Hari itu, ia baru saja menerima ijazah SMA-nya. Seharusnya ini menjadi momen bahagia, namun kenyataan hidupnya tak seindah itu. Ayahnya, seorang satpam di sebuah perusahaan besar, tiba-tiba terjerat hutang dari pinjaman online.
Semua ini karena biaya ujian sekolahnya yang begitu mahal. Kini, keluarga mereka tenggelam dalam krisis keuangan, dan
Luna merasa bersalah.
“Ayah sudah terlalu banyak berkorban untukku,” gumam
Luna pelan. “Aku harus melakukan sesuatu.”
Ia memandang jauh ke depan, mencari solusi di tengah kebuntuan. Pikirannya berputar, dan satu ide terlintas: mencari pekerjaan.
Luna
Chapitres populaires