Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lembaran Baru Kisahku Dimulai

Lembaran Baru Kisahku Dimulai

Pada hari saat Keluarga Ladi bangkrut, Jason meninggalkan sepucuk surat wasiat dan pergi sendirian ke pegunungan untuk mengakhiri hidup. Aku mengejarnya tanpa memedulikan apa pun, mencari dia di tengah hujan selama sepuluh jam penuh. Saat aku hampir putus asa, aku justru melihat sekretarisnya menyiarkan langsung lamaran Jason di media sosial. Sahabat Jason menggoda di kolom komentar, [Kamu sebentar lagi jadi pengantin pria, memangnya kamu nggak takut cewekmu di rumah marah?] Balasan Jason begitu dingin, [Aku cuma janji kasih dia posisi sebagai Nyonya Ladi, buat hal lainnya jangan pernah dia harap.] [Dia bawa dana investasi sepuluh 2 triliun buat nikah, apa rela terima perlakuan kayak gini?] Aku seakan bisa melihat Jason di balik layar ponsel mengejek sambil mengetik, [Menukar 2 triliun investasi dengan posisi Nyonya Ladi, dia pun nggak rugi.] [Kalau bukan karena dia, Zoe nggak bakal terpaksa pergi ke luar negeri. Beberapa hari terakhir ini termasuk kompensasiku untuknya.] Kukuku menancap sampai ke daging, tapi aku tetap tenang saat membakar semua barang yang berhubungan dengan dia. Pada hari pernikahan itu, dia mencariku ke mana-mana seperti orang gila. Namun, di gedung perjamuan mewah seberang jalan, aku baru saja mengenakan cincin berlian yang diberikan pria lain. Dia tidak tahu... Saat dia menghitung mundur untuk berpisah, aku juga sedang bersiap untuk menikah dengan orang lain.
Short Story · Romansa
3.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Tricky Situation

Tricky Situation

Anindastink
"May, lo suka apartemen baru gue?" Sambil mengunyah nasi goreng bikinan Panji lima belas menit yang lalu, aku mengangguk. Aku benar menyukai apartemen baru Panji pada kunjungan pertamanya kali ini. konsep monokrom yang menenangkan dan bikin pengin. "Kalau lo suka, tinggal di apartemen gue. Mau?" Kunyahanku langsung terhenti, untung enggak keselek. Tapi, ini bukan jenis topik yang biasa Panji dominasi. Memutar stool, aku tatap saksama dia. Aku nggak salah dengar, kan? "Buat apa?" Diam-diam batinku menjerit. Apa Panji sedang melamarku? Serius? Dengan cara konyol tapi mendebarkan begini? Astaga. Kakiku langsung dingin. "Em, gini, gue nggak percaya cinta. Lo takut disakiti cowok. Dan ... kita saling cocok. I think, kita bisa tinggal bersama. Di apartemen ini. Gimana?" Dan aku membisu. *** Tahun baru dan Bali menciptakan pertemuan pertama Maya dengan Panji. Lima bulan berlalu, Maya kembali bertemu Panji. Pertemuan kedua yang menjaring kedekatan satu sama lain. Bagi Maya, Panji adalah pria yang membuatnya kembali merasakan bunga cinta sekaligus resahnya di tinggalkan. Sementara bagi Panji, bertemu Maya cukup membuatnya mengajak Maya untuk tetap berada di sisinya. Termasuk dengan memberi penawaran sebuah kesepakatan yang ternyata justru membuat Maya berada pada situasi rumit. Friends with benefits. Tinggal bersama tanpa adanya pernikahan. Semua makin sulit saat Andreas--sahabatnya Maya yang lain-- mulai ikut campur urusan percintaan cewek tersebut. Karena bagi Andreas, Maya berhak bahagia dan terlepas dari ikatan tidak pasti yang Panji berikan.
Romansa
9.52.0K viewsOngoing
Read
Add to library
Kekasihnya Pulang, Hubungan Kita Putus

Kekasihnya Pulang, Hubungan Kita Putus

Karena sejak kecil aku suka minum susu, tubuhku berkembang lebih matang dibandingkan gadis seusiaku. Saat usiaku menginjak delapan belas tahun, kakakku yang sangat protektif takut aku dimanfaatkan orang, jadi ia minta teman baiknya untuk jagain aku. Namun pada pertemuan pertama kami, tatapan pria itu terpaku pada lekuk tubuhku, dan sejak saat itu aku berulang kali jadi sasaran pelampiasan nafsunya. Sejak hari itu, di siang hari ia adalah atasanku, dan di malam hari aku jadi "asisten pribadinya". Empat tahun penuh kami jalin hubungan rahasia, hingga aku berubah jadi sosok yang paling ia sukai. Empat tahun kemudian, mantan tunangannya pulang ke sini, dan ia tinggalkan aku di ranjang demi jemput mantan tunangannya di bandara. Dengan tahan rasa malu dan sakit hati, aku tetap kejar dia ke bandara. Padahal satu jam sebelumnya, tangan pria yang penuh bekas gigitan itu masih nutupin bibirku. Namun kini, di depan mataku, ia belai rambut perempuan lain dengan penuh kelembutan. “Jenny, empat tahun lalu kamu sendiri yang cari kesempatan waktu aku mabuk dan tidur denganku. Ngapain sekarang ribut kayak gini? Nggak tahu malu.” Tatapannya pada wanita itu begitu lembut, sementara ejekan dalam sorot matanya saat memandangku terasa begitu nyata. Aku pun merasa semuanya nggak berarti lagi. Aku tundukkan kepala dan kirim pesan ke kakakku agar ia menyetujui perjodohan dengan Keluarga Mosana. Kemudian aku menatapnya sambil tersenyum. “Oke, kalau gitu, selamat tinggal.”
Short Story · Romansa
1.5K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status