Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Complicated

Complicated

Namun, kembali terusik dan terlihat berdecih kesal. Kuharap bukan hal amat buruk. Meski terus berharap, tetap saja mengusik. Raska mendadak dilanda firasat tidak mengenakkan. Sudah di tepis tetap saja semakin mengganggu. Memijit pelipisnya sejenak, entah kenapa rasa pusing mendera.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as impatiently
Read
+Library
Complicated

Complicated

Wajah elok berhasil membangkitkan hasrat yang semalam sempat bergejolak, dia pun mendekat, hendak mengecup bibir raum tersebut namun belum juga terkabul objeknya keburu membuka mata. "Keluar." Katanya tajam. Langsung mengerang sambil menjambak rambut dengan frustasi. "Kamu kenapa sih sayang? Kok tiba-tiba ngomong begitu?" Tanya si perempuan bingung, ia hendak merangkul namun dengan cepat ditepis. Orang yang dia panggil sayang medorongnya kasar. "Apa sih lo sayang-sayang, gak jelas banget. Cepetan pergi, gua mau cabut sekarang." Katanya lagi, kali ini dengan nada memerintah yang keras.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as impatiently
Read
+Library
Difficult

Difficult

Leo baru menyadari jatuh cinta bisa membuat orang benar-benar gila dan tidak bisa berpikir dengan jernih. “Gue denger lo nggak fokus di kerjaan? Jangan lupa nggak lama lagi rapat besar melaporkan hasil masing-masing.” Jimmy berkata dengan santai. Leo menatap ponselnya, membuka kalender dan seketika memukul keningnya pelan. Rapat akan dilaksanakan dalam beberapa hari lagi dan dirinya belum mempersiapkan apapun, membuka laptopnya dan memulai pekerjaannya. Jimmy yang melihat hanya menggelengkan kepalanya, memilih keluar dari kamarnya dan langsung disambut sang mami tercinta menatap dengan rasa penasaran besar.
6.6K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as impatiently
Read
+Library
Greedy

Greedy

Dia mengelus-elus pergelangan tangannya yang terasa sakit. Di dalam ruangan berwarna putih itu terdapat dua buah AC. Akan tetapi, Bara tetap saja merasa gerah ditambah gelisah. Akhir-akhir ini dia sulit untuk fokus dan sering melamun. Entah apa yang ada di dalam pikirannya saat ini. Bara memainkan pulpen di tangannya dan menggigitnya. Dia terus menggigit pulpen itu dan akhirnya membuangnya ke sembarang tempat.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as impatiently
Read
+Library
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

tanya ibu juga menyadari yang barusan kupikirkan. "Mungkin saja orangnya sudah tidur, Bu." Sebenarnya aku tak yakin dengan jawabanku. "Biar kuketuk pintunya," tukas Ima dengan nada kesal. Aku langsung menjauh dari depan pintu. TOK TOK TOK! "BUKA PINTUNYA!" teriak Ima seperti tarzan. Mengetuk pintu pun bukan seperti bertamu, tapi seperti debt collector. "Uh!" Ima menendang pintu itu. Ia terlihat sangat kesal dan hampir gila dengan amarahnya. Aku tahu adiku itu gampang emosian, apa lagi dengan masalah sekarang.
1073.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as impatiently
Read
+Library
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as impatiently
Read
+Library
Unhappy Marriage

Unhappy Marriage

Jim menggedor pintu dengan tenaga yang semakin keras diiringi dengan teriakan penuh amarah. Dan karena berkali-kali pintu tidak dibuka, ia memutuskan untuk menelpon saja. Dering ponsel berbunyi berkali-kali dan tidak ada tanda-tanda akan diangkat oleh sang empunya sampai panggilan itu mati sendiri. Dan demikian terus berlangsung sehingga Jim mulai terlihat frustrasi. Wajah yang tadinya marah mulai berubah menjadi gelisah dan cemas.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as impatiently
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status