Gairah Cinta Kakakku
"Tapi, apa nggak ada saran lain selain menikah, Lov? Aku ragu untuk melakukannya. Nggak yakin juga kalau Papi setuju. Pernikahan bukan untuk permainan."
"Yang minta kamu untuk mempermainkan pernikahan siapa, Vi? Nggak ada kok." Love menggeleng pelan, mencoba meyakinkanku. "Justru dengan kamu menikah, kamu akan mendapatkan lembaran baru di hidupmu. Kamu juga bisa belajar mencintai suamimu. Otomatis nantinya kamu bisa melupakan Kak Juna. Bukannya itu yang kamu inginkan?"
Kata-katanya masuk akal, namun tetap saja terasa aneh. Menikah? Hanya untuk melupakan seseorang? Aku termenung, memikirkan sarannya yang tak terduga itu.
الفصول الرائجة