, kini tak sabar ingin mengganti ibu. Chloe memilih merelakan mereka. Suami yang hatinya tak pernah bisa dia hangatkan dan anak yang tak lagi menganggapnya penting, semua itu akan dia lepaskan!
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Anak Orang Kaya yang Hidup Miskin

Anak Orang Kaya yang Hidup Miskin

Sehari sebelum tahun baru, demi tiga kali upah lembur, kedua orangtuaku meninggalkan aku sendirian di rumah. Aku pikir selama dua puluh tahun ini, mereka selalu begitu. Jadi tahun ini, aku tidak ingin kesepian melewati tahun baru seorang diri. Akhirnya aku membawa Siomay pergi mencari mereka. Namun aku tidak pernah menyangka, kedua orang tuaku yang sering bilang mencari nafkah untuk menghasilkan lebih banyak uang, justru aku memergoki mereka turun dari mobil mewah. Mereka merangkul seorang anak lelaki yang tampak seumuran denganku, masuk ke hotel bintang lima sambil bersenda gurau. “Ayah, Ibu, kalian meninggalkan Nia seorang diri di rumah, nggak masalah? Ibuku berkata dengan datar, “Nggak apa-apa, dia sudah terbiasa kok.” Ayahku berkata dengan acuh tak acuh, “Dia nggak bisa dibandingkan denganmu, kamu adalah buah hati kami.” Aku pun berbalik dan pergi. Mereka pura-pura miskin, untuk menipuku. Kali ini, aku juga tidak berharap ditemani mereka.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Dernier
1
...
454647484950
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status