Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembalinya Sang Pewaris Terkaya

Kembalinya Sang Pewaris Terkaya

Ia buru-buru menghampiri OB dan mengambil nampan berisi minuman untuk Lucy. Antara OB dan Tuan Darmaji saling mengedipkan mata seperti ada isyarat tersembunyi di sana. Sebelum akhirnya pintu ruangan itu kembali ditutup saat sang OB keluar dari sana. Tuan Darmaji memicingkan kedua matanya layaknya seekor kucing yang mengintai ikan asin. Pria itu rupanya memiliki niat buruk terhadap Lucy. Lucy kala itu menggunakan blouse berwarna peach dengan setelan rok span yang memang memperlihatkan bentuk tubuhnya yang berisi.
1025.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 931 kali sebagai lucy one piece
Baca
+Pustaka
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

ucap Lucy sendu. TBC
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai lucy one piece
Baca
+Pustaka
Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Lucy berdiri menyamping. “Besok, aku ingin berburu dan memanah.” Lucy mengambil ponselnya pergi ke arah balkon. Ia membaca pesan dari Nara. [Bagaimana dengan honeymoon mu. Mengenai masalah Revaz, kamu tidak perlu cemaskan.] Lucy membaca pesan dari Roselia.
5.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai lucy one piece
Baca
+Pustaka
Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

ujar Yuichi sambil bangkit dari posisinya. Rookie sendiri masih mencoba mengembalikan detak jantungnya ke normal saat Lucy menghampiri. Sebelum itu, Rookie sempat melihat Yuichi masuk ke dalam kamar Lucy dan tak lama wanita itu keluar dari apartment dengan tas tangannya. Sepertinya dia mau pulang. “Apa kata bibiku?” “Sebelum aku bilang, apa kau memaafkanku?” Lucy memberenggut sesaat, sebelum akhirnya dia tersenyum penuh. “Iya. Jadi sekarang katakan apa yang bibiku bilang,”
94.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai lucy one piece
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

“Mungkin baru mati.” Sumiye semakin dekat dengan si gadis. Jari telunjuknya diarahkan ke lubang hidung—tidak ada napas yang ke luar dari sana. Kemudian Sumiye meraih tangan kanan untuk memeriksa denyut nadi. Ketika meraih tangan inilah Minra bangun dengan cepat dan menghunuskan pisau ke perut seseorang. “ARRGH! Gadis kurang ajar!” maki Sumiye. “Hei, jangan kabur! Cepat, kejar dia!”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai lucy one piece
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status