Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Pengganti Yang Dimanja

Pengantin Pengganti Yang Dimanja

Lucia Amara ( 28 ) seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama adik dari almarhum kedua orang tuanya. Bukan seperti saudara pada umumnya yang di sayang, tapi Lucia di jadikan pembantu di rumah besar itu. Dia tak bisa melawan karena dia tak punya kekuatan untuk melawan. "Lucia, besok keluarga Tuan Marvel akan datang kemari. Kau harus menikah dengan tuan Marvel menggantikan Nadia. Kau tahu bukan jika Nadia tak akan bisa menikah dengan laki laki itu? Apa kata orang nanti jika menikah dengan laki laki seperti Marvel?" # Marvel Vanderick ( 35 ), laki laki yang terkenal dengan kekejamannya karena di kabarkan melakukan kekerasan pada mantan istrinya. Siapa yang sangka jika seorang Marvel tak pernah membantah semua rumor itu dan tetap menjalankan perannya sebagai seorang penguasa tanpa bisa disentuh. "Tuan Marvel, aku memberikan putri ku sebagai pengganti uang yang aku bawa kabur. Tuan bisa melakukan apa saja kepadanya." Marvel masih melihat gadis yang sedang ketakutan di depannya. Menunduk, dengan tangan gemetar. "Baik, aku bawa dia. Jika kau tak segera mengembalikan uang itu dalam waktu tiga bulan, dia akan tewas!" Marvel membawa Lucia pergi, bukan langsung ke rumah melainkan mendaftarkan pernikahan nya dengan Lucia. "Kau sekarang sudah sah menjadi istriku, turuti perintahku. Dan jangan macam macam." Akankah hidup Lucia berubah? Atau malah akan menjadi lebih sengsara dari sebelumnya? Apa yang di rencanakan Marvel pada Lucia? Ig: Sangkarachan
Romansa
10574 VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Hari di mana aku pingsan dan didiagnosis menderita kanker stadium akhir di rumah sakit adalah hari ulang tahunku dan kakak kembarku, Nadin, yang ke-22. Aku tidak peduli dengan saran dokter untuk dirawat inap dan langsung pergi, hanya demi merayakan ulang tahun terakhir yang riang bersama keluargaku. Namun ketika aku tiba di pesta ulang tahun, aku justru dihentikan oleh pelayan di depan pintu. Dia berkata bahwa tempat ini telah disewa untuk perayaan ulang tahun putri Keluarga Yanuar, dan orang luar tidak diizinkan masuk. Di balik kaca jendela, Kakak laki-laki memegang kue, Ayah memasangkan topi ulang tahun di kepala Nadin. Bahkan pacarku juga tersenyum sambil menatap Nadin yang memejamkan mata untuk membuat permohonan. Setelah berdiri terpaku selama setengah jam, akhirnya pacarku mengangkat teleponku. "Aku tadi ke rumah sakit, sekarang ...." Ia memotong ucapanku, "Nadia, tubuhmu selalu sehat. Hari ini ulang tahun Nadin, kalau ada apa-apa, bicarakan nanti aja." Bukankah hari ini juga ulang tahunku? Hanya karena Ibu meninggal dunia akibat pendarahan hebat saat melahirkanku. Dan karena dokter mengatakan aku telah "merebut" nutrisi Nadin saat dalam kandungan hingga membuatnya bertubuh lemah sejak kecil. Semua orang pada menganggap, akulah yang seharusnya mengalah pada kakakku yang lahir lima menit lebih dulu itu. Aku meremas hasil diagnosis kanker dan membuangnya ke tempat sampah, memutuskan untuk tidak lagi bersedih karena pilih kasih mereka. Karena sejak awal aku tak pernah mendapatkan kasih sayang mereka, maka aku memilih untuk pergi selamanya.
Histoires courtes · Romansa
15.6K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
L'HÉRITIÈRE STUPIDE ET SES COMPAGNONS : RENAISSANTES POUR LA

L'HÉRITIÈRE STUPIDE ET SES COMPAGNONS : RENAISSANTES POUR LA

« C'est une idiote. C'était aussi simple que de baiser. » Lucien eut un sourire narquois et mon cœur se mit à battre la chamade, surtout lorsqu'il commença à s'avancer vers moi avec une intention meurtrière. Que se passait-il ? Que voulaient-ils dire par là ? « L-Lucien, pourquoi est-elle là ? » balbutiai-je, la gorge serrée, tandis qu'il se penchait pour m'attraper par le cou. Malia rit tandis que je luttais pour respirer, mes voies respiratoires bloquées par l'étreinte de Lucien qui resserrait son emprise. Il me souleva au-dessus de la falaise et je me retrouvai suspendue dans le vide, une terreur m'envahissant à la vue de ma mort imminente. Je me débattais, griffant sa main, essayant de le dissuader de me lâcher, lorsqu'il me projeta violemment contre l'arbre le plus proche. Je crachai du sang en m'écrasant contre l'arbre, mon corps meurtri par la douleur, avant de m'effondrer au sol. J'essayai de parler, mais ma bouche était trop lourde. Mes yeux s'écarquillèrent d'incrédulité tandis que Lucien sortait un couteau aiguisé. Il m'ouvrit la bouche et me tira la langue, sous le regard amusé de Malia qui me montrait du doigt avec un sourire suffisant. J'étais encore sous le choc. Que se passait-il ? Lucien était-il manipulé ? « Je te rejette, Nadia, comme compagne et future Luna », grogna-t-il en me tranchant la langue.
Loup-garou
203 VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Dernier
1
...
161718192021
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status